Jadikan Rumah Ramah Anak Selama Stay Home, Begini Caranya Menurut Alkitab

Jadikan Rumah Ramah Anak Selama Stay Home, Begini Caranya Menurut Alkitab

Lori Official Writer
747

Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait mendorong dan meminta seluruh orangtua di Indonesia untuk memanfaatkan kebijakan sekolah berbasis di rumah sebagai tempat ramah anak. Bukan malah menyebabkan tingkat kasus kekerasan pada anak menjadi meningkat.

Karena itu Arist mendorong orangtua untuk memanfaatkan momen tinggal di rumah ini jadi kesempatan untuk mengubah pola pengasuhan yang otoriter menjadi pengasuhan yang dialogis dan partisipatif, yang melibatkan orangtua dan anak.

"Inilah kesempatan bagi orangtua semakin dekat dengan anak dan mengubah paradigma pola pengasuhan yang otoriter menjadi pola pengasuhan yang mengedepankan dialogis dan partisipatif. Serta kesempatan bagi orangtua untuk membangun kedekatan antara anak dan orangtua, saling membagi, saling membantu bercengkerama, bermain dan menjadikan anak sebagai sahabat orangtua," kata Arist.

Dia memastikan bahwa kondisi rumah yang kondusif akan membuat anak bisa mendapatkan hak-haknya seperti hak bermain, mendapatkan pendidikan dan pengasuhan yang menunjang pertumbuhan yang baik bagi anak.

Senada dengan itu, Astrid Gonzaga Dionisio Child Protection Specialist Unicef Indonesia menyampaikan bahwa stay home adalah kesempatan untuk orangtua lebih dekat dengan anak.

“Ini saatnya keluarga bisa membangun team work, makan bersama, beribadah bersama. Padahal selama ini, hal itu sulit untuk kita lakukan, terutama keluarga di perkotaan,” kata Astrid.

Dia menegaskan bahwa stay home bisa jadi kesempatan untuk merajut komunikasi yang baik dengan anak dan keluarga.

Tentunya hal ini penting untuk diperhatikan oleh seluruh orangtua Indonesia. Mengingat tinggal di rumah bukanlah hal yang mudah dilakukan bagian sebagian orangtua. Apalagi jika anak sudah mulai bosan tinggal di rumah.

Jadi sebelum marah dan melaukan tindakan pengasuhan yang kurang baik, mari mengingat kembali peran utama orangtua. Ada beberapa jenis kekerasan anak yang bisa terjadi di rumah dan yang perlu orangtua hindari diantaranya: kekerasan fisik, pelecehan emosional, pelecehan seksual, dan penelantaran.

Anak-anak yang mengalami kekerasan bisa tumbuh jadi anak yang menderita secara fisik, meninggalkan bekas luka emosional, kurang gizi dan kehilangan rasa hormat kepada orangtua.

Belajar tentang pola pengasuhan dari Alkitab

Alkitab memberi banyak nasihat praktis tentang pola pengasuhan anak. Di dalam Amsal 22: 6 dikatakan, “Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanyapun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu.”

Orangtua jelas diperingatkan untuk mengambil tindakan yang tepat untuk mengubah seorang anak menjadi pribadi yang lebih baik.

“Kebodohan melekat pada hati orang muda, tetapi tongkat didikan akan mengusir itu dari padanya.” (Amsal 22: 15)

Mendisiplinkan anak tu memang penting. Tapi beberapa orangtua memandang isi Alkitab sebagai kontrol untuk menguasai anak-anak mereka secara mutlak. Tentunya hal ini keliru.

Firman Tuhan tidak bisa disalahgunakan untuk menghajar anak dengan cara yang tidak sepantasnya.


Baca Juga: 

12 Ayat Alkitab Tentang Paskah yang Perlu Diketahui Anak

Inilah 8 Pengorbanan Terbesar yang Dilakukan Orangtua Demi Anak-anaknya


Orangtua perlu mendisiplinkan anak, tapi dengan cara tetap bisa mengendalikan emosi dan tindakannya sendiri (Efesus 6: 4; Kolose 3: 21).

Ada beberapa ayat yang perlu orangtua renungkan tentang tindakan kekerasan pada anak.

Efesus 6: 1-4 - Hai anak-anak, taatilah orang tuamu di dalam Tuhan, karena haruslah demikian.Hormatilah ayahmu dan ibumu--ini adalah suatu perintah yang penting, seperti yang nyata dari janji ini:supaya kamu berbahagia dan panjang umurmu di bumi.Dan kamu, bapa-bapa, janganlah bangkitkan amarah di dalam hati anak-anakmu, tetapi didiklah mereka di dalam ajaran dan nasihat Tuhan.

Matius 18: 5-6 - Dan barangsiapa menyambut seorang anak seperti ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku.""Tetapi barangsiapa menyesatkan salah satu dari anak-anak kecil ini yang percaya kepada-Ku, lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya lalu ia ditenggelamkan ke dalam laut."Tetapi barangsiapa menyesatkan salah satu dari anak-anak kecil ini yang percaya kepada-Ku, lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya lalu ia ditenggelamkan ke dalam laut.

Kolose 3: 21 - Hai bapa-bapa, janganlah sakiti hati anakmu, supaya jangan tawar hatinya.

Mazmur 32: 3-7 - Selama aku berdiam diri, tulang-tulangku menjadi lesu karena aku mengeluh sepanjang hari;sebab siang malam tangan-Mu menekan aku dengan berat, sumsumku menjadi kering, seperti oleh teriknya musim panas. Sela Dosaku kuberitahukan kepada-Mu dan kesalahanku tidaklah kusembunyikan; aku berkata: "Aku akan mengaku kepada TUHAN pelanggaran-pelanggaranku," dan Engkau mengampuni kesalahan karena dosaku. Sela Sebab itu hendaklah setiap orang saleh berdoa kepada-Mu, selagi Engkau dapat ditemui; sesungguhnya pada waktu banjir besar terjadi, itu tidak melandanya.Engkaulah persembunyian bagiku, terhadap kesesakan Engkau menjaga aku, Engkau mengelilingi aku, sehingga aku luput dan bersorak. Sela

Yakobus 5: 13-20 - Kalau ada seorang di antara kamu yang menderita, baiklah ia berdoa! Kalau ada seorang yang bergembira baiklah ia menyanyi!Kalau ada seorang di antara kamu yang sakit, baiklah ia memanggil para penatua jemaat, supaya mereka mendoakan dia serta mengolesnya dengan minyak dalam nama Tuhan.Dan doa yang lahir dari iman akan menyelamatkan orang sakit itu dan Tuhan akan membangunkan dia; dan jika ia telah berbuat dosa, maka dosanya itu akan diampuni.Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.Elia adalah manusia biasa sama seperti kita, dan ia telah bersungguh-sungguh berdoa, supaya hujan jangan turun, dan hujanpun tidak turun di bumi selama tiga tahun dan enam bulan. Lalu ia berdoa pula dan langit menurunkan hujan dan bumipun mengeluarkan buahnya.Saudara-saudaraku, jika ada di antara kamu yang menyimpang dari kebenaran dan ada seorang yang membuat dia berbalik, ketahuilah, bahwa barangsiapa membuat orang berdosa berbalik dari jalannya yang sesat, ia akan menyelamatkan jiwa orang itu dari maut dan menutupi banyak dosa.

Ibrani 12: 15 - Jagalah supaya jangan ada seorangpun menjauhkan diri dari kasih karunia Allah, agar jangan tumbuh akar yang pahit yang menimbulkan kerusuhan dan yang mencemarkan banyak orang.

Jadi selama masa-masa tinggal di rumah, kenapa gak menjadikannya kesempatan untuk belajar lebih baik jadi orangtua?


Sumber : Jawaban.com

Ikuti Kami