Terima Kasih Dari Ribuan Orang Penerima Bantuan #LoveInAction

Terima Kasih Dari Ribuan Orang Penerima Bantuan #LoveInAction

Puji Astuti Official Writer
275

Hingga memasuki Agustus 2020 ini, pandemi COVID-19 terus menyebar dan kondisinya tidak kunjung membaik. Bahkan, dampak dari resesi karena pandemi ini  mulai terasa dimana-mana, banyak orang kehilangan pekerjaan dan untuk mencari makan sangat sulit bagi mereka yang tergolong orang kecil dan rentan. 

Karenanya kehadiran gerakan #LoveInAction yang dilakukan CBN Indonesia bersama Obor Berkat Indonesia sangat disyukuri oleh lebih dari 5000an penerima manfaat yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Sumatera hingga Papua. Berikut adalah dua kisah penerima manfaat yang bersyukur atas donasi sembako yang mereka terima : 

Kisah Keluarga Jiman dari Deli Serdang

Seperti keluarga Jiman Mardin Manurung yang tinggal di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara ini. Mereka sempat kebingungan karena saat itu, beras yang mereka miliki hanya tinggal satu kaleng (sebesar kaleng susu kental manis). Itu pun sudah dimasak untuk di makan malam. Sementara itu, untuk lauknya salah satu anak Jiman pergi memancing. Namun sayang, anaknya pulang dengan tangan hampa, demikian juga Jiman, tidak ada yang datang ke bengkel tempatnya mencari nafkah sehingga tidak ada pemasukan sama sekali. 

Namun tidak di duganya,  fasilitator CBN  Indonesia di daerah  itu datang dengan membawa bantuan #LoveInAction berupa beras, telur, minyak goreng, kecap, bahkan lengkap dengan sayurannya. Keluarga Jiman pun menerimanya dengan sangat bahagia bercampur haru, bahkan untuk mengucapkan terima kasih, mereka tidak sanggup.

Kisah Salamun Dari Kotawaringin Barat

Hal serupa juga dialami oleh Salamun, pria tua asal Jawa Timur yang merantau ke Ibukota Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. Sudah 15 tahun ia disana, namun nasibnya tak kunjung membaik juga, terkadang dalam satu minggu ia hanya memegang uang tidak lebih dari Rp 100 ribu. Namun di masa pandemi ini, hidupnya semakin susah. Waktu itu persediaan makanan di rumahnya hanya tersisa pisang hasil menanam sendiri dan 6 bungkus mie instan. 

Salamun hanya bisa berdoa, karena saat ini pekerjaan yang biasa dilakukannya sudah terhenti. Seperti Tuhan langsung mendengar dan menjawab doa Salamun, saat ia menerima bantuan dari #LoveInAction begitu terharu dan bersyukur kepada Tuhan. 

"Terima kasih kepada CBN dan para donatur,” demikian ungkapnya bahagia. 

Ada banyak orang mengalami kondisi seperti keluarga Jiman dan Salamun ini. Bukannya mereka tidak mau berusaha, mereka sudah melakukan upaya yang mereka bisa kerjakan, namun kondisi ekonomi yang sulit membuat mereka tak berdaya. 

Mari bersama kita mengulurkan tangan dengan berdonasi dalam gerakan #LoveInAction ini, sehingga mereka bisa tersenyum dan bersyukur karena mengalami kasih Tuhan yang nyata melalui bantuan sembako yang disalurkan. KLIK DISINI UNTUK DONASI.

Sumber : Jawaban.com

Ikuti Kami