Vaksin Dalam Proses Pengujian, Sudah Sejauh Mana?

Vaksin Dalam Proses Pengujian, Sudah Sejauh Mana?

Claudia Jessica Official Writer
347

Vaksin Sinovac yang datang dari China kini sedang berada dalam tahap uji klinis di Indonesia. Rencananya akan ada 1.600 relawan yang akan mendapatkan vaksin tersebut untuk melakukan uji coba keamanan vaksin Sinovac sebagai upaya untuk menekan angka penyebara virus corona.

Dilansir dari merdeka.com, berikut adalah wawancara bersama Profesor Kusnandi mengenai progres pengujian vaksin Sinovac.

Uji klinis vaksin memiliki beberapa tahapan. Pertama yaitu preklinik kemudian klinik. Preklinik adalah tahapan pencarian bahan vaksin. Kemudian setelah vaksin ditemukan, akan disuntikkan kepada binatang.

Setelah disuntik pada binatang, binatang itu harus aman dan timbul zat anti. Sudah selesai pada binatang baru fase I. Sudah fase satu masuk fase II, fase III.

Fase I adalah uji klinis untuk keamanan vaksin. Fase I telah dilakukan di China dan diberikan kepada 1.400-1.500 orang dan vaksin ini terhitung aman.

Aman yang dimaksud tersebut dilihat dari dua aspek. Reaksi lokal dan reaksi sistemik. Reaksi lokal itu kalau disuntik apakah timbul merah atau bengkak atau yang lainnya. Reaksi sistemik, apakah timbul panas atau pingsan atau lemas atau alergi di 30 menit pertama.

Setelah vaksin disuntik, akan menimbulkan panas dan kemerahan. Kemudian, ada 30% persen orang yang merasakan lemas, dan nyeri pada tempat suntikan. Namun, nyeri akan hilang dengan sendirinya setelah dua hari.

Pada fase II, disuntikan kepada 400 orang dan masih aman sehingga vaksin ini lulus untuk mendapatkan izin klinis fase III.

Kusnadi menyebutkan untuk fase III, dibutuhkan 1000 orang untuk melanjutkan pengujian ini. Pada fase ke III, para peneliti akan memantau keefektivitasannya vaksin ini.

Selama 6 bulan akan ada 1.620, 810 orang yang dapat vaksin dan 810 dapat plasebo (tidak dapat vaksin. Setelah 6 bulan berapa yang sakit berapa yang tidak. Terus berapa kadarnya terbentuk bagus atau tidak. Di samping keamanannya dilihat lagi.

Secara statistik, dari 810 orang yang mendapat vaksin dan 810 yang tidak mendapat vaksin, akan ada 20 orang yang akan sakit. Diantaranya adalah mereka yang tidak mendapatkan vaksin. Tapi setelah dapat vaksin, orang tersebut dapat hidup normal dan pergi kemana saja tanpa hambatan.


Baca juga:

Uji Coba Vaksin Corona, Inikah Waktunya Tuhan?

Doakan Penemuan Vaksin Corona, 14 Mei Jadi Hari Puasa Seluruh Umat Beragama di Dunia


Selain itu, tidak ada pantangan makanan bagi mereka yang terlah disuntik oleh vaksin Sinovac tersebut. Vaksin ini sudah dinyatakan aman setelah melalui dua fase yang telah disebutkan sebelumnya.

Jadi, apakah kamu tertarik untuk menjadi relawan uji klinis vaksin Sinovac?

Mari kita doakan setiap orang yang terlibat dalam pengujian vaksin ini, mulai dari para relawan hingga para peneliti agar mereka tetap sehat, kuat dan Tuhan mencurahkan rahmat-Nya kepada mereka sehingga vaksin ini dapat segera didistribusikan. God bless you.

Sumber : merdeka.com

Ikuti Kami