Terpanggil, Charles dan Devi Bangun Rumah Harapan Bagi Wanita-wanita Hamil di Luar Nikah

Terpanggil, Charles dan Devi Bangun Rumah Harapan Bagi Wanita-wanita Hamil di Luar Nikah

Lori Official Writer
551

Waktu kita tahu seorang wanita muda hamil di luar nikah dan memilih aborsi, apa yang terbersit dibenak kita?

Sebagian dari kita pasti menyalahkan wanita itu dan memilih gak peduli. Sebagian lagi memilih mendukung tindakan aborsi. Hanya sedikit yang mungkin memilih untuk membantu wanita itu dan memberikan solusi yang terbaik.

Ya, inilah yang dilakukan oleh pasangan suami istri Charles Wong dan Devi Sumarno. Banyaknya kasus hamil di luar nikah di kotanya Bandung, Jawa Barat membuat pasangan ini merasa harus melakukan sesuatu. Selain merasa kasihan kepada para wanita itu, mereka juga merasa terpukul jika para wanita ini harus membunuh nyawa seorang anak yang dikandung melalui praktik aborsi.

Karena itulah, Charles dan Devi terpanggil untuk membangun rumah RUTH (Rumah Untuk Tumbuh Harapan). Di rumah inilah, mereka menolong dan merawat para wanita yang mengalami kehamilan yang tidak diinginkan (baik karena seks bebas maupun korban perkosaan).

"Banyak wanita yang mengalami kehamilan di luar nikah ini, itu dipandang sebagai aib stigmanya. Aib. Membawa malu. Sehingga terjadi banyak social punishment sama mereka. Sedangkan dalam kondisi seperti itu kadang terpikirnya aborsi. Itu alasannya kita sesegera mungkin untuk menolong mereka, datang, konseling, ngobrol. At least mereka tahu bahwa ada satu tempat yang mau terima mereka, yang mau tolong mereka untuk membangun kembali harapan mereka," ucap Charles.


Aktivitas Setiap Hari di Rumah RUTH  

Sebagai korban yang mengalami kehamilan yang tak diinginkan, kebanyakan dari mereka tentunya mengalami gangguan psikologis. Karena itulah rumah RUTH membantu para wanita ini untuk dibimbing.

Setiap harinya mereka akan menjalani jadwal yang sudah ditentukan oleh pihak rumah RUTH, seperti kelas sharing, kelas konseling, kelas pemulihan/pengampunan, memperbaiki gambar diri dan juga kelas edukasi.

“Yang kami lakukan yang pertama itu pendampingan. Pendampingan yang kami lakukan itu personal pendampingan. Kami lakukan pendampingan psikologis, lalu yang kedua pendampingan secara kesehatan,” jelas Devi.

Bagi setiap wanita hamil yang ada di rumah RUTH sendiri akan dipastikan mendapatkan pemeriksaan kesehatan kehamilan secara berkala ke dokter. Hal ini bertujuan untuk memastikan kondisi janin tetap sehat sampai hari persalinan.


Baca Juga: Devi & Charles, Pasangan yang Terbeban Selamatkan Ratusan Bayi dari Praktik Aborsi


Lika Liku Pembangunan Rumah RUTH

Meski tujuannya mulia, Charles dan Devi mengakui jika di awal proses pendirian rumah RUTH ini pun menghadapi begitu banyak tantangan. Terutama dari pihak luar yang banyak berprasangka buruk terhadap aktivitas yang mereka lakukan.

Hingga suatu kali, rumah tersebut didatangi oleh sekelompok orang yang menuduh mereka melakukan tindakan jual beli anak. Namun dengan penjelasan yang baik akhirnya niat baik yang mereka lakukan justru menyentuh hati orang-orang tersebut.

Tantangan lain yang juga mereka hadapi bisa datang dari orang-orang yang ingin mereka bantu. Ternyata ada saja diantara wanita yang berniat untuk ditolong justru tidak merasa perlu ditolong. Orang-orang seperti inilah yang sangat perlu mereka tangani dengan serius sampai benar-benar menyadari dan menerima keadaannya sepenuhnya.

Apa yang mereka lakukan sampai hari ini diakui Charles adalah buah dari perjuangan mentor rohani yang sudah membentuk mereka menjadi pribadi yang lebih baik. Karena itulah mereka tergerak untuk melakukan hal serupa untuk orang lain yang membutuhkan pertolongan.

“Kami ini berdua dari muda dilayani, ditolong seseorang. Sampai akhirnya hidup kami berubah. Karena ada orang-orang yang mungkin hari ini namanya gak semua orang tahu. Tapi memberi dirinya, bukan untuk dirinya sendiri tapi untuk saya, istri saya dan banyak anak muda saat itu untuk ngalami satu perubahan. Ya kalau kita dapat itu free kenapa kita gak lakukan hal yang sama. Itu yang membuat kami waktu itu, kalau ada orang yang butuh ditolong kita gak mungkin tutup mata,” jelasnya.

Sementara Devi mengungkapkan jika tindakan yang dilakukannya hari ini juga semata-mata adalah berkat tindakan mulia seperti yang dilakukan oleh sosok Bunda Theresa.

Jadi rumah RUTH sendiri dibangun bukan semata-mata sebagai sebuah lembaga yang menolak tindakan aborsi. Tapi lebih dari itu, mereka membangunnya karena digerakkan oleh kasih Tuhan yang sudah mereka terima.



Apakah kisah ini menginspirasi kamu untuk melakukan sesuatu untuk orang lain? Sekecil apapun kebaikan yang kamu lakukan hari ini, akan sangat berdampak bagi kehidupan seseorang di luar sana. Mari membagikan sedikit dari yang kamu punya untuk membantu sesama kita yang belum mendengar kabar keselamatan. Mari bergabung bersama kami dengan mengklik link DI SINI.

Sumber : Solusi TV | Jawaban.com

Ikuti Kami