Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Lori Mora

Official Writer
1275


Pada 4 Desember 1994, Hengkie dan Merlina resmi mengikrarkan janji setia sebagai suami istri di hadapan Tuhan.

Seperti pada umumnya, pernikahan di tahun-tahun pertama benar-benar dipenuhi kebahagiaan. Tapi memasuki tahun kedua dan seterusnya, cinta satu sama lain pelan-pelan menjadi kandas.

Sebagai seorang istri, wajar bagi Merlina marah ketika suaminya pulang pagi. Bukan hanya sekali tapi berkali-kali. Hal inipun membuat kemarahannya meledak.

Hampir tak ada hari tanpa diwarnai oleh keributan dan percekcokan.

“Suami saya setiap hari sering pulang pagi. Kita sering ribut. Suamiku juga pulang pagi gak pernah jelas alasannya. Aneh-aneh menurut saya,” ungkap Merlina.

Di luar dari sepengetahuan Merlina, sebenarnya Hengkie punya alasan kuat kenapa dirinya pulang pagi dalam kondisi mabuk. Tuntutan pekerjaannya untuk mendampingi tamu yang datang membuatnya harus ikut dalam kebiasaan mabuk-mabukan.

“Karena entertaint tamukan akhirnya kita suka pulang pagi. Sering mabuk-mabuk. Kadang kita pulang dalam keadaan mabuk juga. Jadi yang membuat akhirnya istri saya sering cekcok lah, sering bertengkar, sering ribut sama istri. Hubungan kita sudah mulai renggang, sudah mulai jauh. Kadang-kadang saya sering mau pukul, ribut, akhirnya bikin saya kurang kasih sayang lagilah sama istri,” ucap Hengkie.

Pertengkaran demi pertengkaran pun akhirnya membuat Merlina tak lagi sanggup mempertahankan pernikahannya. Kata perceraian pun sempat terlontar dari mulutnya.

Tapi dengan beragam pertimbangan, perceraian tersebut tak urung terjadi. Di satu sisi, Merlina menyesal menikahi pria yang membuatnya menderita. Tapi di sisi lain, dia memikirkan masa depan putri pertama mereka.

Demi anak, Merlina memilih untuk bertahan dan terus berharap kepada Tuhan supaya suaminya berubah. “Saya tekun berdoa, saya tetap percaya bahwa Allah itu hidup dan suatu saat Dia pasti mengembalikan suami saya untuk menjadi seorang suami yang baik dan ayah yang baik bagi putrinya,” terangnya.

Baca Juga:

Reslie Lauw: Aku Pilih Ampuni Suami yang Tega Selingkuhiku

Kelakuan Edward Limbong, Sang Pilot yang Tega Selingkuh dan Tinggalkan Istri

Meski begitu, Hengkie masih tetap belum berubah juga. Hidupnya malah semakin tak karuan. Bukan hanya meninggalkan istri dan anaknya, tapi Hengkie juga menghabiskan semua uang yang dia punya untuk mabuk-mabukan dan judi.

Sampai pada akhirnya di suatu malam, Hengkie mengalami kejadian yang tak biasa. Di sebuah klub malam, saat dirinya mabuk dan dugem. Tiba-tiba dia mendengar satu suara yang menegurnya.

“Pada suatu malam, ketika saya melakukan kebiasaan buruk saya dimana saya sedang dugem, saya mendengar suara yang sangat keras suruh saya pulang minta maaf ke rumah, ke istri, keluarga kami. Kamu udah banyak dosa,” terang Hengkie.

Lalu dia diingatkan tentang pertolongan Tuhan atas hidupnya. Dimana dia pernah overdosis dan masih diberi kesempatan hidup yang kedua kalinya. Dia juga pernah diselamatkan dari kecelakaan maut yang hampir merenggut nyawanya.

“Akhirnya Tuhan ingetin lagi di hati saya. “Kamu ini punya tiga orang putri. Tapi ingat kalau Saya tidak menjaga kamu dalam kehidupan kamu sampai sekarang ini, dulu-dulunya kamu udah binasa’. Sekalinya Tuhan bicara itu saya merasa, aduh saya kok berdosa banget ya. Dikasih anak yang cantik-cantik gak bisa jaga mereka, itu yang mmebuat saya terpukul,” ungkapnya.

Akhirnya, dengan penuh penyesalan Hengkie pulang ke rumah. Sesampai di rumah, dia pun meminta ampun kepada sang istri. Tapi uniknya, Merlina justru meminta suaminya itu untuk meminta ampun kepada Tuhan.

Suara yang didengar oleh Hengkie berhasil mengubahkan hidupnya sepenuhnya. Dia sama sekali telah menjauhkan dirinya dari kebiasaan dugem, mabuk-mabukan dan judinya. Bersama istri dan ketiga anaknya, Hengkie berjuang untuk membangun dirinya dengan kebiasaan baru seperti membangun mezbah doa setiap hari.

“Saya lebih berkomitmen kepada keluarga saya, kepada istri, lebih menyayangi istri, anak-anak saya. Kasih waktu buat mereka dimana setiap malam, hampir setiap hari ya dengan mezbah doa,” jelasnya.

Perubahan suaminya itu pun nyata dirasakan oleh Merlina. Doa yang dia minta selama bertahun-tahun kepada Tuhan akhirnya menjadi kenyataan. Kini Merlina bisa menjalani pernikahannya bersama suami yang dulunya pulang pagi dan mabuk-mabukan, kini menjadi suami yang selalu mengutamakan keluarganya di atas dari segala urusan yang lain.

Bukankah kisah pernikahan Hengkie dan Merlina membuktikan kalau Tuhan itu bisa memperbaiki hubungan yang rusak?

Kalau kamu merasa sedang menghadapi pernikahan yang sulit, hubungan keluarga yang tidak akur, atau bahkan masalah-masalah kehidupan lainnya, jangan berhenti berharap kepada Tuhan. Karena di dalam Dia, pasti akan selalu ada jawaban.

Bagi kamu yang membutuhkan teman untuk curhat atau berbagi tentang masalah dan pergumulanmu, silahkan hubungan konseling center kami Sahabat 24 di SMS/WA 081703005566 atau telp di 1-500-224 dan 0811 9914 240 bisa juga email ke [email protected] atau lewat  Live Chat dengan KLIK DI SINI.

Sumber : Solusi TV | Jawaban.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Erick Amleni 14 October 2019 - 19:39:37

Yesaya Yeremia

0 Answer

Sarah Pillay 14 October 2019 - 19:37:17

The pilgrim’s progress

0 Answer

Sarah Pillay 14 October 2019 - 19:36:51

The pilgrim’s progress

0 Answer


Berkat Melimpah 8 October 2019 - 05:08:21
Tolong doakan supaya Tuhan beri jalan / pekerjaan ... more..

Cristian Sipahutar 1 October 2019 - 12:41:13
Perkenalkan nama saya Cristian Sipahutar, saya sdh... more..

nafty louise 21 September 2019 - 21:18:28
Selamat malam, nama saya nafty saat ini saya mohon... more..

Merry Sine 28 August 2019 - 14:42:33
Salom sahabat.. peekenalkan saya merry

Banner Mitra Oktober Week 2


7270

Banner Mitra Oktober Week 2