Corona Virus Membuatmu Kehilangan Pekerjaan? Sikapi Dengan 3 Langkah Ini

Corona Virus Membuatmu Kehilangan Pekerjaan? Sikapi Dengan 3 Langkah Ini

Puji Astuti Official Writer
1469

Apakah kamu kehilangan pekerjaan karena terdampak wabah corona? Kamu ngga sendiri kok menghadapi hal ini. Ada banyak orang, bahkan jutaan orang menghadapi hal serupa dengan kamu di berbagai penjuru dunia.

Namun sesulit apapun badai kehidupanmu, jangan patah semangat. Tetaplah berdoa dan berusaha, percayalah bahwa Tuhan pasti membukakan jalan bagimu. 

Untuk memberimu semangat, Terry Rice, seorang konsultan bisnis berbasis di Brooklyn, Amerika menceritakan kisahnya yang pernah di PHK di tahun 2009 saat krisis ekonomi tengah melanda dunia.

Ia menuturkan dalam sebuah artikel di Entrepreneur.com bahwa saat itu posisinya adalah seorang manager dibidang digital marketing. Perusahaan tempatnya bekerja memberhentikannya, dan dia hanya memiliki sedikit tabungan.

Saat itu ia tengah mengikuti kursus online untuk meningkatkan kemampuannya di bidang online marketing. Alih-alih berhenti, ia memutuskan untuk fokus dan menyelesaikan kursusnya itu. Dia memutuskan untuk membuang  mentalitas korban, jadi ia berjuang dengan segala keterbatasannya.

Dengan keahliannya yang bertambah tadi, ia menawarkan jasanya kepada beberapa usaha, sambil terus mencari pekerjaan baru. Pekerjaan lepas atau freelance yang dilakukannya tidak mencukupi kebutuhannya. Hingga lima bulan kemudian, ia berhasil mendapatkan pekerjaan di sebuah startup.  Satu bulan setelah diterima kerja, start up itu dibeli oleh sebuah perusahaan raksasa dan ia mendapatkan posisi yang lebih baik dan pemasukan yang lebih besar.

Ada tiga pelajaran penting yang ia ingin bagikan untuk kamu yang sedang mengalami masa sulit seperti yang ia pernah alami:

1.  Belajarlah keahlian baru atau tingkatkan keahlianmu saat ini juga, selagi ada kesempatan. Jadikan pengembangan dirimu sebagai prioritasmu, sehingga kamu bisa menawarkan sebuah nilai tambah ketika kamu mencari pekerjaan baru.

2.   Jangan bandingkan dirimu dengan orang lain. Membandingkan diri adalah pencuri sukacita. Jadi fokus pada dirimu, dan rayakanlah pencapaian-pencapaian kecil yang bisa kamu raih. Jadikan hal tersebut menjadi pemacu semangatmu untuk terus maju.

3.    Ingatlah jati dirimu yang sebenarnya. Penolakan dan banyaknya interview yang kamu jalani tidak mengurangi sedikitmu nilaimu sebagai seorang pribadi. Jangan jadikan penolakan demi penolakan menghancurkanmu. Ada sebuah kesempatan yang menantimu di depan sana, jadi cobalah sebanyak mungkin hingga kamu menemukannya. Percayalah bahwa di ujung perjalanan sulit ini kamu akan menemukan dirimu menjadi pribadi yang lebih baik.

Jadi sekarang, daripada menghabiskan waktumu untuk kuatir atau menyesali nasib, fokuslah untuk mengembangkan diri. Belajarlah dari berbagai sumber online, atau hubungilah seseorang yang kamu kenal yang bisa membantumu untuk belajar hal baru.

Buanglah mentalitas korban, milikilah mentalitas pemenang. Jangan berhenti berjuang! Teruslah berdoa dan berusaha, Tuhan pasti menolongmu. 

Kamu butuh didoakan langsung? Klik link dibawah ini untuk terbubung dengan Tim doa kami http://bit.ly/InginDidoakan

Kamu butuh konseling? Klik link dibawah ini untuk konseling. http://bit.ly/inginKonseling

Sumber : Berbagai Sumber | Jawaban.com

Ikuti Kami