Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Lori Mora

Official Writer
1178


Seorang pendeta HKBP Resort Dolok Marlawan, Kecamatan Jorlang Hataran, Kabupaten Simalungun dituduh melakukan tindakan pelecehan seksual terhadap salah seorang jemaatnya. Menurut korban, pendeta melakukan perbuatannya di lingkungan gereja pada Sabtu, 18 Januari 2020 lalu.

Sayangnya, laporan korban masih belum mendapatkan dukungan bukti dari pihak gereja. Pelayan HKBP Dolok Marlawan Edi Suyanto Tampubolon sendiri membantah semua tudingan korban, yang merupakan salah satu jemaat gereja. Pasalnya, di hari kejadian sedang diadakan gotong royong yang dihadiri oleh banyak orang. Apalagi kejadian yang dilaporkan korban terjadi pukul 9.00 WIB, bertepatan ketika dia dan pelayan gereja yang lain sedang membersihkan ruang gereja.

“Pendeta bersama dengan parhalado sedang membongkar gabah-gabah (aksesoris natal) dalam gereja pada jam yang disebutkan. Saya sudah baca laporan dia (korban),” kata Edi.

Terkait pembelaan pelayan gereja setempat terhadap sang pendeta, seorang pendeta fungsional yang ditugaskan di HKBP Rawamangun, DKI Jakarta bernama Bernard TP Siagian mengancam untuk mundur dari jabatannya. Dia menilai pimpinan HKBP tidak mengambil langkah tegas terkait tindakan pelecehan seksual yang dilakukan oleh pendeta pendeta HKBP Resort Dolok Marlawan.

Dia menyampaikan, jika pimpinan HKBP tidak melakukan pengusutan dan tidak menegakkan nilai-nilai kekristenan, dikuatirkan akan banyak pendeta HKBP yang mundur dari jabatannya dan terjadi perpecahan di badan gereja.

“Jika persoalan ini tidak diambil sikap tegas, jika perilaku pendeta sudah dengan entengnya melakukan persundalan dan tidak ditindak tegas, lalu untuk apalagi saya jadi pendeta?” terang Pendeta Bernard.

Jika kasus ini tidak diusut tuntas, maka dirinya memilih untuk mundur dari jabatannya.

“Namun yang bersangkutan tidak ditegur, tidak merasa merusak tohonan kependetaan, buat apalagi kami menjadi pendeta? Saya rela melepaskan toga kependetaan saya, dan mundur dari pendeta HKBP, apabila itu tidak ditindak tegas,” katanya.

Terkait pengunduran dirinya, Pendeta Bernard sudah membuat pernyataan resmi melalui surat kepada Ephorus HKBP Pdt Darwin Lumbantobing. Dia juga mengirim surat ke Praeses HKBP Distrik VIII DKI Jakarta, Pdt Midian Sirait dan pengurus dan jemaat HKBP Rawamangun.


Baca Juga: Rayakan HUT ke 158 Tahun, Begini Perjalanan Panjang Gereja Terbesar di Sumatera Utara Ini


Kasus dugaan pelecehan seksual ini sendiri masih dalam proses penyelidikan yang melibatkan banyak pihak. Namun, kita berharap persoalan semacam ini bisa diselesaikan sesuai dengan aturan gereja jika tindakan ini benar adanya. Namun, jika koraban ternyata hanya memberikan laporan palsu terkait tindakan pendeta gereja juga diharapkan bisa mengambil langkah yang tepat untuk menyelesaikannya.

Sumber : Berbagai Sumber | Jawaban.com


Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

pengiran lang 21 February 2020 - 19:48:28

Menjaga untuk tetap hidup kudus

0 Answer

Itin N 21 February 2020 - 02:41:08

Cara berhenti dari kecanduan judi

0 Answer

Tommy Suherman 17 February 2020 - 08:40:37

Siapa menegur orang akan kemudian lebih disayangi .. more..

0 Answer


Erwin Elwuar 14 February 2020 - 02:41:47
Shaloom.... Sahabat Jawaban.com bersama semua saha... more..

sutan samosir 5 February 2020 - 05:41:05
Mohon bantuan dukungan doanya untuk saya hari seni... more..

Robs Teng 26 January 2020 - 21:15:09
Terima kasih Tuhan Yesus atas segala penyertaanMu ... more..

[email protected] 22 January 2020 - 18:35:12
Saya sedang ada masalah financial, mohon bantu did... more..

Banner Mitra Februari 2020 (2)


7264

Banner Mitra Februari 2020 (2)