Inta

Official Writer
715


Seorang pendeta di New York City dituduh mencuri lebih dari $ 631.000 atau sekitar Rp. 8,5 M dari dua badan amal yang melayani pecandu narkoba yang terinveksi HIV/AIDS dan menghabiskan uang tersebut untuk liburan di Karibia atau pergi ke restoran mahal.

Pastor Bronx Reginald Williams dari Charity Baptist Church of Christ dan dua lainnya - Bennie Hadnott dan Naomi Barrera - didakwa dengan tuduhan pencurian besar-besaran oleh Mahkamah Agung Manhattan pada hari Rabu. Menurut New York Post,  Ketiganya mengaku tidak bersalah atas tuduhan itu.

williams merupakan CEO dari sebuah organisasi non-profit yang dibiayai oleh orang-orang yang membayar pajak yang disebut Addicts Rehabilitation Center Fund dan ketua dewan untuk beberapa organisasi lain yang dipayungi oleh Addicts Rehabilitation Center Foundation.

Menurut kantor distrik kejaksaan, organisasi tersebut bekerja sama dengan pemerintah kota dan negara bagian untuk menyediakan perumahan bagi warna New York yang punya permasalahan ketergantungan narkoba dan alkohol, juga bagi mereka yang hidup dengan HIV/AIDS.

Williams diduga meminta bantuan dari Barrerra dan Hadnott dalam melancarkan perencanaannya untuk menggelapkan uang dari organisasi.

Barrera merupakan presiden ARC Foundation, sementara Hadnott merupakan konsultan keuangan yang bekerja untuk ARC Foundation.

Dokumen pengadilan menunjukkan bahwa sejak 2010, Williams bertindak dengan Hadnott dan Barrera untuk mencuri $ 65.432,76 dari ARC Fund dan $ 565.839,56 dari ARC Foundation melalui berbagai skema. Satu skema yang diduga melibatkan ARC Foundation membayar perusahaan konsultan Hadnott $ 40.000 setahun untuk layanan konsultasi keuangan.

Sebagai imbalannya, dokumen pengadilan mengatakan, Hadnott mendapatkan kembali 25 persen dari pembayaran itu kepada Williams setiap tahun antara 2010 dan 2015. Ini berarti bahwa lebih dari $ 54.000 total digelontorkan kembali ke Williams melalui skema tersebut.

Pengacara Williams, Paul Martin mengatakan kepada New York Daily News bahwa kliennya telah mengumpulkan lebih dari $ 14 juta untuk yayasan dan menyatakan bahwa, "Ia berhak atas setiap sen yang ia terima (dari organisasi non profit)."

Williams sudah memimpin Charity  Baptist Church of Christ di Bronx selama lebih dari dua dekade. Di website sendiri, Williams digambarkan sebagai pria yang sangat berintegritas dan dihormati karena kemurahan hatinya.

 

Hingga saat berita ini diterbitkan oleh The Christian Post, gereja masih dimintai pendapatnya soal kasus yang dialami oleh Williams.

Sumber : the christian post


Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Erik Siahaan 27 May 2020 - 08:13:10

Karena Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat.".. more..

0 Answer

Margaretha Ltor 15 May 2020 - 11:07:59

Apa yg kita harus lakukan,,untuk tau ada atau tida.. more..

1 Answer

tolala 2 May 2020 - 03:25:35

Covid 19

1 Answer


IMA SAMOSIR 29 May 2020 - 14:22:54
'Terimkasih Tuhan Yesus untuk Semua yg Terjadi did... more..

Dian Parluhutan 7 May 2020 - 23:12:30
shalom Saudara-saudari yang terkasih, mohon doan... more..

anre vin 21 April 2020 - 13:19:08
Nama saya Ernawati, saya minta tolong saya jatuh d... more..

Reginald Rambing 14 April 2020 - 14:28:50
Saya minta dukungan melalui bantuan doa dari sauda... more..

Banner Mitra Mei 2


7254

Banner Mitra April Week 3