Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Lori Mora

Official Writer
659


Kita mungkin sudah sering mendengar kata kecerdasan buatan (AI). Kita mulai membayangkan kalau itu adalah semacam robot yang menggantikan pekerjaan manusia. Dan kita mulai merasa tersingkirkan dengan benda yang digerakkan oleh komputer ini.

Untungnya, ada begitu banyak ahli yang mencoba memanfaatkan kecerdasan buatan untuk membantu dunia medis untuk menawarkan sistem pengobatan kesehatan yang baru kepada masyarakat.

Manfaatnya yang besar menjadi salah satu peluang besar bagi dunia kesehatan di tahun 2020. Meskipun masih jadi prediksi, tapi kemungkinan ini akan terjadi mengingat pesatnya perkembangan teknologi.

Bagaimana cara kerjanya?

Menurut David B. Agus, MD, seorang profesor kedokteran dan teknik di Fakultas Kedokteran Universitas California Selatan dan Fakultas Teknik Viterbi, kecerdasan buatan ini akan digunakan untuk membantu dokter dan rumah sakit mengakses data pasien yang perlu mendapatkan pertolongan kesehatan. Dokter akan memakainya untuk menentukan metode pengobatan pasien dan hasilnya.

Karena itulah pasien akan diminta untuk memberikan semua data pribadinya, termasuk riwayat penyakit sebelumnya. Setelah itu, pihak medis akan memasang teknologi ini baik di bagian tubuh ataupun melalui asisten digital di dalam rumah dan di dalam ponsel pintar. Hal ini dilakukan untuk mempermudah pasien mengetahui kondisi kesehatannya setiap saat.

Manfaat kecerdasan buatan bagi kesehatan

Salah satu manfaat dari teknologi buatan ini adalah menentukan metode pengobatan dan hasil yang dialami pasien.

Beberapa manfaat lain dari kecerdasan buatan ini diantaranya:

1. Memantau kondisi kesehatan secara teratur

Kecerdasan buatan akan dipakai untuk memantau kondisi kesehatan secara taratur seperti detak jantung, tekanan darah, suhu dan kadar glukosa darah. Selain itu, kecerdasan buatan juga dipakai untuk mengukur tingkat paparan patogen dan racun dalam tubuh, pola tidur dan aktivitas fisik.

2. Meringankan tugas dokter dan menghemat waktu pasien

Kecerdasan buatan bisa jadi alternatif dalam penghematan waktu baik bagi dokter maupun pasien. Contohnya, pasien yang tinggal di pedesaan tak perlu mengunjungi rumah sakit yang jaraknya cukup jauh. Pasien hanya perlu menggunakan teknologi medis ini untuk membantunya mengecek kesehatan.

Hal serupa juga berguna bagi dokter, dimana alat ini bisa membantu dokter dalam membuat catatan klinis dan membantu tim ahli medis untuk mencari solusi untuk satu kasus penyakit.

Teknologi komputer bisa digunakan untuk membantu ahli radiologi mendeteksi tumor atau membantu ahli kulit mengidentifikasi kondisi kulit. Teknologi ini juga bisa diterapkan dalam pemeriksaan rutin seperti pemeriksaan mata.

3. Membantu pasien memutuskan perawatan yang tepat

Kecerdasan buatan juga memberikan manfaat yang siginifikan untuk menganalisis sejumlah besar data dan membuat keputusan perawatan yang tepat kepada pasien.

Teknologi ini akan bekerja untuk mendiagnosa penyakit tertentu berdasarkan gejala pasien. Dengan cara ini, para ahli medis akan menyarankan perawatan yang tepat atau obat-obatan yang sesuai dengan kebutuhan pasien.

4. Memprediksi penyakit di masa depan

Algoritma kecerdasan buatan bisa membantu memprediksi kemungkinan penyakit di masa depan. Mereka juga bisa memberikan prediksi risiko seorang pasien terkait penyakit tertentu, baik melalui gaya hidup saat ini dan sebelum gejala penyakit muncul.

Setelah melihat hasil ini, dokter akan menyarankan pasien untuk mengubah gaya hidup tertentu dan melakukan perawatan pencegahan penyakit.

Seperti informasi yang muncul, ada banyak perusahaan perangkat lunak yang sedang mengembangkan aplikasi bertenaga kecerdasan buatan untuk memprediksi kondisi kesehatan pengguna di masa depan. Tanpa teknologi ini, gereja-gejala itu bisa tidak dirasakan dan mengakibatkan dampak yang fatal di kemudian hari.

Kecerdasan buatan ini sendiri bisa digunakan dalam berbagai bentuk, diantaranya:

  • Refleksi robot yang bisa mengidentifikasi tanda-tanda emosi pada anak yang menderita autisme. Teknologi ini sendiri sudah dipakai oleh 27 negara bagian di Amerika Serikat.
  • Alat pemeriksa mata  yang memungkinan pasien untuk menggerakkan pikiran mereka melalui decoding komputer, menggunakan email, membaca buku, dan sebagainya.
  • Alat pendeteksi detak jantung juga telah banyak dibuat dengan teknologi kecerdasan buatan. Penelitian dari Stanford University menemukan kalau perangkat lunak berteknologi AI bisa menunjukkan hasil yang lebih akurat soal kondisi kesehatan jantung dan saraf.
  • Alat pemindai beresonansi magnetic (MRI) dan peminda komputer (CT) juga bisa digunakan untuk melakukan pemeriksaan radiologi pada pasien.

Dan peluang penggunaan kecerdasan buatan ini dalam dunia medis tak lagi bisa terbendung. Semakin ke depan, teknologi ini akan memudahkan manusia untuk memprediksi kesehatannya.

Ini adalah informasi yang penting untuk kita ketahui. Karena teknologi terus berkembang dan kita mau gak mau harus menguasai teknologi dan mampu memilah teknologi mana yang perlu kita gunakan dan mana yang tidak. 

Sumber : Jawaban.com


Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Willy Caniago 28 February 2020 - 15:08:56

Contoh kasih philia

0 Answer

Buyung Mahyuddin 27 February 2020 - 23:32:48

What did Astuti mother buy

0 Answer

Yance Salinggi 27 February 2020 - 12:26:16

Hubungan

0 Answer


adiek sheptina 25 February 2020 - 10:15:45
Saudara, mohon bantuan doa utk saya yang mencari p... more..

Erwin Elwuar 14 February 2020 - 02:41:47
Shaloom.... Sahabat Jawaban.com bersama semua saha... more..

sutan samosir 5 February 2020 - 05:41:05
Mohon bantuan dukungan doanya untuk saya hari seni... more..

Robs Teng 26 January 2020 - 21:15:09
Terima kasih Tuhan Yesus atas segala penyertaanMu ... more..

Banner Mitra Februari 2020 (3)


7267

Banner Mitra Februari 2020 (3)