Lori

Official Writer
387


Tiga hari setelah merayakan Natal pada tahun 2018, pasangan Jamie Saxelby dan Olivia Lee harus menerima kabar buruk bahwa putra tunggal mereka Oscar Saxelby-Lee, yang masih berusia 6 tahun, divonis penyakit Leukemia limfoblastik atau kanker darah yang sudah menyerang sumsum tulang dan darahnya.

Oscar pun segera menjalani kemoterapi di salah satu rumah sakit di negaranya Inggris. Setelah satu bulan menjadi kemoterapi, kondisi Oscar justru tidak berubah. 

Pada Maret 2019, Jamie dan Olivia diberitahukan bahwa putra mereka memerlukan transplantasi sumsum tulang. Sehingga mereka harus menemukan pendonor yang tepat di Inggris.

Sebulan kemudian, setelah Oscar menjalani empat kali kemoterapi, dokter memberitahu orangtuanya bahwa proses perawatan yang dijalaninya saat itu masih belum bisa membunuh sel kankernya. Mereka pun berpikir jika transplantasi bisa jadi solusinya. 

Di akhir Mei, bocah 6 tahun ini menjalani transplantasi sel induk. Pasca operasi, dia lebih banyak menghabiskan waktunya di rumah.

Kondisi Oscar memang sudah tampak membaik selama dua bulan berikutnya. Sampai pada Agustus, sel kankernya kembali muncul. Jumlah selnya malah jauh lebih besar. Sampai akhirnya dokter yang menangani Oscar memilih menyerah.

Dalam keadaan tak menentu, memperjuangkan hidup putranya, Olivia tanpa henti mencari tahu dokter di berbagai belahan negara yang bisa menyembuhkan Leukemia limfoblastik. Tanpa sengaja, dia menemukan karya Profesor Dario Campana di National University of Singapore (NUS) tentang kanker anak.


Baca Juga:

Keajaiban Setelah Keguguran Berkali-kali

Alami Keajaiban, Annabel Beam Bagi Pengalaman Melihat Surga Lewat Film


Setelah berkonsultasi, Olivia pun ditawari bantuan untuk merawat Oscar di rumah sakit NUH Singapura. Pada pertengahan bulan November merekapun berangkat ke sana.

Sementara sel kanker Oscar terus berkembang. Olivia sendiri mulai ragu apakah perawatan baru ini bisa menyembuhkan putranya atau tidak. Sampai kemudian dia mulai dirawat di bulan Natal tahun 2019.

Pada bulan April, saat banyak orang yang berjuang melawan virus Covid-19, Oscar berjuang hidup melawan kanker. Dia pun harus melewati serangkaian perawatan mulai dari kemoterapi, radioterapi, isolasi, transplantasi sel induk dan perawatan eksperimental membuat bocah ini lemah dan lelah. Dia bahkan muntah-muntah dan diare akibat efek samping pengobatan. Dia bahkan mengalami osteopenia, keadaan dimana massa tulang berkurang dan membuatnya rapuh. Parahnya, dia bahkan mengalami kerusakan otak. 

“Ada banyak pertanyaan saat Oscar mengalami kerusakan otak. Apakah dia akan bisa bicara lagi karena dia kehilangan suaranya. Dia tidak bisa berkomunikasi dengan baik, bahkan tidak bisa mengangkat kepalanya. Dia juga mengalami koma dalam beberapa waktu,” jelas Olivia.

Namun ajaibnya, kondisi Oscar terus semakin membaik. Dia mulai bisa bicara dan berjalan berkat pengobatan yang diberikan oleh dokter.

“Setiap hari dia semakin kuat. Itu adalah langkah kecil, tetapi setiap langkah membuatnya semakin kuat,” jelasnya.

Pada bulan Juni, kondisi Oscar menunjukkan harapan. Sel kanker dalam tubuhnya sudah hilang. Dia bahkan kembali jadi anak yang ceria. 

Dokter sendiri sudah memastikan jika Oscar bisa kembali pulang ke Inggris. Namun untuk memastikan keadaannya, dia akan tetap menjalani pemeriksaan rutin di Rumah Sakit Anak Birmingham, dekat dengan kediamannya di Worcester, Inggris.

“Saat kami memutuskan untuk datang ke sini (Singapura), jelas di benak kami, akan selalu ada keajaiban untuk dibawa pulang. Itu sedang terjadi. Kami berada di titik di mana kami membuat keputusan yang terbaik,” kata Olivia.

Satu-satunya harapan keluarga adalah kesembuhan Oscar. Dan mereka telah mendapatkannya.

“Aku tak ingin dia mengalami kondisi seperti ini lagi,” jelasnya.

Setelah mejalani enam bulan perawatan, Oscar dinyatakan sembuh dari kanker. Dia dan keluarganya kembali pulang pada Kamis, 25 Juni dan tiba keesokan harinya di Inggris.

Bagi Jamie dan Olivia, kesembuhan putra semata wayang mereka adalah hal yang paling penting dari apapun. Dan itulah yang mereka dapatkan setelah Oscar melewati hampir dua tahun yang penuh penderitaan. Dia yang hampir mati karena penyakitnya, justru sembuh dengan keajaiban. Keyakinan dan harapan dari orangtua dan orang-orang yang mendukungnya telah membantu kesembuhan Oscar.

Aku telah melihat segala jalannya itu, tetapi Aku akan menyembuhkan dan akan menuntun dia dan akan memulihkan dia dengan penghiburan; juga pada bibir orang – orangnya yang berkabung. Aku akan menciptakan puji-pujian. Damai, damai sejahtera bagi mereka yang jauh dan bagi mereka yang dekat firman TUHAN Aku akan menyembuhkan dia! - Yesaya 57:18-19


Apakah kamu saat ini butuh didoakan untuk mengalami kesembuhan ilahi? Yuk, kirimkan permohonan doamu dengan mengklik LINK INI.

Sumber : Jawaban.com


Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Erik Siahaan 27 May 2020 - 08:13:10

Karena Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat.".. more..

2 Answer

Margaretha Ltor 15 May 2020 - 11:07:59

Apa yg kita harus lakukan,,untuk tau ada atau tida.. more..

2 Answer

tolala 2 May 2020 - 03:25:35

Covid 19

1 Answer


purnama 1002 2 July 2020 - 23:48:31
Tolong doakan anak perempuan saya yg terkena penya... more..

Anju Frans Siregar 15 June 2020 - 15:07:02
Shalom semuanya. Saya mohon doa untuk kesembuhan d... more..

Natalia Christian 9 June 2020 - 10:03:12
Saya ingin sekali dibantu doa oleh teman2 seiman s... more..

IMA SAMOSIR 29 May 2020 - 14:22:54
'Terimkasih Tuhan Yesus untuk Semua yg Terjadi did... more..

Banner Mitra Juli 1-2


7241

Banner Mitra Juli 1-2