Mana yang Akan Kamu Pilih? Jadi Pemberi atau Penerima

Mana yang Akan Kamu Pilih? Jadi Pemberi atau Penerima

Lori Official Writer
820

Saya mendengar satu kisah tentang seorang pria, kita sebut saja Bob. Bob punya saudara yang punya bisnis super ekstrim bagusnya.

Jadi satu hari Natal, saudaranya ini memberikan Bob satu hadiah, mobil sport Corvette terbaru, gress - mewah. Hari berikutnya kala Bob keluar dari kantornya, dia melihat seorang anak kecil yang dekil dan miskin memandangi mobil barunya yang hebat itu.

Bob bertanya, "Kamu suka mobil saya ya?".

"O, jelas pak", anak itu membalas.

Baca Juga :

Tuhan Akan Buka Jalan Bahkan Saat Tak Ada Jalan, Percayalah!

Baru Sadar Kalau Pilihanmu Salah? Jangan Menyalahkan Diri, Mending Lakuin Hal Ini…

Bob berkata lagi, "Saudara saya memberi mobil ini pada saya untuk hadiah Natal".

"Saudara bapak memberikan mobil ini pada bapak? Bapak tidak mengeluarkan uang sama sekali?", si bocah bertanya sambil terheran-heran.

"Yap, saudara saya memberikannya pada saya. Saya tidak perlu keluar uang sama sekali".

"Wow - kalau saja....," Si anak kecil mulai bicara. Dan tentu saja Bob tahu bagaimana akhir kalimat anak itu.

"....Kalau saja saya punya saudara seperti itu", kata Bob segera meneruskan kalimat bocah itu.

Namun Bob tercenung ketika bocah itu mengatakan, "Kalau saja saya bisa seperti saudara bapak itu".



Bahan Renungan:

Tanpa disangka, anak itu menyampaikan sesuatu yang tak terduga.

Kalau kamu ada di posisinya , apakah kamu berpikir hal serupa atau malah ikut dengan pikiran Bob?

Apakah kamu memilih menunggu uluran tangan dari perusahaan tempat kerjamu, dari pemerintah, hasil lotre atau warisan? Atau apakah kamu berharap sesuatu yang tidak diperkirakan dan pemberian yang tidak patut untuk membuat hidupmu lebih baik?

Atau kamu memilih melakukan sesuatu hari ini untuk menjamin kesuksesanmu lima tahun dari sekarang?

Hal-hal itulah yang akan membuatmu menjadi saudara pemberi daripada saudara penerima?

 

"Jika satu kemajuan memberi keyakinan pada arah impian dan usaha seseorang untuk menghidupi kehidupan yang ia bayangkan, maka ia akan menemukan sukses yang tidak pernah dibayangkan di saat-saat yang paling biasa sekalipun" - Henry David Thoreau.

Sumber : 48 Days - Dan Miller

Ikuti Kami