Inta

Official Writer
624


Warga Jakarta, Bandung, dan sekitarnya yang mengalami blackout alias pemadaman listrik mana suaranya? Hal yang kurang menyenangkan buat kita, apalagi kejadian ini dialami pas di hari Minggu, hari dimana kita pergi beribadah. Bahkan, ada gereja yang sampai tidak melakukan ibadah hari Minggu karena pemadaman listrik ini, lho.

Pemadaman listrik ini tentu mempengaruhi aktivitas kita di hari Minggu kemarin. Namun, lewat kejadian ini, ternyata ada banyak hal yang bisa kita pelajari. Salah satunya adalah, bahwa blackout menyadarkan kita bahwa keseharian kita ini sungguh bising. Media ada dimana-mana. Kita sibuk sampai merasa punya waktu yang kurang.

Dengan adanya blackout, kita diantarkan pada ketenangan untuk kembali pada diri sendiri, untuk menikmati setiap hal yang ada di dalam kehidupan ini. Caranya? Dengan merenung.

Tahukah kita kalau ternyata, salah satu momen manusia yang paling kreatif adalah saat kita sama sekali sedang tidak melakukan apa-apa. Beberapa penelitian mengungkapkan kalau pada saat manusia bosan, justru itulah biasanya waktu yang tepat untuk menemukan sebuah ide yang baru. Lewat blackout, sudahkah kita merenungkan hal ini?

Menghitung setiap kebaikan yang telah Tuhan berikan

Sejak kecil dulu, saya selalu diajarkan untuk menghitung kebaikan orang lain. Hal ini membuat saya jadi sadar diri, bahwa ternyata saya bukan siapa-siapa kalau tidak ada orang yang ada disekitar saya. Sejak kecil sampai sekarang pun, saya masih membutuhkan bantuan dari orang lain.

Ketika kita menghitung kebaikan Tuhan, kita jadi menyadari kalau sebenarnya nggak ada satu pun yang akan berhasil tanpa ada campur tangan Tuhan dalam hidup kita. Mulai dari napas, orang-orang yang ada di sekitar kita, sampai rejeki kita hari ini pun, Tuhanlah yang memberikannya pada kita.

Sudahkah kita menggunakan waktu dengan baik?

Ketika SMP dulu, guru geografi saya bertanya, “Menurut kalian, kemana tempat yang paling jauh di dunia ini?” Sebagian murid menjawab Antartika, ada yang menjawab Benua Amerika. Jawabannya sangat beragam.

Jawabannya adalah masa lalu. Kita bisa pergi ke Amerika dengan pesawat, pun ke Antartika, tetapi bisakah kita memutar balikkan waktu? Jawabannya tidak, bukan? Berdiam diri di masa blackout membuat kita jadi punya waktu untuk memikirkan apa yang telah kita lakukan.

Waktu tidak akan bisa diputar. Sudahkah kita menggunakannya dengan bijak? Apakah itu membawa manfaat bagi orang lain? Sudahkah kita melakukan yang terbaik dalam setiap hal yang kita kerjakan?

Merenung adalah salah satu kegiatan yang biasa orang Kristen lakukan. Kita merenungkan firman Tuhan, merenungkan apa yang Tuhan ingin lakukan, sekaligus melakukan sudah sejauh mana kita melangkah bersamaNya.

Jadi, mumpung listrik masih belum stabil, apa yang mau kamu renungkan di hari ini? Sudahkah kamu menjadi pribadi yang jauh lebih baik daripada kamu yang kemarin? 

Sumber : jawaban


Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Erik Siahaan 27 May 2020 - 08:13:10

Karena Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat.".. more..

2 Answer

Margaretha Ltor 15 May 2020 - 11:07:59

Apa yg kita harus lakukan,,untuk tau ada atau tida.. more..

2 Answer

tolala 2 May 2020 - 03:25:35

Covid 19

1 Answer


purnama 1002 2 July 2020 - 23:48:31
Tolong doakan anak perempuan saya yg terkena penya... more..

Anju Frans Siregar 15 June 2020 - 15:07:02
Shalom semuanya. Saya mohon doa untuk kesembuhan d... more..

Natalia Christian 9 June 2020 - 10:03:12
Saya ingin sekali dibantu doa oleh teman2 seiman s... more..

IMA SAMOSIR 29 May 2020 - 14:22:54
'Terimkasih Tuhan Yesus untuk Semua yg Terjadi did... more..

Banner Mitra Juli 1-2


7245

Banner Mitra Juli 1-2