Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Lori Mora

Official Writer
681


Pada 24 Desember tahun 1818, sekitar 201 tahun yang lalu, lagu dalam bahasa Jerman

Stille Nacht (Silent Night) ini dinyanyikan untuk pertama kalinya. Hari ini, lagu Natal ini sudah diterjemahkan ke dalam sekitar 300 bahasa.

Di Mariapfarr, Austria, pada tahun 1816, seorang pendeta Austria bernama Joseph Mohr menulis lirik lagu yang berjudul Stille Nacht. Dua tahun kemudian, sekolah guru dan organ gereja Franz Gruber mengubah musiknya dan menampilkannya untuk pertama kali dengan gitar di misa malam Natal di Gereja St. Nicholas di Oberndorf, Austria.

Tentang Penulis Lagu

Joseph Mohr lahir di Salzburg pada 11 Desember 1792 dari pasangan Anna Shoiber dan Franz Mohr. Saat itu status kehamilan Anna adalah diluar nikah, sehingga masyarakat setempat tidak bisa menerima Joseph laiknya anak-anak yang lahir dari pernikahan yang sah secara sosial.

Hal inipun membuatnya seolah seperti anak yang tak dianggap. Terlebih, ayahnya pergi saat ibunya sedang hamil.

Anna dan Joseph pun hidup di bawah garis kemiskinan. Sebagai anak yang dididik dilingkungan gereja, Joseph akhirnya mendapatkan perhatian besar dari seorang ahli paduan suara gereja bernama Johann Nepomuk Hiernle. Dia memperhatikan bakat musik di dalam Joseph dan memberinya kesempatan untuk belajar organ, gitar dan biola.

Kesempatan inilah yang membawa Joseph akhirnya memutuskan untuk mendalami hidup untuk melayani Tuhan. Pada tahun 1815, tepat di usia 23 tahun dia ditahbiskan oleh gereja sebagai imam.

Tempat pertamanya melayani adalah di desa Mariapfarr, di kampung kakeknya. Di sanalah Joseph menulis lirik Silent Night atau Stille Nacht pada tahun 1816.

Masalah kesehatan yang ditimbulkan oleh iklim yang keras di Mariapfarr memaksa Mohr untuk kembali ke Salzburg pada tahun 1817.

Setelah kesehatan pulih, dia pindah ke Oberndorf, berteman dengan seorang organis gereja, Franz Xaver Gruber, yang lima tahun lebih tua dari Mohr. Gruber adalah seorang guru sekolah di kota Arnsdorf. Dialah yang mengubah musik untuk lagu Silent Night.

Penampilan Pertama Silent Night

Stille Nacht dinyanyikan oleh Mohr dan Gruber dan dibawakan oleh Gruber pada gitar tak lama setelah tengah malam di pagi hari tanggal 25 Desember 1818 di Gereja St. Nicholas di Oberndorf, Austria.

Lagu ini dinyanyikan di ruang gereja di depan tempat kelahirannya. Setelah penampilan itu, keduanya tetap berteman selama bertahun-tahun.

Silent Night Jadi Populer

Lagu ini menjadi perhatian banyak orang setelah seorang ahli yang memperbaiki organ bernama Karl Mauracher memperbaiki organ Gereja St. Nicholas yang rusak. Setelah itu dia mendengar lagu itu dimainkan, lalu dia membawa organ itu ke rumahnya di Ziller dekat Tyrol, Austria. Di sanalah Mauracher menyanyikan lagu Silent Nigth untuk keluarga penyanyi Strassers.

Salah satu saudari Strasser pun memasukkan lagu Silent Night ke dalam repertoar mereka.

Dari sanalah lagu Natal ini jadi bagian dari tradisi Natal di Jerman. Hebatnya, Stille Nacht jadi lagu Natal favorit raja Prusia Friedrich Wilhelm IV.

Meskipun hidup Joseph Mohr dipenuhi dengan kesuraman, seperti gak punya ayah dan hidup miskin, tapi hubungannya dengan Tuhan membuatnya dipakai Tuhan untuk menulis kata-kata yang sampai saat ini didengarkan oleh seluruh dunia.

Sementara lagu versi Jermannya menjadi populer, lagu ini akhirnya dikenal luas di Amerika dengan menerjemahkannya ke dalam bahasa Inggris.

Stille Nacht pertama kalinya ditampilkan di Monumen Alexander Hamilton, Central Park, Mahattan, Amerika Serikat. Lagu ini dibawakan oleh penyanyi dari keluarga Rainer pada tahun 1839. Lalu diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris oleh John Freeman Young pada tahun 1863.

Berikut lirik selengkapnya :

Silent night, holy night!

All is calm, all is bright

Round yon virgin mother and Child.

Holy Infant, so tender and mild,

Sleep in heavenly peace,

Sleep in heavenly peace.

 

Silent night, holy night!

Shepherds quake at the sight;

Glories stream from heaven afar,

Heav’nly hosts sing Alleluia!

hrist the Savior is born,

Christ the Savior is born!

 

Silent night, holy night!

Son of God, love’s pure light

Radiant beams from Thy holy face

With the dawn of redeeming grace,

Jesus, Lord, at Thy birth,

Jesus, Lord, at Thy birth.

 

Silent night, holy night!

Wondrous star, lend thy light;

With the angels let us sing,

Alleluia to our King;

Christ the Savior is born,

Christ the Savior is born!

Nah kalau dalam bahasa Indonesia, lagu ini diterjemahkan dengan judul ‘Malam Kudus’. Lirik dan melodi lagu ini memang berhasil membius pendengarnya dan mengalami malam Natal yang tenang, penuh damai dan teduh.

Sumber : Jawaban.com


Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

16. Rayhan Gardner 28 January 2020 - 10:09:46

Tokoh dalam buah roh

0 Answer

Alexander Edwardson 27 January 2020 - 08:33:26

Paus fransiskus kecam upah

0 Answer

wong jowo 26 January 2020 - 22:23:30

Peminjam tidak boleh...kepada orang lain

0 Answer


Robs Teng 26 January 2020 - 21:15:09
Terima kasih Tuhan Yesus atas segala penyertaanMu ... more..

[email protected] 22 January 2020 - 18:35:12
Saya sedang ada masalah financial, mohon bantu did... more..

Ika Wiji 20 January 2020 - 17:14:09
Mohon bntuan doa dan dukungannya. Saat ini saya se... more..

King Wardi 16 January 2020 - 20:07:08
Saya mohon didoakan, agar saya mendapatkan pekerja... more..

advertise with us


7268

Banner solusi talks