Claudia Jessica

Official Writer
683


Ketika kamu menyadari berapa banyak uang yang kamu habiskan sia-sia, pasti pernah timbul rasa menyesal kan? Mungkin kamu menjadi murung, mungkin kamu merutuki (red: menggeruti) kesalahanmu.

Merasa kesal dan menyesal tidak dapat mengembalikan keadaan. Jadi, sebaiknya apa yang dilakukan? Jawabannya sudah jelas, perbaiki kebiasaan buruk mengelola keuangan.

Mematahkan kebiasaan buruk tentu tidak mudah. Kita memerlukan banyak waktu, niat dan kemauan yang kuat. Tidak lupa juga untuk menghancurkan kebiasaan yang baik kita memerlukan bantuan Tuhan. Minta tuntunan Roh Kudus untuk melakukannya.

Lantas, apa saja kebiasaan buruk tentang mengelola keuangan yang harus kita hancurkan?

1. Membayar minimum pada saldo kartu kredit

Sebagian besar kartu kredit hanya mengharuskanmu untuk melakukan pembayaran minimum setiap bulannya. Karena seperti yang kita ketahui, dengan menggunakan kartu kredit kita harus membayar bunganya.

Hentikan kebiasaan ini dan usahakan untuk melakukan pembayaran penuh agar mendapat tarif yang lebih rendah. Melunasi hutang kartu kredit akan memberikanmu sedikit manfaat.

2. Membeli barang-barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan

Sering kali kita menghabiskan uang untuk memanjakan diri. Misalnya belanja baju yang sebenarnya masih ada banyak baju yang layak dipakai di rumah.

Atau mungkin kamu juga memiliki ‘member’ untuk pergi ke gym yang pada akhirnya juga tidak terpakai. Berlangganan situs untuk menonton yang tidak terlalu sering kamu pakai, atau mungkin belanja di toko kelontong yang mungkin juga pada akhirnya barang tersebut tidak jadi dipakai.

Lebih baik simpan uangmu sampai kamu benar-benar membutuhkannya.

3. Tidak tahu uangmu habis untuk apa

Kebiasaan buruk lainnya adalah kamu tidak tahu kemana perginya semua uangmu. Sibuk untuk membayar ini dan itu, berbelanja, dan mungkin juga kamu terlalu banyak menghabiskan uangmu untuk keperluan konsumtif.

Sekarang ini sudah banyak aplikasi gratis yang menawarkan jasa mencatat keluar-masuknya uangmu. Atau jika kamu mau, kamu juga bisa membuatnya sendiri secara manual dengan notes atau tulisan tangan yang membuatmu nyaman.

Jika kamu sudah mencatanya, kamu akan tahu kemana semua uangmu pergi, dan kamu juga bisa mulai memilah apa yang diperlukan dan yang tidak.

4. Tidak membuat tabungan otomatis

Membuat tabungan otomatis adalah salah satu rahasia orang bijak secara finansial. Mereka tidak bergantung pada kemauan mereka untuk menuruti kedagingannya.

Mereka membuat keputusan untuk menyimpan uangnya yang suatu hari nanti lebih dibutuhkan daripada sekedar memenuhi keinginannya.

5. Tidak memberi dengan sukacita

Memberi dengan sukacita seperti yang tercatat dalam 2 Korintus 9:7 “Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita.”

Kita tahu bahwa memberi juga harus dilakukan dengan tulus hati, dengan sukacita bukan dengan paksaan karena Tuhan mencintai orang yang suka memberi.

Apakah kamu merasa 5 kebiasaan buruk di atas merupakan kebiasaan yang kamu lakukan juga? Jika ya, ayo segera evaluasi setiap pengeluaranmu dan mulailah perbaiki!

Sumber : seedTime


Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

sastrapin 8 September 2020 - 04:21:18

menyembah

0 Answer

Erik Siahaan 27 May 2020 - 08:13:10

Karena Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat.".. more..

3 Answer

Margaretha Ltor 15 May 2020 - 11:07:59

Apa yg kita harus lakukan,,untuk tau ada atau tida.. more..

2 Answer


Valentino Rumaseb 18 September 2020 - 21:07:46
Shalom, Salam sejahtera, salam kenal, saya Valent ... more..

Dosma Panjaitan 17 September 2020 - 16:23:12
Shalom bapak/ibu. Saya minta dukungan doa dari bap... more..

Rico Andhika 1 September 2020 - 22:45:30
Saya mohon bantuan doanya untuk diberikan jawaban ... more..

Edward Budi Setiawan 1 September 2020 - 12:24:55
Supaya Yesus, memberkati, mengurapi & menyertai se... more..

advertise with us


7182

advertise with us