Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Naomii Simbolon

Official Writer
939


Sebuah pengrusakan gereja kembali terjadi dan  kali ini yang menjadi korbannya adalah Gereja Katolik Santo Yoseph, yang terletak di Jalan Kepundung, Denpasar.

Setelah di telusuri lebih dalam, pengrusakan gereja yang terjadi pada selasa (9/7/19) ini dirusak pada jam 09:30 oleh seorang tersangka bernama Andi (50) .

Ternyata pelaku ini memiliki penyakit depresi akut, dan hal ini diketahui setelah pelaku menjalani pemeriksaan medis RSUP Sanglah.

Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Ruddi Setiawan mengatakan bahwa Andi tidak mau berbicara sepatah kata apapun ketika menjalani introgasi.

"Yang kejadian di Gereja Santo Yoseph itu ya kita amankan lalu diinterogasi, namun saat diinterogasi diam gitu aja, enggak banyak bicara dan dibawa ke RS Sanglah dan hasil dari koordinasi awal dengan dokter di Rumah Sakit Sanglah di UGD bahwa yang kami amankan itu mengalami depresi akut," kata Ruddi seperti dilansir Antara, Rabu (10/7/2019).

Menurut informasi, pelaku menangis di gereja karena sedang berada dalam titik terendah dan tensi yang tinggi. Dan hal itu adalah normal dialami orang yang sedang depresi.

"Nah dititik kelemahan, dia itu bisa muncul tiba-tiba, jadi langsung menangis, dan dengan kondisi begini memang dia (Abdi) sakit ya dan dia juga meminum obat tensi tinggi," jelas Ruddi.

Berdasarkan penjelasan dari keluarga pelaku bahwa pada saat kejadian, pelaku akan melakukan persembahyangan, namun saat memanjatkan doa, tiba-tiba menangis.

"Jadi dia ini tiba-tiba dia langsung menangis dan saat itu juga dipeluk oleh istrinya, tapi istrinya pun juga ikut dibanting sama dia (pelaku) ini," ujarnya.

Menurutnya, pengamanan terhadap pelaku dilakukan berdasarkan informasi yang diterima, maka dibuatkan laporan atas kasus pengrusakan tersebut.

"Kami membuat laporan karena informasi kita terima jadi harus mengamankan dia, dari pihak Gereja juga sudah mengatakan seperti itu ya, kalau diselesaikan secara kekeluargaan, jadi saya ucapkan terima kasih kepada umat di Gereja untuk situasi yang tetap aman dan kondusif," Tegas Ruddi.

Pelaku perusakan tak lain adalah jemaat umat dari Gereja Katolik Paroki St. Yoseph Denpasar, dan kerap melakukan persembahyangan bersama keluarganya.

Dari peristiwa tersebut, akibatnya ditemukan 3 buah kaca jendela gereja pecah, lemari tempat menyimpan alkitab kacanya pecah, altar yang berisi ornamen patung dan keramik pecah.

Sumber : berbagai sumber


Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Erlan Atandima 14 December 2019 - 10:58:36

Ciri ciri lahir kemabali

0 Answer

Shanty Nurvita 13 December 2019 - 22:07:07

Tiga kali umur Airin di kurangi umur Amel lebih da.. more..

0 Answer

Anang Dwi 12 December 2019 - 16:02:35

Cara bertobat

0 Answer


JustinDI 22 November 2019 - 16:40:34
Bapa kami yang di Surga, Dikuduskanlah namaMu Data... more..

JustinDI 22 November 2019 - 16:40:25
Bapa kami yang di Surga, Dikuduskanlah namaMu Data... more..

surya 10 November 2019 - 18:37:53
Hi teman teman JC, nama saya surya, saya mengalami... more..

marisca benedicta 9 November 2019 - 10:23:48
tolong bantu doa, agar saya terlepas dri jeratan h... more..

Banner Mitra Desember week 2


7265

Banner Mitra Desember week 2