Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Inta

Official Writer
327


Siapa sih yang suka bilang kalau jadi pemimpin itu mudah? Kita sih lihatnya mereka bisa dengan mudah nyuruh-nyuruh bawahannya. Namun, ternyata menjadi pemimpin itu nggak mudah sama sekali, lho.

Kalau bisa dibilang, perusahaan besar sekelas Yahoo, Nokia, atau Blackberry itu tumbang karena pemimpinnya tidak bisa membaca pasar dan produk di masa depan. Iya, seorang pemimpin merupakan seseorang yang punya tanggung jawab besar untuk menentukan orang-orang yang dipimpin olehnya.

Sementara ada organisasi yang tumbang karena pemimpinnya, kita juga harus melihat kalau ada banyak juga perusahaan yang melejit karena punya seorang pemimpin yang mau terus belajar dan bisa dijadikan sebagai seorang panutan.

Bersama dengan Paulus Winarto, kita akan membahas mengenai tiga rahasia sukses seorang pemimpin.

Kejatuhan yang bisa dialami oleh seorang pemimpin

1. Kejatuhan moral atau karakter yang ditandai dengan kejatuhan moral atau integritas.

2. Tidak mampu berkomunikasi dengan baik. Misalnya, ketika pemimpin itu tidak mampu bertutur kata dengan baik. Amsal berkata, "Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya." (Amsal 18:21)

3. Tidak lagi mengembangkan tim dan beradaptasi terhadap perubahan. Hal ini membuat organisasinya mandek, tidak berinovasi, sehingga tidak mampu untuk terus bertumbuh. Inilah sebabnya ada yang mengatakan kalau telinga pemimpin itu harus senantiasa terbuka. Karena telinga yang tertutup sama dengan pikiran yang tertutup.

Menjadi pemimpin bukanlah tentang pirbadi, individual, atau personal. Kita punya contoh dalam Alkitab, sehingga dari kisahnya, kita bisa belajar untuk tidak mengalami kejatuhan ketika menjadi pemimpin.

Menjadi pemimpin itu harus selalu mawas diri. Ia harus bisa mengevaluasi apa yang dilakukannya dan apa yang dikatakannya. Hal yang tidak kalah penting lainnya adalah dia harus punya orang-orang di sekitarnya yang betul-betul mengasihi dia, dan mampu memberikan masukan-masukan positif kepada dia.

Komunikasi yang baik bisa dilakukan ketika pemimpin mau terus belajar dan bisa mengendalikan emosinya.

Contoh dalam Alkitab mengenai pemimpin yang jatuh, tetapi mau memperbaiki dirinya adalah Daud. Ketika ia mengalami kejatuhan moral, dia mengakui hal itu.

Daud mengaku kalau dirinya sudah berdosa. Kesalahannya tersebut ia terima, sehingga ketika konsekuensi itu datang, bahwa anaknya meninggal, dia pun tahu kalau itu adalah harga yang harus ia bayar. Tuhan menerima dia.

Cara untuk bangkit kembali: mengakui

Sama seperti Daud, ketika kita jauh, maka hal pertama yang perlu kita lakukan adalah menerima kalau kita sudah mengalami kejatuhan. Selanjutnya, kita harus punya keinginan untuk belajar dan memperbaiki kesalahan tersebut. 

Sehingga pengalaman tersebut, akan menjadi guru yang terbaik. Daud mengakui kalau ia telah jatuh ke dalam dosa perzinahan, pengakuan tersebut menjadi awal dari pemulihannya.

Buat video lengkapnya, yuk klik gambar yang ada di atas.. masih ada contoh tokoh yang lain, lho.. 

Sumber : JC CHANNEL


Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Hendriawan Purnama 21 January 2020 - 22:30:41

Sodom

0 Answer

shierly halim 21 January 2020 - 10:16:15

contact us

0 Answer

Enda Napitupulu 19 January 2020 - 12:18:53

Bolehkan kita bekerja di lembaga syariah?

1 Answer


[email protected] 22 January 2020 - 18:35:12
Saya sedang ada masalah financial, mohon bantu did... more..

Ika Wiji 20 January 2020 - 17:14:09
Mohon bntuan doa dan dukungannya. Saat ini saya se... more..

King Wardi 16 January 2020 - 20:07:08
Saya mohon didoakan, agar saya mendapatkan pekerja... more..

Dianawaty 16 January 2020 - 15:05:05
apa yg harus ak lakukan hununganku dengan kakak yg... more..

Banner mitra januari 4


7264

Banner solusi talks