Jelang Pemilu 2019, Ini Saran Tokoh Gereja Pada Seluruh Umat Kristen di Indonesia!

Jelang Pemilu 2019, Ini Saran Tokoh Gereja Pada Seluruh Umat Kristen di Indonesia!

Budhi Marpaung Official Writer
2261

Pemilihan umum tinggal hitungan bulan saja. Pesta rakyat lima tahunan sekali ini kembali akan digelar pada April 2019. Terlepas dari siapakah yang akan dipilih dan terpilih nantinya, Ketua Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia Pdt. Dr. Bambang Widjaja menyampaikan pesannya kepada seluruh umat Kristen yang ada di Nusantara.

“Menurut saya, dua. Satu, jangan golput. Walaupun kita melihat instrumentalisasi agama terjadi dimana-mana, jangan golput. Sebab kalau kita golput akibatnya kita justru jadi korban atau victim dari instrumentalisasi agama,” kata Bambang kepada Jawaban.Com di kantor pusat PGI, Senin (7/1/2019).

Baca Juga: Bambang Widjaja: Bangun Kebersamaan Gereja Tiadakan Tembok Pemisah

Lalu, sambung Bambang, yang kedua adalah pilihlah berdasarkan nurani dan pertimbangan yang jernih.

“Jangan karena emosi, jangan karena mengejar kepentingan sesaat. Timbang secara nurani, siapa yang dipandang bersih dan mewakili aspirasi masyarakat, bukan mewakili aspirasi Kristen saja karena Presiden itu Presiden semua orang. Jadi, apakah dia mewakili aspirasi masyarakat, tentu termasuk Kristen di dalamnya kalau masyarakat dan membuktikan diri track record-nya punya niatan yang baik untuk bangsa Indonesia” tukas Bambang.


Berdasarkan rilis Komisi Pemilihan Umum (KPU) maka hari pemungutan suara Pemilu 2019 akan dilaksanakan pada 17 April 2019. Tahapan kemudian, yakni pada 18 April 2019-22 Mei 2019 akan dilakukan rekapitulasi penghitungan suara. Pada 23 Mei 2019-15 Juni 2019, KPU memberikan waktu penyelesaian sengketa hasil pemilu presiden dan wakil presiden. Juli-September 2019 merupakan waktu untuk peresmian keanggotaan. Tahapan terakhir yakni pada sekitar Agustus-Oktober 2019 akan digelar pengucapan sumpah / janji dari para peserta terpilih Pemilu 2019-2024.

Sumber : Jawaban.Com; KPU
Halaman :
1

Ikuti Kami