Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Lori Mora

Official Writer
476


Beberapa tahun lalu, berat badanku sudah mencapai 100 kg. Aku gak tahu pasti apakah istriku mengkuatirkan berat badan itu atau gak. Tapi aku tahu dia gak pernah bilang, ‘Kamu gemuk’. Dia juga gak pernah memaksaku untuk menurunkan berat badanku.

Secara gak langsung, seorang istri pasti berharap suaminya punya tubuh yang sehat dan proporsional. Tapi kebanyakan setelah menikah, seorang pria akan mulai mengalami fase kegemukan yang gak terkontrol.

Namun dalam kondisi yang sudah melebihi batas, penting bagi seorang istri untuk menyampaikan dengan jujur kekuatiran akan berat badan berlebih pasangan.

Sebagai suami, aku selalu mendapat perhatian secara fisik maupun verbal dari istriku. Kadang dia memuji, kadang dia mengingatkan dampak negatif yang akan aku alami dengan kondisi tubuh seperti itu. Bagiku, caranya menyampaikan hal itu sama sekali gak menyinggung perasaanku.

Jadi, apa kamu sedang kuatir dengan berat badan pasanganmu? Mari pertimbangkan beberapa hal ini lebih dulu:

1. Pahami lebih dulu kenapa berat badan pasanganmu begitu menganggumu

Apakah kamu memang berpikir kalau kondisi fisiknya akan berdampak bagi kesehatannya? Kalau memang tujuannya untuk kesehatan pasanganmu, sampaikanlah ke pasangan alasan kenapa dia harus menurunkan berat badannya. Lalu, dorong dia untuk menerapkan pola hidup yang sehat.

2. Bicaralah dengan pasangan secara terbuka soal rencana untuk menjaga penampilan bersama

Kalau menurunkan berat badan membuat pasangan jadi lebih oke, membicarakan tentang memulai hidup sehat akan sangat diterima.

Bicarakanlah pola hidup sehat yang bagaimana yang harus kalian terapkan. Dan tentunya yang gak membebani dia untuk melakukannya.

Baca Juga :

Mendengar Pasangan Itu Memang Sulit, Tapi Punya 7 Manfaat Bagi Pernikahanmu

Uang Kerap Jadi Sumber Pertengkaran? Berikut 6 Cara Kelola Keuangan yang Baik

3. Buat daftar rencana untuk menjalankan pola hidup sehat tersebut bersama-sama

Jangan biarkan dia memulai sendirian. Mendapat dukungan dari pasangan sendiri tentu jauh lebih memotivasi daripada hanya melakukannya sendiri. Jadi, supaya pasangan semangat menjalankan pola hidup sehat, buatlah daftar rencana yang akan kalian lakukan bersama. Entah itu joging bersama setiap pagi atau sore hari, ikut komunitas kebugaran ataupun membatasi makanan apa saja yang boleh dan tak boleh dikonsumsi.

Dengan adanya daftar rencana yang jelas, pasanganmu akan lebih komitmen untuk menurunkan berat badannya.

Jadi, kalau memang kamu saat ini mulai kuatir dengan kondisi disik pasanganmu. Jangan langsung mengakui ketidaksukaanmu dengan penampilannya. Tapi, dorong dia untuk menyadari pentingnya kesehatan fisik bagi dirinya secara pribadi.

Sumber : Jon Beaty/Jawaban.com


Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Anang Dwi 12 December 2019 - 16:02:35

Cara bertobat

0 Answer

Nurul Huda 10 December 2019 - 07:38:17

Kepanjangan dari LAKPESDAMNU adalah …. *

0 Answer

Susi Salfia 9 December 2019 - 15:20:13

Jelaskan apakah orang yang sudah lahir baru ada ke.. more..

0 Answer


JustinDI 22 November 2019 - 16:40:34
Bapa kami yang di Surga, Dikuduskanlah namaMu Data... more..

JustinDI 22 November 2019 - 16:40:25
Bapa kami yang di Surga, Dikuduskanlah namaMu Data... more..

surya 10 November 2019 - 18:37:53
Hi teman teman JC, nama saya surya, saya mengalami... more..

marisca benedicta 9 November 2019 - 10:23:48
tolong bantu doa, agar saya terlepas dri jeratan h... more..

advertise with us


7264

Banner Mitra Desember week 2