Pendeta Amerika Ini Sebut Virus Corona Hukuman Tuhan

Pendeta Amerika Ini Sebut Virus Corona Hukuman Tuhan

Lori Official Writer
2685

Pendeta sekaligus penyiar tayangan End Times asal Amerika Serikat Rick Wiles menyampaikan kalau virus corona yang mewabah di Wuhan, Tiongkok sebagai hukuman Tuhan.

Wiles menyebut kalau melalui virus ini, Tuhan mau mengukum anak-anak muda, transgender dan sampah-sampah yang muncul di layar TV.

“Virus corona adalah hukuman Tuhan kepada anak-anak muda, transgender dan sampah yang muncul di layar TV,’ kata Wiles dalam channel Youtube TruNews.

Wiles menyampaikan supaya orang-orang tidak jatuh dalam kegilaan dan teori-teori menakutkan tentang pandemic global yang akan membunuh ratusan juta orang.

Sebaliknya, dia percaya kalau virus corona muncul akibat rezim komunis yang tidak manusiawi dan penganiayaan terhadap orang-orang Kristen yang terjadi di China. Dan tidak terkecuali kepada negara-negara lain, khususnya Amerika.

“Tuhan akan menyucikan planet ini dari banyak dosa. Lihatlah Amerika Serikat, lihatlah pemberontakan rohani di negara ini: kebencian terhadap Tuhan, kebencian terhadap Alkitab, kebencian akan kebenaran. Lihatlah pemerkosaan, amoralitas seksual, dan sampah yang ditayangkan di film dan TV. Malaikat maut, mungkin sekarang bergerak di planet ini. Inilah saatnya membangun hubungan dengan Tuhan,” ucapnya.

Dia pun mengajak semua orang yang menentang Tuhan, mengejek dan menyerang hamba-hamba-Nya untuk bertobat jika tidak ingin diserang oleh malaikat maut.


Baca Juga:

Sedih! Pendeta Ini Meninggal Dunia Saat Lagi Berkhotbah

Duh! 3 Pemimpin Gereja Filipina Terlibat Imigrasi Ilegal & Penggalangan Dana Palsu


Seperti dilaporkan oleh komite penanganan kesehatan China bahwa sampai 29 Januari 2020, virus corona sudah membunuh sebanyak 132 orang di negara itu. Sementara jumlah total yang terjangkit virus ini sudah mencapai 9239 orang.

Sebagian besar kematian akibat virus ini terjadi di provinsi Hubei, Wuhan. Virus ini sendiri sudah menyebar ke negara-negara lain seperti Thailand, Taiwan, Hong Kong, Jepang, Korea, Eropa, Amerika Serikat dan Australia.

Sampai hari ini, virus corona memang sudah diumumkan sebagai wabah global dimana penyebarannya sudah mendunia. Belum diketahui pasti awal penyebarannya dan juga obat penawarnya. Karena itu, mari berdoa supaya segala sesuatu yang terjadi saat ini semuanya seturut dengan kehendak Tuhan untuk mendatangkan kebaikan kepada setiap bangsa, suku dan kaum bahasa di dunia.

Sumber : Thetimeshub.in |Rightwingwatch.org

Ikuti Kami