Nyaris Tertimpa Longsor, Siswa SMP Terpaksa Belajar di Gereja. Kasihan!

Nyaris Tertimpa Longsor, Siswa SMP Terpaksa Belajar di Gereja. Kasihan!

Naomii Simbolon Official Writer
986

Nyaris tertimpa bongkahan batu, siswa SMP di Kabupaten Toba Samosir di menumpang belajar di Gereja setempat.

Rabu (15/01/2020), longsor yang semakin parah di Desa Meat, Kecamatan Tampahan, Kabupaten Toba Samosir, membuat siswa-siswi SD Negeri 173531 Desa Meat terancam tidak bisa bersekolah dan belajar.

Namun akhirnya, mereka terpaksa menumpang di sebuah gedung Gereja HKBP.

James Marpaung, salah satu guru SD tersebut mengaku terpaksa meninggalkan gedung lantaran kuatir tembok perlahan roboh di terjang longsor bongkahan batu dan membahayakan keselamatan anak-anak didiknya.

Selain itu, dia juga mengatakan bahwa longsor tersebut sudah terjadi sejak 26 Desember 2019 lalu.

"Ini longsornya pada 26 Desember 2019 lalu, untungnya ketika itu sudah libur," jelas Marpaung dikutip dari tribunmedan.

Kondisi tersebut sebenarnya sudah dilaporkan kepada Dinas Pendidikan Kabupayen Toba Samosir dan juga Badan Penanggulanan Bencana Daerah (BPDB) TOBASA, tampai sampai hari ini para guru dan siswa masih harus menunggu respon dari dinas terkait.

 BACA JUGA : Entah Hobi Atau Butuh, Pria Ini Rela Belajar Menjadi Pencuri Spesialis Gereja Lho!

"Pihak Pemkab sudah datang meninjau, tapi belum ditangani. Kepala Desa juga sudah menyurati Pemkab," sebutnya.

James pun mengaku dan kuatir bahwa kondisi di sekolah akan semakin parah jika datang hujan yang lebat.

"Kamua hujan semakin parah. Kita berharap ini segera di selesaikan," ujarnya.

Sampai saat ini, Pemerintah Daerah dan pihak Gereja HKBP masih bekerja sama menyediakan ruang belajar untuk para murid.

Saat ini, kelas 1 dan 2 melakukan pembelajaran di gereja, sementara kelas 6, belajar di perpustakaan dan kelas4 dipindahkan ke ruang guru.

Sumber : berbagai sumber

Ikuti Kami