Puji Astuti

Official Writer
777


Ibu Jane Idris adalah salah seorang Mitra CBN, yang dengan setia mendukung pelayanan CBN. Bahkan dia tetal melakukan hal itu ditengah berbagai cobaan kehidupan yang ia alami, yaitu penyakit kanker yang ia derita. Iman dan keteguhan hatinya menjadi sebuah inspirasi bagi kita untuk tetap kuat di dalam Tuhan walau badai kehidupan menerpa, berikut adalah penuturannya. 

"Kanker itu identik dengan kematian" meskipun secara jujur saya tidak takut dengan kematian karena saya percaya sesuai dengan Firman Tuhan bahwa kematian orang Kristen adalah sesuatu yang menyenangkan karena kita akan kembali kepada Bapa di Sorga dan semua pergumulan kita di dunia ini selesai. Tetapi saat di vonis menderita kanker payudara saya sangat shock karena dalam keluarga tidak pernah ada yang sakit kanker dan karena membayangkan proses pengobatan yang akan saya alami. 


Saya sudah sering mendengar pengalaman beberapa teman bahwa di “kemo” itu sama dengan dimasukkan “air api”, begitu menderita karena sulit makan, panas, mual, muntah dan keluar sariawan. “Di radiasi” itu katanya kulitnya seperti “digosok,” membayangkan hal itu saya benar-benar shock tapi saya teringat doa Tuhan Yesus di Taman Getsemani “ Tuhan kalau mungkin cawan ini lalu dariku tetapi bukan kehendakku tapi kehendakMulah yang terjadi”. 

Tiga hari setelah divonis kanker payudara, saya mendengar kabar bahwa mertua saya juga sakit jantung dan harus di rawat di rumah sakit, jadi ada beberapa pemeriksaan yang seharusnya saya jalani tidak saya lakukan seperti biopsy, papscan, dan periksa darah karena saya harus membantu merawat mertua saya.

Tetapi Tuhan kita begitu luar biasa justru saat saya menemani mertua saya di rumah sakit saya mendapat kekuatan dari Tuhan. Masa-masa itu Tuhan menguatkan saya dengan Firman dan lagu-lagu rohani. Firman Tuhan yang terus keluar dari hati saya bahwa rancangan Tuhan pasti indah, bahwa Tuhan juga tidak akan mencobai kita melebihi kekuatan   kita. 

Setelah mertua saya diijinkan pulang oleh dokter, saya kemudian melakukan semua pemeriksaan yang disarankan oleh dokter tadi, dan hasilnya memang “POSITIF” saya menderita kanker payudara. Saat mendapat informasi bahwa saya POSITIF kanker payudara, herannya saya menerimanya dengan sukacita, saya menganggap dokter seperti hanya bilang saya sakit Flu, itulah kekuatan yang luar biasa yang saya dapat. 

Tuhan kemudian menuntun saya menemukan seorang dokter yang membantu saya dalam pengobatan. Selama pengobatan saya merasakan Tuhan itu begitu luar biasa, Tuhan itu begitu baik. Dia mengirimkan teman-teman yang perduli sama saya yang datang dan mendoakan saya. 


Di masa-masa Kemo itu memang rasanya sangat menyakitkan tapi resep dari Tuhan  yang saya dapat yang membuat saya mampu melewatinya adalah “Hati  yang gembira adalah obat yang manjur tapi semangat yang patah mengeringkan tulang”. Resep Tuhan tersebut di konfirmasi oleh dokter yang mengobati saya bahwa ‘pikiran yang positif membuat obat kemo bekerja dengan baik dalam tubuh saya”. 

Setelah menjalani masa kemo saya menjalani operasi lampektomi dan radiasi. Saya bersyukur saat masa-masa kemo dengan anugerah Tuhan saya tidak pernah mengalami mual, tidak ada sariawan yang keluar, begitu juga kebotakan yang saya alami yang dulu saya takuti tidak menjadi masalah. Ternyata saat saya melihat foto bahwa saya botak, saya justru ketawa dengan kebotakan saya, tidak ada rasa takut sama sekali. 

Sebenarnya saya juga terdeteksi ada tumor yang waktu itu belum menjadi kanker, setelah saya check up ternyata tumor tersebut sudah berubah menjadi kanker stadium 1 dan dokter menyarankan untuk dioperasi, yang efeknya suara saya berubah. Tetapi saya percaya tubuh ini punya Tuhan, terserah Tuhan mau apakan, Tuhan pasti akan menyertai.

Pesan saya bagi teman-teman yang Tuhan ijinkan juga menderita kanker, yang  terpenting adalah keyakinan keselamatan, kita harus yakin bahwa kita yang sudah menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat maka Tuhan telah menyediakan tempat bagi kita di Sorga dan kita akan bebas dari segala pergumulan kita di dunia. 

Saat ini saya bergabung dalam kelompok kecil Cancer Survivor dan saya mendapatkan kesempatan untuk menguatkan beberapa teman, dan ada sukacita yang besar di hati saya waktu saya bisa menguatkan teman-teman yang menderita kanker, mengingatkan mereka tentang keselamatan, mengingatkan mereka tentang kasih Tuhan sehingga mereka bisa menjalani masa-masa sakitnya ataupun siap jika sudah saatnya.

Ketaatan pada Firman Tuhan dapat membukakan begitu banyak jalan, kasih Tuhan mampu mengubah keadaan yang buruk menjadi sebuah kebaikan. Seperti ketaatan Ibu Jane menjadi Mitra CBN pada Tuhan dengan tetap menabur dalam pelayanan ini. Kamu juga bisa menjadi berkat dengan mendukung pelayanan Jawaban. Berikan donasimu di sini.

Sumber : Jawaban.com


Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Erik Siahaan 27 May 2020 - 08:13:10

Karena Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat.".. more..

0 Answer

Margaretha Ltor 15 May 2020 - 11:07:59

Apa yg kita harus lakukan,,untuk tau ada atau tida.. more..

1 Answer

tolala 2 May 2020 - 03:25:35

Covid 19

1 Answer


IMA SAMOSIR 29 May 2020 - 14:22:54
'Terimkasih Tuhan Yesus untuk Semua yg Terjadi did... more..

Dian Parluhutan 7 May 2020 - 23:12:30
shalom Saudara-saudari yang terkasih, mohon doan... more..

anre vin 21 April 2020 - 13:19:08
Nama saya Ernawati, saya minta tolong saya jatuh d... more..

Reginald Rambing 14 April 2020 - 14:28:50
Saya minta dukungan melalui bantuan doa dari sauda... more..

Banner Mitra April Week 3


7254

Mitra Banner Maret Week 3