Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Lori Mora

Official Writer
410


Beberapa tahun lalu, berat badanku sudah mencapai 100 kg. Aku gak tahu pasti apakah istriku mengkuatirkan berat badan itu atau gak. Tapi aku tahu dia gak pernah bilang, ‘Kamu gemuk’. Dia juga gak pernah memaksaku untuk menurunkan berat badanku.

Secara gak langsung, seorang istri pasti berharap suaminya punya tubuh yang sehat dan proporsional. Tapi kebanyakan setelah menikah, seorang pria akan mulai mengalami fase kegemukan yang gak terkontrol.

Namun dalam kondisi yang sudah melebihi batas, penting bagi seorang istri untuk menyampaikan dengan jujur kekuatiran akan berat badan berlebih pasangan.

Sebagai suami, aku selalu mendapat perhatian secara fisik maupun verbal dari istriku. Kadang dia memuji, kadang dia mengingatkan dampak negatif yang akan aku alami dengan kondisi tubuh seperti itu. Bagiku, caranya menyampaikan hal itu sama sekali gak menyinggung perasaanku.

Jadi, apa kamu sedang kuatir dengan berat badan pasanganmu? Mari pertimbangkan beberapa hal ini lebih dulu:

1. Pahami lebih dulu kenapa berat badan pasanganmu begitu menganggumu

Apakah kamu memang berpikir kalau kondisi fisiknya akan berdampak bagi kesehatannya? Kalau memang tujuannya untuk kesehatan pasanganmu, sampaikanlah ke pasangan alasan kenapa dia harus menurunkan berat badannya. Lalu, dorong dia untuk menerapkan pola hidup yang sehat.

2. Bicaralah dengan pasangan secara terbuka soal rencana untuk menjaga penampilan bersama

Kalau menurunkan berat badan membuat pasangan jadi lebih oke, membicarakan tentang memulai hidup sehat akan sangat diterima.

Bicarakanlah pola hidup sehat yang bagaimana yang harus kalian terapkan. Dan tentunya yang gak membebani dia untuk melakukannya.

Baca Juga :

Mendengar Pasangan Itu Memang Sulit, Tapi Punya 7 Manfaat Bagi Pernikahanmu

Uang Kerap Jadi Sumber Pertengkaran? Berikut 6 Cara Kelola Keuangan yang Baik

3. Buat daftar rencana untuk menjalankan pola hidup sehat tersebut bersama-sama

Jangan biarkan dia memulai sendirian. Mendapat dukungan dari pasangan sendiri tentu jauh lebih memotivasi daripada hanya melakukannya sendiri. Jadi, supaya pasangan semangat menjalankan pola hidup sehat, buatlah daftar rencana yang akan kalian lakukan bersama. Entah itu joging bersama setiap pagi atau sore hari, ikut komunitas kebugaran ataupun membatasi makanan apa saja yang boleh dan tak boleh dikonsumsi.

Dengan adanya daftar rencana yang jelas, pasanganmu akan lebih komitmen untuk menurunkan berat badannya.

Jadi, kalau memang kamu saat ini mulai kuatir dengan kondisi disik pasanganmu. Jangan langsung mengakui ketidaksukaanmu dengan penampilannya. Tapi, dorong dia untuk menyadari pentingnya kesehatan fisik bagi dirinya secara pribadi.

Sumber : Jon Beaty/Jawaban.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Pininta Uli Sitompul 21 October 2019 - 15:14:02

bagaimana cara berpuasa yang benar dalam agama kri.. more..

0 Answer

Akilhazim1234 21 October 2019 - 12:07:55

Assalamualaikum saya ingin bertanya sahaja..bolehk.. more..

0 Answer

Dokam 20 October 2019 - 19:42:41

Apakah benar surga kecil itu ada di telapak kaki i.. more..

0 Answer


Berkat Melimpah 8 October 2019 - 05:08:21
Tolong doakan supaya Tuhan beri jalan / pekerjaan ... more..

Cristian Sipahutar 1 October 2019 - 12:41:13
Perkenalkan nama saya Cristian Sipahutar, saya sdh... more..

nafty louise 21 September 2019 - 21:18:28
Selamat malam, nama saya nafty saat ini saya mohon... more..

Merry Sine 28 August 2019 - 14:42:33
Salom sahabat.. peekenalkan saya merry

Banner Mitra Oktober Week 3


7270

Banner Mitra Oktober Week 3