Lori

Official Writer
1027


Pihak pemerintah Korea Selatan melaporkan kematian pertama akibat virus Corona. Menurut pernyataan yang disampaikan, wabah penyakit asal Tiongkok ini diketahui menyebar dengan sangat cepat di dalam sebuah gereja tradisional Shincheonji Church of Jesus di Daegu.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDCP) mengatakan wabah ini pertama kali ditularkan oleh seorang jemaat berusia 61 tahun yang menghadiri beberapa kali ibadah gereja. Dia bahkan tidak menyadari jika dirinya sudah positif terjangkit virus corona sebelumnya. Akibatnya, lebih dari 90 orang lainnya mengalami gejala penyakit yang sama dimana 28 orang diantaranya dinyatakan positif menderita virus corona.

Mendengar kabar ini, pendeta gereja setempat pun meminta ribuan jemaatnya untuk mengikuti ibadah secara online di rumah sebagai langkah pencegahan penyebaran virus corona yang semakin meluas. Gereja inipun resmi ditutup untuk sementara sejak Selasa (18/2) lalu.

Seperti diketahui, Shincheonji Church of Jesus ini dikenal sebagai gereja yang percaya dengan penyembuhan dan didirikan pada tahun 1984 oleh Lee Man-hee yang dihormati oleh jemaatnya sebagai nabi. Gereja ini sendiri memiliki total jemaat sebanyak 200.000 orang.

Peningkatan wabah virus corona belakangan ini pun semakin menambah kekuatiran semua pihak. Di Korea Selatan sendiri infeksi terus meningkat dari 50 kasus, kini menjadi 104 kasus. Penjangkitan virus corona ini di negara ini pertama kali dikonfirmasi terjadi sejak seorang pendatang wanita asal China yang beberapa waktu lalu tiba di Seoul dari Wuhan.

Presiden Korea Selatan Moon Jae-in pun memberikan peringatan darurat ekonomi sejak awal pekan ini. Dia menyampaikan dampak krisis kesehatan bisa lebih besar dan terjadi dalam waktu yang cukup lama.  Karena itu dia mendorong semua pihak untuk melakukan langkah-langkah pencegahan secepat mungkin.

Senada dengan itu, seorang dokter Rumah Sakit Guro Universitas Korea Kim Woo-joo pun menyarankan supaya warga Korea Selatan tetap waspada dengan penyebaran virus tersebut.

"Kasus yang dikonfirmasi tampaknya sudah seperti gunung es. Kita perlu langkah-langkah pencegahan yang lebih keras, karena virus itu kemungkinan akan menyebar lebih cepat. Kita sebaiknya menjauh dari acara-acara yang ramai jika itu tidak penting," kata Kim.

Sementara terkait penyebaran virus corona di berbagai negara, salah satu gereja di Singapura juga telah melakukan penangguhan terhadap pelayanan ibadah mereka sampai pada 26 Februari mendatang. Hal ini dilakukan setelah Kementerian Kesehatan Singapura mendapati penyebaran virus corona ini terjadi di gereja. Bahkan pemimpin gerejanya pun dinyatakan positif terinfeksi virus tersebut.

Sedang enam kasus lain ditemukan terjadi di The Life Church dan Missions Singapore.


Baca Juga: Pendeta China Serukan Dukungan Doa Wabah Virus Corona yang Sudah Mencapai 20.000 Kasus


Akibat dari hal ini, gereja-gereja pun memutuskan untuk mengubah layanan minggunya melalui Youtube dan radio sejak 15 Februari 2020 yang lalu.

Mari sama-sama berdoa supaya wabah virus corona ini segera berakhir. Sehingga masyarakat dunia bisa menjalani aktivitasnya seperti sedia kali.

Sumber : Nbcnews.com


Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Erik Siahaan 27 May 2020 - 08:13:10

Karena Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat.".. more..

3 Answer

Margaretha Ltor 15 May 2020 - 11:07:59

Apa yg kita harus lakukan,,untuk tau ada atau tida.. more..

2 Answer

tolala 2 May 2020 - 03:25:35

Covid 19

1 Answer


Lawrence Fabian Jerangku 19 July 2020 - 23:26:45
Saya meminta doa kalian berserta isteri saya menga... more..

Varris Sitio 15 July 2020 - 10:09:27
Saya Varris dan merupakan salah satu karyawan swas... more..

purnama 1002 2 July 2020 - 23:48:31
Tolong doakan anak perempuan saya yg terkena penya... more..

Anju Frans Siregar 15 June 2020 - 15:07:02
Shalom semuanya. Saya mohon doa untuk kesembuhan d... more..

advertise with us


7237

advertise with us