Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Inta

Official Writer
274


Ada kurang lebih 7 juta orang tua tunggal di Indonesia karena perceraian, pasangan hidup meninggal, atau memang menjadi pilihan sebagai orang tua tunggal. Mengurus anak itu nggak mudah. Apalagi ketika kita harus mengurusi anak-anak tanpa bantuan dari pasangan.

Khawatir yang paling sering dialami oleh orang tua tunggal, baik itu ibu tunggal atau ayah tunggal, merupakan soal keuangan. Kondisi finansial, boleh dikatakan, bisa menentukan masa depan yang akan didapat oleh keluarga nantinya.

 Kita takut kalau uang yang dimiliki tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan harian. Kalau pun kita harus bekerja dengan waktu lebih, kita jadi khawatir kalau-kala nantinya anak nggak dapat perhatian cukup.Pendapatan sendiri jelas berbeda saat kita masih bersama dengan pasangan.   

Pertimbangan keuangan saat menjadi orang tua tunggal dibagi menjadi dua, yaitu mengenai banyaknya uang yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan berapa uang yang diperlukan untuk membayar biaya membesarkan anak sampai akhirnya anak menjadi mandiri.

Kita sama-sama tahu kalau mencari uang itu tidak mudah. Untuk itu, yuk mulai melek finansial agar keuangan kita yang merupakan orang tua tunggal ini jadi lebih baik.

1.  Pekerjaan utama

Supaya kondisi keuangan kita stabil, maka kita perlu pemasukan utama. Sumbernya bisa beragam: bisa dari pekerjaan utama, jualan, investasi, atau sumber lainnya. Kita perlu tahu kalau saat bekerja, besaran kenaikan gaji terkadang tidak sesuai dengan kenaikan kebutuhan hidup, inflasi, dan lain sebagainya.

Ketika kita menyadari kebutuhan sekolah dan keseharian itu banyak, maka kita harus mulai memikirkan soal pemasukan lainnya. Memang nggak mudah, tetapi kita tahu kalau di luar sana, ada banyak banget peluang yang bisa kita jelajahi.

2.  Memulai untuk berwirausaha

Sebagai orang tua tunggal, kita tahu kalau bekerja kantoran berarti kita menukar lamanya waktu di kantor dengan waktu bersama dengan keluarga. Namun, pilihan untuk menjadi seorang wirausaha bisa dilakukan sebab kita bisa melakukannya dengan waktu yang lebih fleksibel.

Meski pun kerja kerasnya juga harus ekstra, wirausaha memungkinkan kita bisa kerja di rumah tanpa harus meninggalkan anak-anak. Kalau pun kita nggak bisa menerima risikonya, setidaknya, berwirausaha atau mengusahakan sesuatu di luar pekerjaan tetap bisa menjadi pilihan. Dengan begitu, kita bisa mendapatkan sumber pemasukan lainnya.

3.  Tabungan dan dana darurat

Tabungan atau dana darurat tidak hanya diperuntukkan buat orang-orang yang masih sendiri saja. Justru, karena kita merupakan tulang punggung, dana darurat itu harus dilakukan. Kita nggak pernah tahu apa yang akan terjadi di masa yang akan datang, bukan?

Perhitungan dana darurat itu bisa beragam, tetapi dana darurat bisa dimulai sedikit-sedikit, kok. Kita bisa pakai cara menabung sampai terkumpul sekitar 3 atau 6 kali gaji bulanan kita.

4.  Investasi

Seorang teman saya merekomendasikan investasi untuk pengganti asuransi pendidikan. Menurutnya, investasi di reksa dana bisa lebih menguntungkan dibandingkan dengan asuransi pendidikan. Biaya sekolah kian naik setiap tahunnya.

Belum lagi, kita nggak cuma menghitung uang pangkal, tetapi juga ada biaya lain-lainnya. Contoh biaya lain-lainnya adalah ongkos harian, uang makan, uang tugas, uang buku, dan lain sebagainya.

Untuk bisa menghitung dana pendidikan ini, coba mulai hitung dengan perkiraan inflasi biaya pendidikan sekitar 10% per tahunnya. Investasi yang baik itu tidak selalu soal jumlahnya yang banyak, tetapi juga kapan kita akan memulai investasi.

5.  Asuransi kesehatan

Sehat itu mahal, begitu kata orang yang saat ini sedang berbaring di rumah sakit. Biaya sekali operasi bisa sampai ratusan juta. Di luar negeri sana, orang bisa menghabiskan sekitar 10-30% pemasukannya untuk dialirkan ke pos asuransi kesehatan ini.

Kalau kita belum bisa pakai asuransi swasta, cobalah dahulu asuransi yang ditawarkan oleh negara. BPJS jauh lebih murah dibandingkan dengan asuransi swasta. Kalau kita nggak mau sampai bangkrut karena sakit, yuk mulai melek soal asuransi kesehatan ini.

Mengurus anak sekaligus bekerja, buat sebagian orang, merupakan hal yang sangat mustahil buat dilakukan. Namun, kita semua, sebagai seorang orang tua tunggal, yakin kalau Tuhan akan memampukan kita untuk mendidik sekaligus memenuhi kebutuhan harian buat keluarga.

Apakah kamu memiliki pergumulan dengan kehidupan rumah tanggamu atau masalah hidup lainnya dan rindu pertolongan Tuhan, yuk hubungi Sahabat24 sekarang juga di SMS/WA 081703005566 atau telp di 1-500-224 dan 0811 9914 240 bisa juga email ke [email protected] atau lewat  Live Chat dengan KLIK DISINI.

https://goo.gl/zUmKAM

 

Sumber : berbagai sumber

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Angelika Yenny 20 November 2019 - 20:45:53

Bagaimana kita memperkenalka n adanya aneka pelaya.. more..

0 Answer

Nur Isra 20 November 2019 - 02:46:08

Laporan arus kas Nesreen Co

0 Answer

Inovi Isdiyantoro 18 November 2019 - 21:01:35

Di phk

0 Answer


surya 10 November 2019 - 18:37:53
Hi teman teman JC, nama saya surya, saya mengalami... more..

marisca benedicta 9 November 2019 - 10:23:48
tolong bantu doa, agar saya terlepas dri jeratan h... more..

Joice Merry 6 November 2019 - 13:22:01
Mohon topangan doa agar Supaya tidak khawatir akan... more..

Aneke Ane 5 November 2019 - 05:23:34
Saya ane. Saat ini saya merasa berada dititik ter... more..

Banner Mitra November Week 3


7268

Banner Mitra November Week 3