Tinggalkan Imannya dan Cari Kebebasan, Remaja Asal Arab Saudi Ini Dapat Suaka Di Kanada

Internasional / 17 January 2019

Tinggalkan Imannya dan Cari Kebebasan, Remaja Asal Arab Saudi Ini Dapat Suaka Di Kanada
Sumber: BBC
Puji Astuti Official Writer
3965

Seorang remaja putri asal Arab Saudi baru-baru ini menjadi perhatian internasional setelah ia meminta tolong lewat sosial media Twitter karena nyawanya terancam. Remaja itu adalah Rahaf Mohammed al-Qunun, berusia 18 tahun dan melarikan diri dari keluarganya karena mengalami kekerasan dari mereka.

Rahaf adalah putri dari seorang gubernur di Arab Saudi, saat itu ia sedang berlibur ke Kuwait bersama keluarganya, namun ia diam-diam membeli tiket ke Australia melalui Bangkok untuk mencari suaka. Namun ia tertahan di Bangkok, dan ayah serta kakak laki-lakinya datang untuk menjemputnya. Disinilah drama mencekam sempat terjadi, Rahaf memblokade kamar hotelnya karena merasa nyawanya terancam dan meminta pertolongan internasional melalui Twitter pada 7 Januari 2018 lalu.

“Saya tidak akan meninggalkan kamar ini hingga bertemu dengan UNHCR,” demikian pernyataan Rahaf saat itu.

Akhirnya pemerintah Thailand mengijinkan Rafah untuk bertemu UNHCR yang merupakan komisioner tinggi untuk pengungsi dari PBB.

Ada beberapa alasan Rahaf Mohammed terancam nyawanya, diantaranya adalah ia menyatakan telah meninggalkan Islam yang menurut hukum Arab Saudi dapat divonis hukuman mati. Ia juga beresiko tewas dianiaya keluarganya jika dipulangkan karena dianggap telah mempermalukan keluarga.

“Aku tidak bisa belajar dan bekerja di negaraku, jadi aku ingin bebas dan belajar dan bekerja sesuai dengan keinginanku,” demikian pernyataannya yang dirilis oleh BBC.com.

Walau negara awal tujuan Rahaf adalah Australia, namun Kanada memberi respon untuk memberikan suaka bagi remaja 18 tahun ini. Ia akhirnya tiba di Kanada pada Sabtu, 12 Januari 2019 lalu dan disambut langsung oleh Menteri Luar Negeri Kanada Chrystia Freeland yang menyebutnya, “Warga baru Kanada yang sangat berani.”

Apa yang dilakukan oleh Rahaf Mohammed menunjukkan sebuah perjuangan yang hebat untuk iman dan apa ia yang dipercayai. Ia rela membayar harga yang mahal demi sebuah kemerdekaan, ia tetap melakukannya walau nyawanya terancam. 

Sumber : BBC
Halaman :
1

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?