Pekerjaan dan Urusan Rumah Tangga Mengurangi Waktu Sama Pasangan? Utarakan Bahasa Cintamu

Pekerjaan dan Urusan Rumah Tangga Mengurangi Waktu Sama Pasangan? Utarakan Bahasa Cintamu

Claudia Jessica Official Writer
650

Kesibukan pekerjaan ataupu urusan rumah tangga sering kali menjadi alasan yang membuat kita dan pasangan kekurangan waktu untuk dihabiskan bersama. Ketika ini mulai terjadi cukup lama, kamu mungkin merasa tidak terkoneksi dengan pasangan meskipun kalian saling mencintai.

Ketika kamu merasa mulai tidak terkoneksi dengan pasanganmu, segera lakukan upaya untuk kembali membuat kalian saling terkoneksi.

Kamu mungkin sedang menonton dan melihat adegan pasangan yang tengah berbahagia, kemudian kamu mengingat pasanganmu dan mencoba mengaplikasikannya. Kamu meraih tangannya dan menggenggamnya, ini adalah bahasa cinta yang dapat kamu tunjukkan kepadanya.

Selain itu, berikut ini adalah beberapa upaya dalam membuat hubunganmu dan pasangan kembali terkoneksi:

1. Cium dan sentuh satu sama lain

Dikutip dari focusonthefamily, Michael Systma, seorang penasihat Kristen profesional berlisensi di Building Intimate Marriages, pernah memberi tahu penulis bahwa kamu dapat belajar banyak tentang kekuatan pernikahan dengan mengamati seberapa sering pasangan mencium.

Hal yang sama juga berlaku untuk sentuhan, kamu bisa berpegangan tangan saat menonton televise atau berjalan bersama di jalan. Koneksi dalam cara ini membutuhkan waktu, tenaga atau energi ekstra, namun cara ini sangat membantu untuk menunjukkan betapa kamu sangat mencintainya.

2. Mulai koneksi

Jika biasanya pasangan akan menghabiskan akhir pekan mereka dengan berkencan, tapi kamu dan pasangan tidak memiliki waktu untuk ini. Bahkan kalian hanya bisa menghabiskan beberapa jam untuk bersama dalam seminggu.

Lalu apa yang dapat membuatmu terhubung kembali? Habiskan waktu bersama setiap hari.

Bukan berarti kamu harus menghabiskan waktu selama 24 jam kok, mulailah dengan mengambil 15 menit dari waktu kalian setiap hari untuk saling terhubung satu sama lain dan tanyakan bagaimana kabarnya hari ini, apakah berjalan dengan baik? Kemudian dengarkan dengan sungguh-sungguh.

Kamu mungkin perlu menetapkan batasan dengan anak-anak bahwa ini adalah ‘waktu ayah dan ibu’ jika memang diperlukan. Jadikan sebagai latihan rutin dan berpegang batas-batas waktu itu, anak-anak akan menerima pesannya.

3. Ucapkan terima kasih

Rasul Paulus mengatakan dalam Filipi 1:3 “Aku mengucap syukur kepada Allahku setiap kali aku mengingat kamu.” Ketika kita menetapkan pikiran kita untuk mengingat sifat-sifat baik pasangan kita dan menyuarakan ucapan syukur, itu mengubah cara otak kita bekerja.

Studi di Greater California Science Center di University of California Berkeley menunjukkan bahwa ketika kita memusatkan rasa terima kasih kita kepada orang tertentu, respons otak kita adalah mengaktifkan pusat penghargaan yang meningkatkan keterikatan kita dengan orang itu.

Dengan kata lain, kita ingin mengalami perasaan yang baik itu lagi dan itu membuat kita merasakan ikatan yang lebih besar dengan orang itu.

Ketika kamu melakukan hal-hal ini secara konsisten, kamu akan melihat hubunganmu dan pasangan akan menjadi lebih kuat.

Sumber : focusonthefamily

Ikuti Kami