Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Lori Mora

Official Writer
966


Pemeran Rasul Paulus, James Faulkner secara terang-terangan mengaku dijamah Roh Kudus selama syuting film ‘Paul: Apostle of Christ’, film yang sudah dirilis pada 28 Maret 2018 lalu.

Aktor di film Game of Thrones ini menilai pengalaman tersebut sangat berkesan baginya. “(Pengalaman ini) Sangat penting bagi banyak orang, aku tahu orang-orang sudah belajar di sana. Mereka belajar soal master mereka dari Paulus dan aku sangat senang karena sejarawan Katolik setuju dengan versi filmku,” katanya.

Bagi aktor berusia 70 tahun itu, terlibat dalam penggarapan film rasul Paulus ini jadi pengalaman yang sangat berbeda dibanding dengan proyek film yang dikerjakannya sepanjang karirnya.

“Aku mendapat penghargaan di Los Angeles lewat SAG Awards untuk ‘Game of Thrones’ yang merupakan bidang hiburan yang agak berbeda. Tapi aku pikir film berbasis agama, film keluarga, film yang menampilkan sifat kita itu penting. Karena itu aku senang ada di sini sebagai bagian dari Movieguide Awards,” katanya saat mendapat kehormatan menginjakkan kaki di atas karpet merah di penghargaan Movieguide pada 8 Februari 2019 lalu.


Faulkner sendiri tak menyangka jika dirinya benar-benar bisa terlibat di dalam penggarapan film religi ini. Pasalnya, dia sempat merasa ragu karena menganggap hal seperti itu bukan ranahnya. Tapi dia terdorong untuk mencoba setelah membaca naskahnya. Dan pada akhirnya, dia dan orang-orang terdekatnya menyadari ada sesuatu yang berbeda di dalam dirinya.

“Istriku kagum dengan perbedaan yang ada dalam diriku. Katanya, ‘Kalau saja kamu bisa seperti ini setiap saat. Menakjubkan, kamu dipenuhi dengan semangat yang sama sekali berbeda.’”

Baca Juga : Yuk Kenalan Lebih Dekat Lagi Dengan Rasul Paulus Lewat Film Paul, Apostle of Christ

Dia percaya perbedaan ini muncul karena campur tangan Roh Kudus. Dia mengaku sebelum ikut menggarap film ini, imannya tak sekuat seperti sekarang.

“Aku punya beberapa pertanyaan setelah memerankan Paulus dan aku memandang dunia dan sesama manusia dengan cara yang berbeda (sekarang),” katanya.

Dengan semangat seperti yang dialaminya, dia percaya semua orang bisa membuat perbedaan. “Aku bisa saja jadi orang sombong yang jahat. Tapi aku ingat apa yang memenuhi diriku saat aku memerankan Rasul Paulus dan saat aku berada di tempat lain,” terangnya.

Film Paul: Apostle of Christ ini sendiri berkisah tentang perjalanan iman seorang Yahudi bernama Saulus dari Tarsis. Dia adalah sosok yang ditakuti karena suka menganiaya orang-orang percaya di masa itu. Tapi kemudian perjumpaannya dengan Yesus di tengah jalan menuju Damaskus mengubahkan hidupnya sepenuhnya.

Film ini sendiri diperankan oleh Jim Caviezel (yang memerankan film The Passion of the Christ) sebagai Lukas dan James Faulkner sebagai Rasul Paulus dan OIiver Martinez (SWAT), Joanne Whalley (AD The Bible Continues) dan John Lynch (The Secret Garden).

Film ini juga menampilkan bagaimana perjuangan Lukas untuk bisa bertemu dengan Paulus yang ditahan di penjara Romawi di bawah pemerintahan Kaisar Nero. Sebelum Paulus dihukum mati, Lukas memutuskan untuk menulis buku berisi perjalanan gereja mula-mula yang sekarang dikenal dengan gereja Kristen.

Sumber : Jawaban.com


Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

16. Rayhan Gardner 28 January 2020 - 10:09:46

Tokoh dalam buah roh

0 Answer

Alexander Edwardson 27 January 2020 - 08:33:26

Paus fransiskus kecam upah

0 Answer

wong jowo 26 January 2020 - 22:23:30

Peminjam tidak boleh...kepada orang lain

0 Answer


Robs Teng 26 January 2020 - 21:15:09
Terima kasih Tuhan Yesus atas segala penyertaanMu ... more..

[email protected] 22 January 2020 - 18:35:12
Saya sedang ada masalah financial, mohon bantu did... more..

Ika Wiji 20 January 2020 - 17:14:09
Mohon bntuan doa dan dukungannya. Saat ini saya se... more..

King Wardi 16 January 2020 - 20:07:08
Saya mohon didoakan, agar saya mendapatkan pekerja... more..

Banner mitra januari 4


7268

Banner solusi talks