9 Hal yang Harus Kamu Perhatikan Sebelum Menikah (Part 1)

9 Hal yang Harus Kamu Perhatikan Sebelum Menikah (Part 1)

Claudia Jessica Official Writer
1421

Keputusan untuk melepas masa lajang bukanlah keputusan yang bisa kamu ambil sembarangan. Karena pernikahan merupakan sebuah momen sakral dimana seorang laki-laki dan seorang perempuan berkomitmen untuk menjalani kehidupannya bersama-sama selamanya.

Allah juga memberikan mandat pada manusia untuk beranak cucu dan penuhilah bumi serta menaklukan dan berkuasa atas ciptaan Allah (Kejadian 1:28).

Allah menciptakan laki-laki dan perempuan menurut gambaranNya dan Allah memberkati mereka. Alkitab menyatakan dengan jelas bahwa suami adalah kepala bagi istri (Efesus 5:22-31) dan istri sebagai penolong bagi suami (Kejadian 2:18).

Untuk mewujudkan pernikahan sesuai visi Allah, manusia juga perlu menjaga hubungan pernikahannya karena Allah tidak menghendaki perceraian.

Kemudian, masih ada banyak aspek lain yang harus kamu perhatikan sebelum memutuskan untuk melanjutkan hubunganmu ke jenjang pernikahan.

1.  Pernikahan Dilakukan Oleh Seorang Pria dan Seorang Wanita

Pernikahan yang alkitabiah adalah pernikahan yang dilakukan antara seorang pria biologis dan seorang wanita biologis. Alkitab telah menjelaskannya dalam Kejadian 1:27-28 kemudian memerintahkan mereka untuk beranak cucu dan bertambah banyak memenuhi bumi.

Dalam kejadian 2 juga dijelaskan bahwa manusia dibentuk dari debu tanah. Kemudian Tuhan mengambil rusuknya dan menjadikannya sebagai seorang perempuan.

2.  Pernikahan melibatkan kesatuan seksual.

Pernikahan juga disebut-sebut sebagai kesatuan daging. Dalam 1 Korintus 6:16 dan Kejadian 1:28 dijelaskan juga bahwa dalam penikahan terdapat hubungan seks. Hal ini hanya dapat dilakukan diantara laki-laki dan perempuan secara biologis. Ini juga dijelaskan dalam 1 Korintus 7:2-4.

3.  Pernikahan adalah suatu persahabatan.0

Pernikahan adalah suatu kesatuan sosial dan spiritual, juga kesatuan seksual. Pernikahan yang dibangun atas dasar persahabatan, dimana suami-istri saling mengasihi dan mencintai akan jauh lebih kuat dibanding dengan yang dibangun karena hubungan seksual semata.

4.  Pernikahan melibatkan satu perjanjian dihadapan Tuhan

Pernikahan juga tercipta berdasarkan komitmen dari janji-janji yang timbal balik. Termasuk juga konsep meninggalkan orangtua dan bersatu dengan istrinya. Hal ini diungkapkan dalam Maleakhi 2:14 dan Amsal 2:17.

5. Pernikahan adalah Pemutusan atau Pelepasan dengan pihak orangtua

Kejadian 2:24 menyebutkan bahwa seorang laki-laki akan meninggalka ayah dan ibunya dan bersatu dengan istrinya sehingga mereka menjadi satu daging.

Selain itu masih ada juga empat point lainnya yang akan kita bahas di artikel selanjutnya ya.

Sumber : berbagai sumber
Halaman :
1

Ikuti Kami