Claudia Jessica

Official Writer
1331


Menunjukkan kasih sayang dengan memuji pasangan atau memberikan coklat atau mungkin makanan kesukaannya mungkin sudah menjadi hal yang biasa dan banyak orang telah melakukannya.

Tetapi hari ini, kita akan menyoroti lima cara yang tidak biasa dari Alkitab untuk mengungkapkan cinta. Mereka tidak biasa karena kebenarannya, mereka sulit untuk dipraktikkan. Mari kita lihat cara yang pertama.

1.      Ketika kamu merasa tidak bahagia dengan pasanganmu, berlatihlah bersikap baik.

Tentu mudah saja bersikap baik pada pasangan ketika dia bertindak dengan baik, hormat dan riang. Namun, bagaimana jika pasanganmu berperilaku buruk? Pasti ada perasaan jengkel.

Alih-alih demikian, ingatlah Roma 2:4 yang mengajarkan kita “maksud kemurahan Allah ialah menuntun engkau kepada pertobatan?”

Tirulah Kristus dengan memperlakukan pasanganmu dengan kebaikan, sekalipun sebenarnya mereka layak menirima kemarahnmu.

2.      Pertimbangkan Kesalahanmu

Dalam Lukas 6:41-42 Yesus berkata "Mengapakah engkau melihat selumbar di dalam mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu sendiri tidak engkau ketahui? Bagaimanakah engkau dapat berkata kepada saudaramu: Saudara, biarlah aku mengeluarkan selumbar yang ada di dalam matamu, padahal balok yang di dalam matamu tidak engkau lihat? Hai orang munafik, keluarkanlah dahulu balok dari matamu, maka engkau akan melihat dengan jelas untuk mengeluarkan selumbar itu dari mata saudaramu."

Terkadang sering kali kita lebih mudah untuk melihat kesalahan orang lain sebelum dapat melihat kesalahan kita sendiri.

3.      Mengabaikan penghinaan

Dikatakan dalah Amsal 12:16 “Bodohlah yang menyatakan sakit hatinya seketika itu juga, tetapi bijak, yang mengabaikan cemooh.”

Tentu saja tidak ada yang mau dianggap bodoh bukan? Karena itu, sebaliknya kamu harus menjadi orang yang bijaksana. Bertindak dengan hati-hati dan berpikir untuk masa depan.

Jangan terlalu sensitif atau menyimpan dendam untuk setiap hal ofensif yang dikatakan pasangan jika kamu menginginkan pernikahan yang bahagia. Pasangan yang bahagia percaya yang terbaik tentang satu sama lain.

4.      Nilai kesatuan dan ketenangan

Pernikahan bukanlah tempat berlomba siapa yang baik dan yang lebih baik. Namun pernikahan adalah tempat keamanan dan istirahat di dunia yang sulit ini.

Pengkhotbah 4:6 mengatakan “Segenggam ketenangan lebih baik dari pada dua genggam jerih payah dan usaha menjaring angin.”

Alih memenangkan perselisihan, carilah persatuan dengan pasanganmu dan berdamai.

5.      Biarkan tubuhmu bahagia

Tuhan menciptakan seks dengan indah sebagai cara untuk suami dan istri bersati. Ketika kalian telah menikah, kalian tidak lagi menjadi dua naming satu.

1 Korintus 7:4 “Isteri tidak berkuasa atas tubuhnya sendiri, tetapi suaminya, demikian pula suami tidak berkuasa atas tubuhnya sendiri, tetapi isterinya.”

Kamu tidak lagi berotoritas atas tubuhmu sendiri tetapi menyerahkannya kepada pasanganmu.

Sumber : crosswalk.com


Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

sastrapin 8 September 2020 - 04:21:18

menyembah

0 Answer

Erik Siahaan 27 May 2020 - 08:13:10

Karena Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat.".. more..

3 Answer

Margaretha Ltor 15 May 2020 - 11:07:59

Apa yg kita harus lakukan,,untuk tau ada atau tida.. more..

2 Answer


Valentino Rumaseb 18 September 2020 - 21:07:46
Shalom, Salam sejahtera, salam kenal, saya Valent ... more..

Dosma Panjaitan 17 September 2020 - 16:23:12
Shalom bapak/ibu. Saya minta dukungan doa dari bap... more..

Rico Andhika 1 September 2020 - 22:45:30
Saya mohon bantuan doanya untuk diberikan jawaban ... more..

Edward Budi Setiawan 1 September 2020 - 12:24:55
Supaya Yesus, memberkati, mengurapi & menyertai se... more..

advertise with us


7182

advertise with us