Array
(
    [0] => stdClass Object
        (
            [id] => 5112
            [name] => Berani Bergerak
            [filename] => BeraniBergerak-Jcom-720x70_(1).gif
            [link] => https://www.jawaban.com/donasi/indexn.php
            [owner] => #
            [start_date] => 2020-09-20
            [expired_date] => 2020-12-31
            [created_date] => 2020-09-20 21:44:07
            [created_by] => vjay
            [adv_main_id] => 83
            [counter] => 0
            [small_image] => 
        )

)

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/admcbn/public_html/application/helpers/share_helper.php:8)

Filename: libraries/Session.php

Line Number: 675

Gencar Ingin Adakan Pengerahan Massa, Pendeta Di Kendal Ini Ungkapkan Alasannya!
Gencar Ingin Adakan Pengerahan Massa,  Pendeta Di Kendal Ini Ungkapkan Alasannya!

Gencar Ingin Adakan Pengerahan Massa, Pendeta Di Kendal Ini Ungkapkan Alasannya!

Inta Official Writer
634

Menanggapi soal upaya perhitungan suara pemilu yang dilakukan sejak 17 April 2019 lalu, beberapa pihak ada yang mendorong untuk mengupayakan pengerahan massa ke kantor KPU. Hal ini berkaitan dengan dugaan kecurangan yang mungkin dilakukan oleh pihak tertentu.

Salah satu KPU di Jawa Tengah, Kabupaten Kendal, sudah melakukan rekapitulasi dan perhitungan suara.

Dengan adanya dorongan upaya pengerahan massa atau people power, pihak pemuka agama di Kendal pun ikut menyuarakan pendapatnya. Menurut pendeta dan kiai di sana, pengerahan masa berpotensi merusak persatuan dan kesatuan bangsa.

Tri Atmojo Nuroho, yang merupakan sekertaris Badan Kerja Sama Gereja Kristen dan Gereja Katolik Kabupaten Kendal juga menyerukan kepada para umat untuk tidak ikut andil dalam pengerahan massa ini.

Menurut Tri, tindakan ini tidak ada gunanya dan bisa merugikan semuanya.

“Kerukunan lebih penting. Jangan mau kalau diajak 'neko-neko' seperti poeple power segala,” terangnya.

Tidak hanya itu, Tri juga mendorong umat untuk tidak mudah terpengaruh dengan berita hoaks yang tersaji di media sosial atau internet.

Pihak KPU yang diwakili oleh Pramono Ubaid Tathowi pun mengatakan kalau tindakan pengerahan masa ini juga tidak akan mengubah hasil pemilu. Sebab, setiap persoalan yang muncul dalam pemilu hanya dapat diselesaikan melalui proses sengekat di sejumlah lembaga.

"Kan jalurnya sudah diatur melalui Bawaslu, MK, dan DKPP, itu jalurnya. (People power) nggak akan mengubah hasil juga," kata Pramono di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (1/4/2019).

 

Sumber : berbagai sumber

Ikuti Kami