Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Puji Astuti

Official Writer
208


Dalam hubungan pernikahan, karir pasangan dan juga karirmu sendiri berpengaruh besar dalam kepuasan dan kebahagiaan kalian. Hal tersebut bukan hanya soal berapa gaji yang setiap bulan diterima, namun juga tentang kepuasan batin saat bekerja, dan juga hubungan di lingkup pekerjaan yang akan mempengaruhi mood atau perasaannya saat pulang.

Bayangkan kamu sudah merasa jenuh dengan pekerjaanmu, atau memiliki hubungan yang buruk dengan rekan kerja atau atasanmu, bukankan ketika sampai rumah inginnya kamu bisa menumpahkan semua itu kepada pasanganmu.

Namun jika pasangan tidak siap, hal itu malah menjadi pemicu konflik dalam rumah tangga kalian. Untuk itu sangat penting untuk bisa saling mendukung dalam mencapai karir impian atau bahkan saat pasangan ingin berganti karir.

Percayalah bahwa tidak pernah ada kata terlambat untuk berganti karir, jadi jangan langsung berkata “tidak” saat pasangan mengungkapkan keinginannya ini ya.

Yuk lakukan beberapa hal ini bersama pasanganmu, sehingga transisi pergantian karir berjalan mulus dan hubungan kalian tetap harmonis.

1# Berdoalah bersama mencari kehendak Tuhan

Tuhan mengetahui pergumulanmu dan pasanganmu, namun sebelum memutuskan sesuatu akan lebih baik jika kalian melibatkan Tuhan sejak awal. Seperti yang tertulis dalam Yeremia 29:11, Tuhan memiliki rancangan atau rencana atas hidup kita, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, dengan tujuan memberikan masa depan yang penuh harapan bagi kita.

Jadi kita harus bertanya pada Tuhan, yang memiliki cetak biru, rancangan yang sempurna atas kehidupan kita itu. Jadi ajak pasanganmu untuk berdoa, bahkan jika bisa berpuasa sebelum membuat keputusan apapun.

2# Bangun komunikasi yang terbuka di antara kalian berdua

Jika pasanganmu jenuh dan merasa tertekan di tempat kerjanya, saat pulang ke rumah bisa jadi ia dalam kondisi perasaan yang buruk dan kelelahan. Sebab, seperti apapun kondisinya, dia harus tetap produktif di tempat kerjanya.

Sebab itu, kamu perlu lebih mengerti dia, ijinkan dia mengungkapkan isi hatinya. Jangan tersinggung dengan moodnya yang jelek, atau mukanya yang cemberut saat bertemu denganmu. Tanyakan keadaannya hari itu, dan ijinkan dia menjadi dirinya sendiri.

Namun disisi lain, milikilah kesepakatan bersama untuk membangun komunikasi yang jujur dan terbuka. Sehingga bukan hanya dia yang bisa mengungkapkan kemarahannya dan kekecewaannya, namun kamu juga bisa melakukan hal yang sama, bisa saling curhat satu sama lain.

3# Jadilah satu tim

Jika pasanganmu sudah menemukan apa yang menjadi hasrat dan juga pekerjaan impiannya. Maka berikanlah dukungan. Perjalanan untuk mencapai hal tersebut bukanlah hal yang mudah, kalian harus bekerja sama untuk mencapainya.

Dia mungkin perlu untuk belajar lagi, mengikuti kursus atau seminar, dan bahkan mungkin mencoba beberapa usaha. Hal itu butuh waktu, kesabaran dan semangat. Berikan dia dukungan, tanyakan kepadanya apa yang bisa kamu bantu, dan ucapkan kata-kata penyemangat saat dia mulai lemah.

4# Jangan mengabaikan hubungan kalian

Pekerjaan penting memang, karena kondisi keuangan kalian mungkin akan terdampak karenanya. Namun jangan sampai karena mengejar uang, hubungan kalian menjadi renggang. Jangan sampai waktu habis untuk membangun usaha, dan kalian tidak waktu berkualitas bersama untuk membangun hubungan yang intim.

Jika memang perlu mengencangkan ikat pinggang, alias berhemat tak mengapa. Tapi, jangan sampai waktu-waktu yang berharga untuk membangun hubungan kalian yang semakin dikikis. Menentukan prioritas ini, sangatlah penting. Jadikan ini kesepakatan kalian berdua.

5# Tetap jaga sikap positif kalian, Tuhan pasti menolong

Sayangnya, tidak semua orang yang mengejar pekerjaan impian tercapai dengan mulus, atau usaha yang dibangun sukses dalam waktu singkat. Ada masa-masa sulit yang harus dihadapi, seperti pekerjaan yang diinginkan tak kunjung di dapat, modal mulai menipis namun usaha tidak menunjukkan adanya terobosan yang berarti. Disinilah sikap positif dan iman kalian berdua diuji.

Jangan patah semangat, bahkan saat pasanganmu mulai goyah, kamu harus terus menguatkan dia. Ketika masa kritis terjadi, kalian berdua harus langsung sepakat untuk berdoa dan minta tolong kepada Tuhan. Percayalah dengan campur tangan Tuhan, pasti ada titik terang, sebab pertolongan-Nya tak pernah terlambat.

Hadapi waktu-waktu transisi ini bersama dengan tenang, jangan biarkan kekuatiran menggoyahkan iman kalian berdua. Apa lagi malah menimbulkan gesekan di antara kalian. Percayalah, ketika kalian berhasil melewati hal tersebut, ada berbagai pengalaman hebat yang bisa kalian bagikan tentang bagaimana pertolongan Tuhan dalam berbagai masalah yang terjadi. 

Baca juga : 

Pastikan Dirimu Menjawab Pertanyaan Ini Sebelum Melakukan Perubahan Dalam Pekerjaanmu!

12 Tanda Ini Jadi Bukti Kamu Lagi Ngalamin Fase Krisis Dalam Pekerjaan, Hati-hati Ya!

Sumber : Berbagai Sumber | Jawaban.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Dimas Diang 16 September 2019 - 13:44:33

Bagian excelnyang berisi alamat suatu sel

0 Answer

Armin Maulana 15 September 2019 - 18:57:54

Sebuah kapasitor keping sejajar diudara mempunyai .. more..

0 Answer

marsel sihombing 14 September 2019 - 20:37:08

perkataan kotor

0 Answer


Merry Sine 28 August 2019 - 14:42:33
Salom sahabat.. peekenalkan saya merry

The Kicker Ellex 26 August 2019 - 18:40:31
Salam sejahtera para sahabat... Perkenalkan, nama ... more..

Suhidi Yosua 2 August 2019 - 00:01:16
Shalom, Nama saya Suhidi Yosua, 30thn. Saya butuh ... more..

andrew 1 August 2019 - 02:12:17
saya Andrew 21thn saya mau meminta suport dan duku... more..

Banner Mitra September week 3


7272

Banner Mitra September week 3