Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Lori Mora

Official Writer
646


Di suatu malam di kota Chicago yang terasa dingin, gelap dan penuh badai salju. Seorang bocah laki-laki tampak berjualan koran di dekat pintu masuk sebuah gedung. Sementara orang-orang keluar masuk dengan ekspresi kedinginan. Bocah laki-laki itu juga tampak mengalami hal yang sama. Suhu udara yang begitu dingin membuatnya tak terlalu bersemangat menjajakan koran yang ada di tangannya. Dia pun berjalan ke arah seorang polisi.

Dia lalu berkata, “Pak, kamu pasti gak tahu dimana seorang bocah miskin bisa menemukan tempat yang hangat untuk tidur malam ini kan?”

“Bapak tahu,” lanjutnya. “Aku tidur di dalam sebuah box di sudut itu (sambil menunjuk dengan jemarinya) dan di bawah gang yang sangat dingin itu. Pasti enak ya kalau bisa tidur di tempat yang hangat,” katanya.

Dengan hati yang penuh iba, sang polisi memandangi bocah itu dan berkata, “Nak, pergilah ke jalan menuju rumah putih besar itu dan kamu akan mengetuk pintu. Waktu mereka keluar dari pintu, kamu cuma perlu bilang Yohanes 3: 16. Mereka akan membiarkanmu masuk,” katanya.

Bocah itupun menurutinya. Dia lalu berjalan menaiki tangga menuju pintu rumah itu. Saat mengetuk pintu itu, tiba-tiba seorang wanita membuka. Dengan cepat dia pun menyampaikan kata-kata yang dipesankan sang polisi: “Yohanes 3: 16.”

Lalu wanita ini berkata, “Masuklah, Nak.”
Dia mempersilahkannya masuk dan mengajaknya dudu di kursi goyang di depan perapian tua yang besar. Setelah itu wanita itu pergi. Saat sedang duduk, anak itu tiba-tiba berpikir, “Yohanes 3: 16….Apa itu? Aku sama sekali tak mengerti apa artinya. Tapi hal itu benar-benar bisa membuat anak laki-laki yang kedinginan ini mendapat kehangatan.”

Lalu dia mulai bertanya ke anak itu, “Apa kamu lapar?”

Jawabnya, “Yah, hanya sedikit. Aku belum makan dalam beberapa hari dan aku pikir aku mau makan sedikit saja.”

Baca Juga :

Ditinggal Suami Bikin Judith Halim Depresi Berat Sampai Pilih Bunuh Diri

Main HP dan Ngobrol Waktu Ibadah, Apakah Tuhan Marah?

Lalu wanita itu membawanya ke dapur dan mempersilahkannya duduk di kursi meja makan yang sudah terisi dengan banyak makanan lezat. Anak itu pun makan dengan lahap sampai-sampai tak sanggup lagi.

Anak itu kembali berpikir soal Yohanes 3: 16 itu. Lalu bertanya, “Aku tak tahu apa itu. Tapi yang aku tahu pesan itu membuat anak yang kelaparan sepertiku menjadi kenyang.”

Setelah makan, wanita itu membawanya ke kamar mandi besar yang berisi air hangat. Dia lalu disuruh untuk berendam di sana sebentar. Saat berendam, anak itu kemudian berpikir. “Yohanes 3: 16…Aku gak tahu apa itu. Tapi pesan ini benar-benar bisa membuat anak laki-laki yang kotor ini menjadi bersih. Kau tahu, aku belum mandi, benar-benar mandi, seumur hidupku. Satu-satunya pemandian yang pernah aku dapatkan adalah waktu aku berdiri di depan hidran api besar tua.”

Keesokan paginya, dia dibawa ke meja makan yang penuh dengan makanan. Setelah itu, dia dibawa kembali ke kursi goyang tua itu. Saat sedang menghangatkan diri, wanita itu lalu mengambil Alkitab dan bertanya ke bocah tersebut, “Apa kamu tahu apa itu Yohanes 3: 16?”

Katanya, “Tidak nyonya. Aku tidak tahu. Aku baru pertama kali mendengarkan tadi malam waktu polisi menyuruhku untuk mengucapkannya.”

Wanita itu lalu membuka Alkitab Yohanes 3: 16 dan menjelaskan kepada anak itu soal Yesus. Tepat di depan perapian itu, anak itupun sepenuhnya menyerahkan hidupnya kepada Yesus. Dia duduk di sana dan berpikir, “Yohanes 3: 16…Aku sama sekali gak tahu apa itu, Tapi ayat itu benar-benar bisa membuat anak yang hilang merasa aman.”

Kalau kita ditanyakan hal yang sama. Apakah kita juga sudah mengerti arti dari ayat itu? Mungkin sebagian dari kita masih bingung. Yang kita gak pahami adalah kenapa Allah rela mengirimkan anak-Nya untuk mati bagi kita. Dan bagaimana mungkin Yesus mau melakukannya. Tapi tahukah kamu, karena pengorbanan itulah kita bisa memperoleh segala sesuatu yang kita butuhkan.

Jadi, apakah kita sudah benar-benar merenungkan dan memahami ayat ini?

“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” (Yohanes 3: 16)

Apakah kamu adalah salah satu yang belum pernah mengalami kasih Tuhan? Atau kamu sudah mengenalNya tapi hari-hari dimana banyak masalah yang datang silih berganti membuatmu menjauh dari kasihNya. Kalau kamu benar-benar butuh Dia, mari datanglah kepada Yesus sampaikan bahwa kamu butuh Dia. 

Buat kamu yang butuh dibantu silahkan menghubungi konselor Sahabat24 kami di SMS/WA 081703005566 atau telp di 1-500-224 dan 0811 9914 240 bisa juga email ke [email protected] atau lewat  Live Chat dengan KLIK DI SINI.

Sumber : Inspire21.com/Jawaban.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Devi Panjaitan 22 August 2019 - 09:46:21

Saya sedang dilema dgn bbrpa pilihan. Pertama sy s.. more..

0 Answer

agung setiawan 21 August 2019 - 14:27:12

Sebuah mesin yang bekerja menurut daur carnot men.. more..

0 Answer

George 21 August 2019 - 06:36:40

Puasa daniel yang benar

0 Answer


Suhidi Yosua 2 August 2019 - 00:01:16
Shalom, Nama saya Suhidi Yosua, 30thn. Saya butuh ... more..

andrew 1 August 2019 - 02:12:17
saya Andrew 21thn saya mau meminta suport dan duku... more..

Wellyanti Oktavia Selan Welly 19 May 2019 - 19:45:52
Selama 10tahun hidup berkeluarga, yang saya rinduk... more..

andre s 10 May 2019 - 15:07:50
Teman2 Mohon di Doakan saya memiliki kebiasaan kec... more..

Banner Mitra Agustus Week 3


7275

Banner Mitra Agustus Week 3