Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Inta

Official Writer
306


Siapa yang belakangan mengikuti berita soal seorang Youtuber yang dituntut oleh sebuah maskapai penerbangan karena dianggap mencemarkan nama baik? Banyak yang menganggap kasus ini merupakan bukti bahwa kebanyakan orang Indonesia belum siap menerima kritik.

Saya sendiri sih setuju, kalau kritik yang dikelola dengan baik, bisa menjadikan hubungan lebih baik. Diitambah, kritik juga bisa dianggap sebagai masukan yang membangun kita agar menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

Kali ini, kita nggak akan bahas soal siapa yang salah. Dalam keseharian, kita juga secara nggak sadar sering nggak siap sama kritik yang terlontar buat kita. Bukannya dianggap membangun, nggak jarang kita justru menganggap kritik sebagai sebuah tindakan yang membuat diri kita down.

Nah, dari kasus ini, yuk kita belajar soal bagaimana baiknya kita mengelola kritik.

1. Hindari untuk menganggap kritik sebagai hal yang kecil

Menerima kritik membuat kita langsung berpikir, "emangnya kritik ini beneran mempengaruhi kita ke depannya?"

Jawabannya, bisa iya, bisa tidak. Buat orang yang memberikan kita kritik, tentu jawabannya itu iya. Bahkan nggak cuma orang itu, bisa jadi ada beberapa orang lain yang juga punya kritikan sama pada kita.

Namun, satu hal yang perlu kita ingat adalah, untuk menjadi orang yang hebat, satu langkah kecil itu diperlukan. Siapa tahu kalau kritik ini bisa mengantarkan kita pada peluang dan perubahan yang baik dalam kehidupan ini.

2. Kritik itu nggak membangun kalau kita terus mencari alasan

Misalnya, kita dikritik karena malas membuang sampah di tempatnya. Jawaban kita, "Ya, orang lain juga membuang sampah di sini, kok." Percaya deh, alasan di atas itu nggak bikin kita jadi lebih baik saat itu atau sekarang.

Justru kadang, ada beberapa kritik yang sebenarnya kita tahu kalau itu memang perlu diubah. Tetapi, karena kita selalu punya alasan buat nggak berubah, yaa kita selalu melakukannya sampai akhirnya jadi kritik buat orang lain.

3. Mendengarkan kritik, sehingga kita mendapat masukan yang berarti

Saat ada orang lain yang mengkritik cara presentasi kita, cara kerja kita, atau orang lain, jangan buang waktu untuk mencari alasan kenapa kita berbuat demikian. Justru, ini merupakan alasan yang tepat buat kita belajar menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Apalagi kalau kritik itu ditujukan oleh seseorang yang memang ahli. Bukannya ini justru jadi sarana buat belajar yang baik?

Pelajaran yang terakhir adalah dengan mempraktekkannya dalam keseharian kita. Bukankah kita menyadari betul kalau penguasaan diri merupakan salah satu bentuk buah roh? Ketika menerima kritik, seharusnya kita bisa menguasai diri sendiri.

Kalau memang kritik itu bisa menjadikan kita lebih baik lagi, kenapa tidak? Bukannya saat kita menyadari kita punya kekurangan dan kesalahan, kita jadi terdorong untuk belajar? Jadi, jangan takut pada kritik, yuk kelola kritik dengan bijak. 

Sumber : berbagai sumber

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Armin Maulana 15 September 2019 - 18:57:54

Sebuah kapasitor keping sejajar diudara mempunyai .. more..

0 Answer

marsel sihombing 14 September 2019 - 20:37:08

perkataan kotor

0 Answer

Satra Zebua 12 September 2019 - 21:02:16

Apa artinya saya hidup

0 Answer


Merry Sine 28 August 2019 - 14:42:33
Salom sahabat.. peekenalkan saya merry

The Kicker Ellex 26 August 2019 - 18:40:31
Salam sejahtera para sahabat... Perkenalkan, nama ... more..

Suhidi Yosua 2 August 2019 - 00:01:16
Shalom, Nama saya Suhidi Yosua, 30thn. Saya butuh ... more..

andrew 1 August 2019 - 02:12:17
saya Andrew 21thn saya mau meminta suport dan duku... more..

Banner Mitra September week 2


7269

Banner Mitra September week 2