Dahsyat! Konser Rohani Ini Ubah Pusat Unjuk Rasa Jadi Tempat Banyak Jiwa Terima Tuhan

Dahsyat! Konser Rohani Ini Ubah Pusat Unjuk Rasa Jadi Tempat Banyak Jiwa Terima Tuhan

Lori Official Writer
604

Sean Feucht, pemimpin pujian dan aktivis politik Kristen asal California memberikan kesaksiannya terkait konser musik rohani Let Us Worship yang dipimpinnya di Seattle.

Lewat akun Instagramnya, dia mengaku takjub karena konser musik ini membawa banyak orang datang kepada Tuhan dan bahkan mau dibaptis. Salah satunya adalah seorang pria pemuja setan yang akhirnya bertobat dan berbalik kepada Tuhan.

"Seorang pemuja setan di Seattle mengalami lahir baru setelah datang ke acara itu. Pendeta Nathan dari Seattle baru saja menyampaikan hal itu kepadaku. Yesus mengasihi pemuja setan," tulis Feucht di Insta Story-nya.

Konser yang digelar Capitol Hill Organized Protest (CHOP), Seattle itupun mengubah pusat unjuk rasa ini menjadi tempat kurumunan orang bersama-sama memuji dan menyembah Tuhan dan berdoa. Banyak diantaranya yang juga mengalami jamahan Tuhan dan memilih untuk dibaptis.

Meski begitu, awalnya acara Let Us Worship ini sukses mendapat banyak gangguan. Salah satunya dimana kegiatan mereka sempat ditahan oleh sekelompok orang. Namun semakin mereka diganggu, semakin bersemangat semua orang yang hadir untuk bernyanyi. Dan hal inipun membuat para pengganggu merasa kesal.

“Semakin saya meneriaki mereka…semakin mereka menikmatinya. Semakin bersemangat mereka. Sialan ini konyol,” ucap seorang pria lewat unggahan videonya.


Baca Juga: Tepat di Pusat Demonstrasi Minneapolis, Banyak Orang Putuskan Terima Yesus dan Dibaptis


Apa yang terjadi di CHOP membuat Feucht terus mendorong semua orang Kristen untuk berani membagikan kasih Tuhan.

“Menyembah di tengah kekacauan, kebingungan dan serangan tadi malam di daerah sebelumnya dikenal sebagai CHOP melepaskan keberanian seperti itu di seluruh Amerika dan dunia. Seattle: Engkau membuat PUNGGUNG kami jadi kaku!!!! Waktu untuk kekristenan yang berani sudah tiba. Tidak ada kata mundur dan melarikan diri ke pinggir kota. Yesus datang di tengah masalah sulit di kota kita dan Dia rindu pujian, kasih & keselamatan memenuhi jalanan,” tulisnya.

Dia pun mengutip pesan dari Matius 16: 18 dan menegaskan bahwa gereja tidak akan pernah bisa dikekang untuk memuji dan menyembah Tuhan. “di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.”

Feucht dan timnya terus melakukan konser jalanan rohani serupa. Mereka bahkan semakin bersemangat dan membawa lebih banyak jiwa kepada Tuhan. Konser terakhir yang diadakan di Portland, Oregon bahkan berhasil mendorong ratusan orang untuk menerima Yesus dan dibaptis di Sungai Willamette yang sangat dingin.  

Sumber : Berbagai Sumber | Jawaban.com

Ikuti Kami