Tuhan Memilih Kamu Untuk Sebuah Peran Khusus Saat Ini

Tuhan Memilih Kamu Untuk Sebuah Peran Khusus Saat Ini

Puji Astuti Official Writer
      1247

Ibrani 10: 24-25

Dan marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik. Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat.

Bacaan Alkitab Setahun  Mazmur 120; 1 Korintus 9; 1 Samuel 5-7

Seorang anak laki-laki menunggu dengan cemas untuk mendengar bagian apa yang akan dia dapat dalam drama sekolahnya yang kedua. Bocah itu memberi tahu ibunya bahwa setiap anak di kelas akan diberi bagian khusus, tetapi sang ibu tidak ingin terlalu memberi harapan untuknya. Dia tahu kalau putranya mungkin tidak akan mendapatkan dialog dalam drama dan takut kalau dia akan menjadi putus asa. Karena itu, dia hanya tersenyum dan menyimpan kekhawatirannya untuk dirinya sendiri.

Itu hal baik yang dia lakukan. Karena pada hari berikutnya ketika putranya pulang dari sekolah, dia berdiri di dekat pintu. Saat dia mendekat, wajahnya berseri-seri sambil tersenyum lebar.

"Apakah kamu mendapat peran?" sang ibu bertanya, berusaha menutupi keterkejutannya.

"Oh, ya — benar!"

"Yah, bagian apa yang kamu dapat?" ibunya ingin tahu.

"Kamu tidak akan percaya, Bu!" dia menjawab, "Aku telah dipilih untuk memberi semangat!"

Wow, sikap yang luar biasa! Saya percaua bahwa jawaban itu bukan yang ibunya harapkan untuk didengar, tetapi saya berani bertaruh dia merasa rendah hati karenanya dan sangat bangga akan putranya.

Bukankah hebat jika kita memiliki sikap  seperti bocah kecil itu? Oh, betapa berbedanya rumah kita nantinya. . . belum lagi gereja kita.

Akan seperti apa gereja itu jika orang-orang datang untuk menghibur semua orang? Minggu pagi akan lebih seperti rapat umum daripada prosesi pemakaman; alih-alih menumpahkan masalah dan frustrasi, kemenangan dan kesuksesan kita sendiri, kita akan diam dan mendengarkan, dan memberi semangat orang lain.

Dalam Ibrani 10: 24-25, rasul Paulus menulis dengan penuh semangat, " Dan marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik. Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat."

Kata saling mendorong dalam ayat ini adalah parakaleo, yang berarti "untuk memberi keberanian pada orang lain, atau untuk menghibur orang lain." Seberapa baik kamu melakukannya?

Hari ini berita baik untuk kamu adalah, kamu telah dipilih oleh Tuhan untuk memberi semangat orang lain, tidak hanya untuk mereka yang mendapatkan peran di panggung, tetapi juga untuk peran yang bertepuk tangan dan menghibur orang lain ketika mereka menjalankan peran  mereka untuk Kristus.

Yuk, kita lakukan hal ini sekarang!

Anda butuh didoakan langsung? Klik link dibawah ini untuk terhubung dengan Tim doa kami http://bit.ly/InginDidoakan

Anda butuh konseling? Klik link dibawah ini untuk konseling.

http://bit.ly/inginKonseling

Ikuti Kami