Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

intadestria

Official Writer
518


Masjid Al Muqarrabien dan Gereja Protestan GMIST Mahanaim yang bersebelahan berada di Jalan Enggano, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Bangunan gereja dibangun terlebih dahulu pada tahun 1957, sementara setahun setelahnya, barulah masjid dibangun.

Sejak awal, dua bangunan ini memang bersebelahan, bahkan dindingnya saling menempel satu sama lain. Bahkan, dua bangunan ini hanya terpisahkan oleh dinding yang tingginya sekitar 3,5 meter saja. Bukan setahun dua tahun, dua bangunan ini sudah berdiri beriringan selama 60 tahun lamanya. Selain bangunan yang beriringan, toleransi dua umat antara Kristen dan Muslim ini juga terjaga dengan baik.

"Kalau di gereja ada ibadah pas lagi waktu shalat, kita biasa saja shalat. Ibadah di gereja nggak mengganggu, nggak sampai kedengaran sampai masjid," ujar Ustaz Endang Gunarahaja, yang dikutip dari Republika.co.id pada Rabu (9/1) kemarin.

Rahasia yang ada dalam tempat ini adalah dengan sikap yang saling menghormati.

Menurut Endang, manusia sudah selayaknya untuk saling menghormati dan menghargai. Setiap manusia tidak dilahirkan dengan sama,

Selama 60 tahun ini, tidak ada perselisihan yang terjadi dari dua umat ini. Setiap ada ibadah atau hari raya, maka beberapa area masjid akan dipakai sebagai parkir. Begitu pula sebaliknya, ketika umat Islam merayakan perayaan tertentu, maka gereja akan meniadakan atau memundurkan jadwal ibadah.

Selama ini ya baik-baik saja, kami saling menjaga, menghormati, bertoleransi, karena sama-sama beribadah juga," kata Endang.

Pendeta Abritha Indriati Lanyemona Salenda dari Gereja Protestan Mahanaim menjelaskan juga kalau toleransi antar umat beragama sudah ada dalam mereka sejak dua bangunan ini dibangun.

"Berarti sudah puluhan tahun kami hidup berdampingan dengan umat agama lain. Dari pengurus gereja terdahulu sampai sekarang, juga kepada jemaat agar selalu saling menghormati dan bertoleransi," kata pendeta Abritha.

Gereja juga selalu mengimbau agar jemaat untuk saling mengasihi, agar toleransi selalu tercipta dan hubungan semakin harmonis.

Cerita dari Tanjung Priuk ini membuka pikiran kita kalau perbedaan tidak seharusnya menciptakan perpecahan. Sudah puluhan tahun lamanya kedua bangunan ini berdampingan, tanpa ada konflik satu sama lain.

Untuk itu, mari kita selalu mendoakan agar toleransi antar umat beragama terus terjadi di sekitar kita, sehingga terjadi lingkungan yang penuh damai.

Sumber : republika

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Ivan Sitompul 9 June 2019 - 12:36:56

Tujuan tuhan yesus naik ke surga

0 Answer

Juan Sih 31 May 2019 - 22:21:57

Apakah hari sabat yang dimaksud alkitab adalah har.. more..

0 Answer

liana 27 May 2019 - 14:56:37

menikah tanpa sex

1 Answer


Yu55 Ch4nnel 28 May 2019 - 16:51:25
Bertahun2 saya meninggalkan Tuhan Yesus,hanyut dng... more..

Wellyanti Oktavia Selan Welly 19 May 2019 - 19:45:52
Selama 10tahun hidup berkeluarga, yang saya rinduk... more..

Dendank 15 May 2019 - 19:54:05
Saat Ini saya sangat membutuhkan Dana 400 ribu unt... more..

Dendank 15 May 2019 - 19:54:04
Saat Ini saya sangat membutuhkan Dana 400 ribu unt... more..

Banner Fun Run (1)


7261

Banner Mitra Juni week 2