Lori

Official Writer
631


Belakangan ini banyak orang yang mulai merasa cemas dengan dampak yang disebabkan oleh radiasi pemindaian tubuh di bandara.

Kecemasan ini muncul setelah mendengar peringatan dari pihak tertentu soal pentingnya untuk berhati-hati jika hendak menjalani rontgen medis. Food and Drug Administration sendiri memperingatkan supaya setiap orang melakukan rontgen sinar-X jika hanya benar-benar diperlukan saja. Tapi bagaimana dengan pemindaian yang dilakukan di bandara?

Soal hal ini, Dr Lewis Nelson, seorang profesor dan ketua kedokteran darurat di Rutgers New Jersey Medical School menyampaikan supaya tak perlu kuatir.

Radiasi adalah istilah umum untuk berbagai jenis energi elektromagnetik bergerak seperti radiasi pengion dan radiasi non-ionisasi (yang mencakup gelombang radio dan magnetik).

Yang membedakan kedua jenis radiasi ini adalah tingkat energi yang ditransmisikan. Radiasi pengion sendiri punya cukup energi untuk menjatuhkan elektron dari atom dan menciptakan radikal bebas yang bisa merusak DNA dan meningkatkan risiko kanker.

Meski begitu, radiasi pengion ini hanya akan berbahaya bagi kesehatan jika digunakan dalam dosis yang tinggi. Dan di mesin sinar-X bandara, dosis yang digunakan terbilang kecil dan tidak berbahaya bagi tubuh.

Health Physics Society memperkirakan bahwa tingkat radiasi dari pemindaian sinar-X bandara menghasilkan 0.1 mikrosievert radiasi per pindaian. Berbeda halnya dengan radiasi yang dihasilkan dari rontgen dada yang memancarkan 1000 kali radiasi pemindaian di bandara.

Namun pada kenyataannya, Nelson menjelaskan bahwa para penumpang pesawat pun sudah terpapar radiasi setiap kali masuk ke dalam pesawat. Dan setiap menit di pesawat bisa menyumbang radiasi kira-kira saa dengan satu kali pemindaian sinar-X di bandara.

“Adalah ironui bahwa orang yang takut dengan paparan radiasi di bandara tak ragu baik pesawat,” katanya.

Baca Juga:

Tubuh Gemuk Tak Mempan Di Rontgen

Musim Kemarau Bikin Nyamuk Merajalela di Rumah? Usir Dengan 10 Cara Sederhana Ini…

Sementara data yang dihimpun oleh NASA melaporkan bahwa radiasi bukan hanya bisa muncul akibat alat pemindai tubuh. Tapi paparan radiasi juga bisa terjadi lewat makanan yang kita konsumsi setiap hari. Pasalnya, makanan tertentu juga mengandung sejumlah kecil molekul radioaktif karbon dan kalium. Bahkan tanah, trotoar, bangunan semen dan udara yang kita hirup juga mengandung zat radioaktif.

Dibandingkan dengan sumber-sumber radiasi harian itu, pemindaian sinar-X sendiri hanya mengeluarkan radiasi yang sangat kecil. Dan pengaruhnya bisa sangat signifikan terhadap orang-orang yang tubuhnya rentan terhadap paparan radiasi, seperti wanita hamil dan juga bayi.

“Jumlah dosisnya bisa jadi racun. Semuanya akan jadi racun jika dosisnya mencukupi. Tapi akan tetap aman jika dosisnya cukup rendah,” tandasnya.

Dengan mengetahui informasi ini, kamu diharap gak lagi takut ya kalau harus melewati gerbang pemeriksaan sinar-X di bandara.

Sumber : Livescience.com | Jawaban.com


Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Erik Siahaan 27 May 2020 - 08:13:10

Karena Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat.".. more..

2 Answer

Margaretha Ltor 15 May 2020 - 11:07:59

Apa yg kita harus lakukan,,untuk tau ada atau tida.. more..

2 Answer

tolala 2 May 2020 - 03:25:35

Covid 19

1 Answer


purnama 1002 2 July 2020 - 23:48:31
Tolong doakan anak perempuan saya yg terkena penya... more..

Anju Frans Siregar 15 June 2020 - 15:07:02
Shalom semuanya. Saya mohon doa untuk kesembuhan d... more..

Natalia Christian 9 June 2020 - 10:03:12
Saya ingin sekali dibantu doa oleh teman2 seiman s... more..

IMA SAMOSIR 29 May 2020 - 14:22:54
'Terimkasih Tuhan Yesus untuk Semua yg Terjadi did... more..

Banner Mitra Juli 1-2


7245

Banner Mitra Juli 1-2