Aneh-aneh aja Presiden Filipina Rodrigo Duterte ini, pada
Selasa (30/7/2019) lalu saat ia berpidato di sebuah sekolah Manila dan diganggu
seekor lalat, ia mengatakan bahwa lalat itu dikirim oleh gereja Katolik.
Entah itu hanya candaan atau sebuah pesan tersembunyi bagi
Gereja Katolik Filipina, karena Duterte dan gereja sudah sering berselisih.
"Saya sudah lama berselisih dengan para pastor,"
demikian pernyataan Presiden Duterte. “Lalat ini menerima perintah dari mereka.
Lalat ini sudah mengikuti saya selama beberapa waktu.”
Duterte sempat memaki dan menyumpahi lalat itu saat gagal
menjentikan jarinya untuk membunuh lalat itu.
"Tunggu sampai saya selesai berpidato, saya akan
menghancurkanmu dengan naskah ini," demikian ancamnya.
Duterte sendiri menyatakan dirinya percaya Tuhan, tapi tidak
mau dibebani dengan agama. Ia pun sering mengkritik Gereja Katolik yang dianut
hamper 80 persen penduduk Filipina. Pihak gereja pun tak kalah sengit saat
mengkritiknya, terutama kebijakannya dalam memperangi narkoba yang menewaskan
ribuan orang.
Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”