Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Inta

Official Writer
337


Belum lama ini, saya mendapatkan sebuah konten yang tersebar di media sosial soal kisah cinta sepasangan kekasih yang kandas. Kita tahu dong, ada banyak banget hal yang bisa bikin kisah cinta kita putus. Mulai dari diselingkuhin, nggak dapet restu dari orang tua, dan masih banyak lainnya.

Berbeda dengan kisah cinta biasanya, si pemudi ini bercerita kalau hubungannya kandas karena kondisi keuangan yang dimiliki oleh pasangannya. Saat itu, mereka akan mulai melangkah ke hubungan yang lebih serius, sehingga mulai terbuka soal kondisi keuangan.

Pemudi bicara soal pengeluaran bulanan, biar punya gambaran soal berapa uang yang harus dihabiskan saat mereka sudah membina rumah tangga sendiri. Obrolan itu berlanjut pada kondisi tanggungan yang dimiliki oleh pasangannya. Ternyata, ia punya hutang mencapai Rp. 400 juta dengan cicilan sekitar 7 juta per bulan.

Selidik punya selidik, ternyata hutangnya ini ia pakai untuk membiayai gaya hidup mantannya dulu. Mulai dari biaya perabotan, sampai kebiasaan untuk jalan-jalannya. Kalau dihitung, hutangnya ini baru luas setelah 10 tahun ke depan.

Dari kisah di atas, kita bisa belajar kalau ternyata, keuangan itu penting dalam sebuah hubungan. Bukan hanya soal mampu atau tidaknya pasangan, tetapi kita perlu tahu gaya hidup pasangan. Gaya hidup itu biasanya ditentukan dari jumlah pemasukan dan pengeluaran, bukan?

Agar kita nggak salah langkah, kita harus mulai membiasakan diri untuk terbuka soal keuangan sejak masa pacaran. Masalahnya, kapan sih waktu tepat buat membicarakan soal keuangan dengan pacar? Perlu kita ketahui kalau saat kita mulai mendiskusikan hal-hal yang lebih besar dengan pacar, maka ini merupakan pertanda kalau kita sudah mikirin masa depan dengan pasangan.

Meski begitu, kita harus berhati-hati, sebab nggak semua orang bisa terbuka soal keuangan ini. Yuk ikuti beberapa tips di bawah kalau kamu udah mau mulai bicarain soal keuangan dengan pacar.

1. Level hubungan setara dengan level bicara keuangan

Bicara soal uang itu adalah topik yang berat. Jangan sampai nih, kita baru mulai pacaran, udah langsung ngomongin hutang aja. Makanya, kita harus tahu dulu posisi hubungan kita. Kita harus bisa menyesuaikan topik uang dengan level hubungan kita.

Kalau masih awal-awal, mungkin kita bisa memulainya dengan bertanya mau makan malam dimana, terus sesuai nggak sih sama jumlah pengeluaran kita. Kita bisa tahu kok kebiasaan pengeluaran pasangan saat menghabiskan waktu bersamanya. Mulai dari hal kecil, kemudian lanjut ke hal yang lebih serius, seiring dengan pertumbuhan hubungan kita.

2. Bicara uang dari umum ke hal yang lebih spesifik  

Uang bisa jadi hal yang sangat pribadi, lho. Makanya, penting buat kita untuk membicarakan uang pada hal yang lebih umum, bukan tentang dirinya sendiri. Misalnya, dengan mulai bicara soal gimana keluarga kita memandang uang atau apa yang akan kita lakukan saat punya uang miliaran.

Setelah pembahasan jadi hal yang menyenangkan, cobalah tarik pembicaraan ke hal yang lebih detail. Nggak ada orang yang akan bicara soal hal yang detail sampai orang itu mulai nyaman dengan lawan bicaranya.

3. Jangan cuma fokus pada pendapatan

Banyak orang yang lebih fokus pada pendapatan tanpa mikirin bahasan keuangan yang lain. Padahal, ada banyak banget hal yang bisa kita bahas soal uang. Misalnya, pemikiran pasangan soal tabungan jangka panjang, tujuan keuangan, investasi, rencana pensiun, sampai memberi.

Selain pendapatan, kita juga harus tahu cara ia menghabiskan uangnya. Biasanya, orang akan menilai sesuatu itu penting saat kita tahu kemana uangnya mengalir. Misal, pasangan hobi banget otomotif, jadi ia banyak menghabiskan uangnya di kendaraan.

Pendapatan besar juga nggak memastikan seseorang itu mapan. Tugas kita adalah membuat pasangan dan kita jadi lebih nyaman untuk bicara soal keuangan.

4.  Cari lampu kuningnya

Nggak ada orang yang selalu sama-sama setuju. Apalagi soal uang. Bisa aja kita adalah seorang yang boros, sementara pasangan yang suka menabung. Pasangan lebih diam, sementara kita lebih aktif. Cari titik tengah soal apa yang membuat kita berdua ini berbeda. Nah, tugasnya, kita mencari cara soal bagaimana menengahi dan kompromi pada hal tersebut.

Kita nggak perlu sempurna buat mengelola keuangan, kok. Justru keberadaan pasangan bisa menjadikan kehidupan kita jadi lebih utuh. Kalau sama-sama kurang, kita bisa sama-sama belajar, kan? Menurut kamu, apa sih hal yang paling penting saat mau mulai bicara keuangan? Yuk komentar di bawah ini.

 

 

 

 

Sumber : berbagai sumber

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Inovi Isdiyantoro 18 November 2019 - 21:01:35

Di phk

0 Answer

Aris Anto 18 November 2019 - 17:31:20

Is that...................(you)house?

0 Answer

Roi Tarihoran 18 November 2019 - 03:09:04

Apakah yang saya lakukan. Dengan situasi saya ini,.. more..

1 Answer


surya 10 November 2019 - 18:37:53
Hi teman teman JC, nama saya surya, saya mengalami... more..

marisca benedicta 9 November 2019 - 10:23:48
tolong bantu doa, agar saya terlepas dri jeratan h... more..

Joice Merry 6 November 2019 - 13:22:01
Mohon topangan doa agar Supaya tidak khawatir akan... more..

Aneke Ane 5 November 2019 - 05:23:34
Saya ane. Saat ini saya merasa berada dititik ter... more..

Banner Mitra November Week 2


7267

Banner Mitra November Week 2