Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Inta

Official Writer
483


Suatu hari, kita sedang berada di tempat antah-berantah. Daerah yang sangat asing dan kita nggak dapet sinyal buat menghubungi orang lain buat membantu kita. Buat mencari informasi, kita harus memberanikan diri untuk bertanya pada warga sekitar.

Di ujung jalan, ada seorang bapak dengan kemeja dan berpakaian rapi, sementara sebelahnya ada seorang pemuda dengan pakaian hitam lengkap dengan gambar tengkorak khas kaos band metal. Sebagai orang asing, manakah yang kita pilih untuk ditanyai dan mencari informasi yang terpercaya?  

Bukannya mendiskreditkan seseorang, tetapi kebanyakan orang akan lebih percaya pada orang yang berpakaian lebih rapi. Nah kalau ternyata bapak tadi menolak untuk memberi informasi dan sebenarnya baju yang dipakainya tadi hanyalah pinjaman, sementara pemuda berpakaian hitam jauh lebih ramah, bagaimana?

Penampilan dari luar sering membuat banyak orang berpikir soal siapa kita

Sebuah brand, atau merek bisa disamakan dengan pakaian. Pakaian, sering menunjukkan siapa kita yang sebenarnya. Namun, dengan adanya merek dagang yang mudah ditiru, kita juga sering keliru dengan benda bermerek asli atau itu KW.

Ada orang yang meminjam nama merek orang lain. Mereka meminjamnya untuk meningkatkan penjualan, juga tidak perlu capek-capek mulai membangun merek dari awal. Banyak orang yang memilih untuk meniru produk orang lain karena modelnya yang lebih baik, pelayanan, atau banyak orang yang memang sudah loyal dengan merek tersebut.

Kisah soal merek atau gambaran seseorang atas apa yang terlihat ini juga dibahas dalam Alkitab. Salah satunya ada dalam Yakobus 2:18, “Tunjukkanlah kepadaku imanmu itu tanpa perbuatan, dan aku akan menunjukkan kepadamu imanku dari perbuatan-perbuatanku.”

Sudahkah kita menunjukkan bahwa kita adalah anak Tuhan lewat setiap tindakan yang dilakukan?  

Sebagai orang percaya, setiap kita merupakan ‘produk’ ciptaan Tuhan yang paling sempurna. Bukan yang terlihat dari luar, justru kita harus bisa menggambarkan siapa kita, yang merupakan orang percaya melalui perbuatan kita.

Salah satu sikap yang menunjukkan siapa jati diri kita nggak perlu harus langsung terjun dalam pelayanan. Bisa juga dengan cara bekerja dengan sungguh-sungguh. Mengerjakan segala sesuatu dengan maksimal merupakan cara kita bersyukur atas apa yang telah Tuhan berikan dalam kehidupan kita.

Bekerja dengan jujur juga merupakan cara kita untuk menjadi saksi Kristus melalui hasil pekerjaan kita. Jadi, bukan cuma orang lain yang puas dengan keberadaan atau hasil kerja kita, tapi juga apa yang kita lakukan ini berkenan di mata Tuhan.

Penampilan, ucapan, dan tindakan kita merupakan citra diri kita. Ini menggambarkan siapa kita. Untuk bisa menjadi pribadi yang sesuai dengan kehendak Tuhan, kita harus tahu apa yang Tuhan mau atas kehidupan kita. 

Sumber : berbagai sumber

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Yones 25 August 2019 - 01:13:05

Upah mengikut Yesus

0 Answer

Gelatik Senja 22 August 2019 - 23:33:40

Cara mengendalikan hawa nafsu

0 Answer

Samu Vastro 22 August 2019 - 23:11:21

Hormati

0 Answer


Suhidi Yosua 2 August 2019 - 00:01:16
Shalom, Nama saya Suhidi Yosua, 30thn. Saya butuh ... more..

andrew 1 August 2019 - 02:12:17
saya Andrew 21thn saya mau meminta suport dan duku... more..

Wellyanti Oktavia Selan Welly 19 May 2019 - 19:45:52
Selama 10tahun hidup berkeluarga, yang saya rinduk... more..

andre s 10 May 2019 - 15:07:50
Teman2 Mohon di Doakan saya memiliki kebiasaan kec... more..

Banner Mitra Agustus Week 4


7271

Banner Mitra Agustus Week 3