Puji Astuti

Official Writer
1626


Hingga kini sudah terjadi sekitar 60.000 kasus Coronavirus atau yang diberi nama resmi COVID-19, namun di Indonesia sendiri masih nol kasus, atau belumada kasus COVID-19 yang dilaporkan. 

Banyak pihak mempertanyakan hal ini, bahkan beberapa waktu lalu muncul tuduhan dari professor dari Universitas Harvard bahwa tidak adanya laporan kasus karena di Indonesia belum bisa melakukan pendeteksian. 

Tentu saja pemerintah Indonesia membantah hal tersebut, hal ini yang disampaikan oleh Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto pada Selasa (11/2/2020), "Itu namanya menghina itu. Wong peralatan kita dari AS. Intinya adalah apa yang sudah kita kerjakan sesuai standar ya, terstandar international semua." 

Pernyataan tersebut didukung oleh mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari, "Tuduhan itu tidak benar. Saya yakin Indonesia mampu mendeteksi virus Corona. Karena Indonesia memiliki banyak ahli yang mampu. Jadi kita gak perlu takut. Kalau dinyatakan belum ada yang karena memang belum ada temuan kasus virus Corona di Indonesia."

Perwakilan WHO di Indonesia nyatakan masih nol kasus COVID-19

Seperti yang dirilis Kompas.com pada Kamis (13/02/2020) lalu, Media Assistant WHO di Indonesia, Irma Syahriar menyatakan bahwa badan kesehatan dunia tersebut bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan dan sejumlah mitra di Indonesia telah melakukan pemantauan dan mempersiapkan system terhadap penyebaran COVID-19 ini. 

"Seperti dilaporkan oleh Departemen Kesehatan semua sampel yang dikumpulkan dan diuji telah mengembalikan hasil negative pada 12 Februari 2020," demikian ungkap Irma. 

"Laboratorium (Litbangkes) menggunakan metode yang sesuai untuk COVID-19. Mereka mengikuti prosedur operasi standar dalam menguji sampel sesuai pedoman," tambahnya. 

Metode deteksi virus corona COVID-19 yang dimaksud adalah metode PCR.

Walau hingga saat ini belum ada laporan kasus COVID-19, Irma menyarankan untuk tetap waspada dan melakukan pencegahan. 

"Apa yang dapat kita lakukan saat ini adalah secara aktif memantau situasi, menerapkan langkah-langkah yang kuat, dan belajar dari keadaan darurat kesehatan sebelumnya untuk memastikan bahwa negara tersebut dipersiapkan sebaik mungkin untuk mencegah dan mengendalikan kemungkinan wabah,” demikian saran yang ia berikan. 

Nah, bagaimana caranya untuk melindungi diri dari infeksi virus corona?

Kamu disarankan untuk menghindari mereka yang sedang sakit, terutama mereka yang sakit pernafasan akut. Selain itu pastikan untuk mencuci tangan dengan air bersih dan sabun atau cairan berbasis alcohol setelah kontak dengan orang sakit, atau mau makan dan minum.

Kalau kamu sedang sakit, seperti sakit flu, jaga jarak dengan orang lain saat batuk, atau bersin. Jangan lupa gunakan masker. 

Jaga kesehatan ya JCers, selalu berdoa dan percayalah bahwa perlindungan Tuhan pasti nyata atas hidupmu. 

Sumber : Berbagai Sumber | Jawaban.com


Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Kateryna 10 August 2020 - 18:36:52

Kalo pdt. Danny Krishna Soepangat (GBI TENDEAN Jak.. more..

0 Answer

Erik Siahaan 27 May 2020 - 08:13:10

Karena Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat.".. more..

3 Answer

Margaretha Ltor 15 May 2020 - 11:07:59

Apa yg kita harus lakukan,,untuk tau ada atau tida.. more..

2 Answer


Lawrence Fabian Jerangku 19 July 2020 - 23:26:45
Saya meminta doa kalian berserta isteri saya menga... more..

Varris Sitio 15 July 2020 - 10:09:27
Saya Varris dan merupakan salah satu karyawan swas... more..

purnama 1002 2 July 2020 - 23:48:31
Tolong doakan anak perempuan saya yg terkena penya... more..

Anju Frans Siregar 15 June 2020 - 15:07:02
Shalom semuanya. Saya mohon doa untuk kesembuhan d... more..

advertise with us


7233

Kanan Agustus