Berdoa ke Tuhan, Presiden Trump Percaya Ekonomi AS Akan Pulih

Berdoa ke Tuhan, Presiden Trump Percaya Ekonomi AS Akan Pulih

Lori Official Writer
503

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengaku sudah berdoa kepada Tuhan soal kondisi ekonomi negaranya selama masa pandemi.

Trump percaya kalau Tuhan akan melakukan yang terbaik untuk memulihkan keadaan ekonomi AS.

"Apa yang sudah kita capai bersama dan yang kita lakukan bersama adalah keajaiban ekonomi dan sekarang kita akan melakukannya lagi," kata Trump saat menghadiri rapat umum di Mankato, Minnesota.

Dia juga meyakinkan jika kinerja ekonomi yang dikerjakan selama kepemimpinannya berhasil. Dia menyampaikan jika hal itu akan dilakukannya lagi ke depan. “Kita membangun ekonomi terbesar dalam sejarah dunia dan sekarang saya harus melakukannya lagi. Anda tahu apa itu? Itu benar. Tuhan mengujiku. Dia berkata, “Engkau tahu, kamu melakukannya sekali.’ Dan saya berkata, ‘Apakah saya melakukan pekerjaan dengan baik, Tuhan? Saya satu-satunya yang bisa melakukannya.’ Dia berkata, “Tidak seharusnya kamu mengatakan hal itu. Sekarang Aku akan memintamu untuk melakukannya lagi.’ Saya menjawab, “Oke. Saya setuju. Engkau bersamaku.’” kata Trump.

Dia pun mengklaim jika dalam tiga bulan terakhir, hasilnya sangat baik. Data dari Departemen Tenaga Kerja mencatat angka ketenagakerjaan di bulan Juli berada di angka 1.76 juta pekerja. Hal ini secara langsung membuat tingkat pengangguran menurun menjadi 10.2%.


Baca Juga: 

Perjanjian Damai Uni Emirat Arab dan Israel, Apakah Ini Penggenapan Nubuatan?

 

Ini Sisi Lain yang Bikin Para Pemimpin Gereja Ragukan Pemilihan Kamala Harris Jadi Wapres


Di kesempatan rapat umum minggu lalu di Oshkosh, Wisconsin, Trump juga menyampaikan alasan pemindahan kedutaan AS ke Yerusalem. Dia mengakui kaum evangelis sangat tertarik dengan ibu kota Israel tersebut.

“Kami memindahkan ibu kota Israel ke Yerusalem. Itu untuk kaum evangelis. Anda tahu apa yang menakjubkan dari hal itu? Kaum evangelis lebih bersemangat soal asal usul orang Yahudi. Dan Dataran Tinggi Golan, jangan lupa Dataran Tinggi Golan,” ucapnya.

Sejak pemilihan dirinya menjadi Presiden AS, Donald Trump memang terus menjalin keakraban dengan Israel. Trump tahu betul jika dukungan terhadap Israel akan membuat pendukungnya, yang kebanyakan dari gereja, merasa senang.

Sumber : Christiantoday.com

Ikuti Kami