Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Naomii Simbolon

Official Writer
498


Siapa sih yang nggak ingin sebuah pernikahan yang harmonis? Siapa sih yang nggak mau punya pernikahan menjadi berkat bagi banyak orang baik itu dalam suka maupun duka?

Saya rasa, semua dari pada kita merindukan pernikahan yang harmonis. Apalagi jika kita besar dalam pernikahan kedua orangtua yang sangat buruk di masa lalu.

Tentu kita ingin memperbaiki hidup kita kan? Apalagi jika kita sudah mengalami pengenalan yang benar akan Yesus.

Jadi, sudah jelas memang bahwa semua orang sangat berharap pernikahan mereka tetap awet dan harmonis sampai kakek-nenek hingga maut memisahkan.

Coba deh kita membaca Matius 5:1-12. Firman ini berbicara banyak tentang cara hidup yang berbeda terutama perihal pernikahan.

Hidup dengan cara seperti ini sangat mengubah segalanya terutama pernikahan kamu.

"Berbahagialah orang yang  miskin...orang yang berdukacita...orang yang lemah lembut... orang yang haus dan lapar akan kebenaran... orang yang murah hatinya,,,orang yang suci hatinya... orang yang membawa damai.. orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran... orang yang dicela dan dianiaya karena kebenaran," kata Yesus dalam Firman itu.

Itu berarti, firman ini adalah etika Kerajaan Allah.  Jika kita berhasil melakukan Firman ini dalam pernikahan kita, berarti kita benar-benar ingin mengalami pernikahan yang harmonis dan penuh karakteristik Allah.

Pertama-tama kita harus tahu bahwa Kerajaan surga atau Firman Allah itu datangnya dari luar, kemudian masuk ke dalam hati kita, sehingga melalui kita, Dia menjadi dikenal dunia.

Jadi, jika kita ingin menjadi berkat lewat pernikahan kita, maka kita harus membaca Firman Tuhan dan meresponi kebenaran Allah dari luar.

Karena Dia lebih mementingkan hati kita daripada penampilan kita, maka Dia ingin membentuk kita dari dalam supaya terpancar ke luar melalui firmanNya.

1. Berani merendahkan hati serta haus dan lapar akan Tuhan

Dalam Matius 5: 3, dikatakan, "Berbahagialah orang yang miskin  dihadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga."

Dalam hal ini, Allah bukan berbicara khusus mengenai orang-orang yang miskin atau pernikahan yang miskin dalam soal finansial ya. Jadi jangan salah kaprah. Yang ada, kamu akan menjual semua kekayaanmu demi menjadi miskin dan mendapatkan Kerajaan Sorga.

Dalam Firman ini, Allah ingin memberitahu kita untuk berani merendahkan hati sama-sama bersama pasangan dihadapan Kristus. Tidak ada yang terlalu jago dalam pengenalan akan Tuhan melainkan keduanya benar-benar haus dan lapar setiap hari, benar-benar ingin menjadi kaya dalam pengenalan akan Tuhan, sehingga dengan demikian, kamu dan pasangan bisa berbahagia dan bertumbuh bersama di dalam Kristus. Jika kalian terus menerus seperti ini, bukankah kalian akan dibentuk dari dalam dan menjadi berkat bagi orang di luar sana?

BACA JUGA : 

Pernikahan Sering Ricuh Karena Perbedaan? Isteri Kristen, Yuk Siasati Dengan Cara Ini! (2)

2.  Tetap berbahagia dan berjuang meski banyak cobaan dan masalah

Siapa bilang dalam Tuhan semua selalu baik-baik saja? Pastilah ada masalah dan kerap kita akan mengalami sebuah situasi yang menyakitkan.

Tapi justru dalam masalah seperti inilah Tuhan menyatakan kuasanya dan kita harus terus berjuang dalam duka cita, bangkit sehingga menjadi berkat bagi mereka yang melihat. Bahwa dalam dukacita yang berat pun, kita tetap merespon dengan baik. Kalau bukan karena Yesus, lantas siapa lagi?

3. Lemah lembutlah kepada pasanganmu, itu yang Allah ingin kamu lakukan

"Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi." (Matius 5:5)

Bukan yang lemah atau yanga arogan yang Tuhan berkati, jadi jangan pernah menunjukkan amarah dan amukan kamu dalam setiap masalah dalam pernikahan kamu.

Lemah lembutlah dalam menyikapi segala sesuatu, termasuk suami atau isteri kamu, maka kamu akan mendapatkan hatinya, dan pernikahanmu menjadi begitu harmonis.

4. Kudus, dan lakukanlah yang benar, jangan melakukan dosa yang melukai hati Allah

"Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah." (Matius 5:8)

Setiap pasangan dalam pernikahan akan bertarung dalam hatinya terhadap sebuah dosa. Nggak cuma terhadap dosa, juga akan bertarung satu sama lain sebagai pasangan.

Selain meresponi semuanya dengan kelemah-lembutan, Allah juga ingin kita melakukan sesuatu yakni menjauhi perselisihan apalagi dosa yang menodai pernikahan kita, bahkan hubungan kita dengan Tuhan.

Berjuanglah bersama mengejar kekudusannya Tuhan, karena dengan mengejar kekudusan, hidup benar di hadapan Kristus, tidak ada lagi kebohongan satu sama lain, tidak ada lagi perselingkuhan dan lain sebagainya, maka kita akan mudah melihat pekerjaan Allah, dan mudah menemui Allah.

Tahu kan bahwa dosa adalah penghalang untuk kita semakin dekat dengan Allah. Jadi, jikalau kamu ingin mengalami hubungan yang begitu dekat dengan Allah, mari kejarlah kekudusan dan hiduplah benar.

Jadi, itulah 4 hal yang kita harus sadari dan Tuhan ingin sekali kita lakukan, sehingga misinya untuk memperbaiki kamu dari dalam dan memancarkan terang ke luar menjadi nyata dalam pernikahan kamu. Setelah ini, beritahu pasanganmu dan renungkan lalu lakukan bersama ya!

Sumber : crosswalk | Jawaban

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Anggun Nur amali 21 November 2019 - 13:56:17

Dampak jika tidak melayani pelanggan dengan baik

0 Answer

Jupry 21 November 2019 - 13:54:45

Bagaimana cara menghilangkan kebiasaan buruk berju.. more..

0 Answer

Brutal Fight 21 November 2019 - 09:37:32

Pacaran yang baik menurut alkitab

0 Answer


surya 10 November 2019 - 18:37:53
Hi teman teman JC, nama saya surya, saya mengalami... more..

marisca benedicta 9 November 2019 - 10:23:48
tolong bantu doa, agar saya terlepas dri jeratan h... more..

Joice Merry 6 November 2019 - 13:22:01
Mohon topangan doa agar Supaya tidak khawatir akan... more..

Aneke Ane 5 November 2019 - 05:23:34
Saya ane. Saat ini saya merasa berada dititik ter... more..

Banner Mitra November Week 3


7268

Banner Mitra November Week 3