Supaya Membaca Alkitab Jadi Efektif, Cobain 5 Cara Ini

Supaya Membaca Alkitab Jadi Efektif, Cobain 5 Cara Ini

Claudia Jessica Official Writer
652

Apakah kamu membaca Alkitabmu dengan rutin? Apakah kamu benar-benar memahaminya atau sekedar membacanya tanpa memahami maknanya? Atau mungkin kamu masih merasa kesulitan ketika membaca Alklitab?

Alkitab adalah Firman Tuhan yang harus dipahami oleh orang Kristen karena itu adalah pedoman dan fondasi hidup. Karenanya, penting kita untuk memahami isi Firman Tuhan dengan baik.

Bagaimana supaya membaca Alkitab jadi lebih efektif?

1. Membaca

Ada 2 tips membaca Alkitab supaya jadi efektif.

- Pertama, Bacalah Perjanjian Lama setidaknya setahun sekali. Ketika kamu membacanya, catat di pinggir setiap kebenaran yang ingin kamu ingat, dan tulis secara terpisah apa pun yang tidak kamu pahami. Biasanya kamu akan menemukan banyak jawaban dari pertanyaanmu di dalam teks itu sendiri.

- Kedua, bacalah satu bab selama sebulan sekali. Mulailah dengan bab yang singkat seperti 1 Yohanes dan bacalah dalam sekali duduk. Lakukan ini setiap hari selama sebulan. Tulis dalam catatanmu apa saja yang telah kamu dapatkan selama membaca Alkitab. Dalam beberapa waktu, kamu akan mulai mengingat isi Firman Tuhan.

2. Menafsirkan

Ketika kamu membaca Alkitab, ingatlah satu pertanyaan ini: “Apa artinya ini?”

Kamu harus memahami apa yang kamu baca. Untuk menjawab pertanyaan itu, dibutuhkan penggunaan prinsip penafsiran yang paling dasar, yang disebut analogi iman, yang kamu harus menafsirkan Alkitab dengan Alkitab.

Biarkan Roh Kudus membimbingmu dan jika masih ada bagian yang tidak kamu mengerti, bicarakan dengan pendetamu atau orang yang cukup rohani.

3. Mengevaluasi

Setelah kamu membaca dan mengajukan pertanyaan, "Apa yang Alkitab katakan?" Kemudian, kamu sudah menafsirkannya dan, mengajukan pertanyaan, "Apa artinya Firman Tuhan ini?"

Kini saatnya berkonsultasi dengan orang lain untuk memastikan bahwa kamu memiliki interpretasi yang tepat. Ingat, Alkitab tidak akan pernah berkontradiksi dengan dirinya sendiri. Pastikan bahwa kamu adalah pencari yang sejati.

Jadilah orang yang menerima kebenaran Firman Tuhan meskipun itu dapat menyebabkan kamu mengubah apa yang selalu kamu yakini, atau menyebabkan perubahan pola hidupmu.

4. Menerapkannya

Yohanes 13:17 mengatakan “Jikalau kamu tahu semua ini, maka berbahagialah kamu, jika kamu melakukannya.”

Setelah membaca dan menafsirkan Alkitab, tidak akan berarti jika kamu tidak menerapkannya dalam kehidupanmu.

Jika ada perintah untuk dipatuhi, taatilah. Jika ada janji untuk diambil, klaimlah. Jika ada peringatan yang harus diikuti, perhatikan. Inilah bukti bahwa kamu taat pada Allah.

5. Berkorelasi

Alkitab adalah sebuah buku dalam enam puluh enam bagian, dan itu berisikan tentang kebenaran dan prinsip, yang diajarkan berulang-ulang dalam berbagai cara dan keadaan.

Dengan menghubungkan dan referensi silang, kamu akan mulai membangun landasan ajaran yang sehat untuk hidup.

Sudah sejauh mana kamu mempelajari Alkitab?

Sumber : crosswalk

Ikuti Kami