Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Inta

Official Writer
1116


Seorang anak lelaki berusia 8 tahun bernama Hayden Ellis bertugas untuk mempresentasikan sesuatu di depan kelasnya. Ia telah mempersiapkan materi yang berisikan tentang kisah yang diambilnya dari Alkitab. Namun, ketika gilirannya tiba, Hayden justru diminta berhenti oleh gurunya.

"Guru minta saya untuk berhenti berbicara," ungkap Hayden pada ayahnya, John Ellis, yang menceritakan kronologi cerita anaknya tersebut di sebuah kolom PJ Media.

Hayden berkata kalau gurunya langsung memanggil murid selanjutnya dan tidak memperbolehkannya untuk meneruskan ceritanya.

"Anak saya telah membaca kisah Daniel dan ingin menceritakan kisah yang telah dibacanya tersebut kepada teman-temannya. Apa yang tidak disadarinya adalah bahwa Alkitab, tidak peduli seberapa pentingnya itu, belum tentu diterima oleh orang banyak," tulis John dalam kolom tersebut.

Hayden bersekolah di sebuah sekolah publik di Arlington County, Virginia, Amerika Serikat, salah satu kota yang progresif di negaranya tersebut.

Pengalaman yang terjadi atas Hayden ini sekaligus menyoroti keacuhan dan sikap intoleran secara keseluruhan.

Sebagai orang tua, John mengaku kalau dirinya kecewa terhadap lingkungan yang membangun tembok antagonis pada Kristen, yang mana hal ini tidak membuatnya heran.

"Sebelum Yesus naik ke surga, Ia mengatakan kalau dunia membenci kita sebab kita adalah muridNya. Jadi, ketika kita merasa sedih dengan lingkungan yang secara eksplisit cenderung menjahi kebenaran untuk takut akan Tuhan, hal ini bukanlah sesuatu yang mengherankan," terangnya.

Tindakan guru Hayden ini diresponi dengan santai oleh ayahnya, namun John mendesak umat Kristen untuk mengambil pendekatan lain untuk memberitakan Injil.

"Sebagai orang Kristen, kita harus berhati-hati untuk tidak menjelekkan atau marah terhadap mereka yang tidak percaya, sebab kita dipanggil untuk menyebarkan Injil kepada mereka, dan mengharapkan pertobatan dari mereka," lanjutnya.

Ia bahkan menyebutkan Rasul Paulus sebagai salah satu contoh atas sikapnya yang radikal dalam mengabarkan Kabar Baik.

Ayah Hayden juga mengatakan kalau tindakan diksriminatif bisa jadi merupakan dorongan bagi orang percaya untuk berteriak soal Kabar Baik bagi orang banyak.

Sumber : cbn

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Irsan 13 5 December 2019 - 20:31:44

Bidang yg dibahas ekonomi berfokus pada

0 Answer

Icha Vedani 4 December 2019 - 22:12:48

Intan pariwara kelas 11 semester 1

0 Answer

Diah Kristanti 4 December 2019 - 21:56:25

cara bebas hutang

0 Answer


JustinDI 22 November 2019 - 16:40:34
Bapa kami yang di Surga, Dikuduskanlah namaMu Data... more..

JustinDI 22 November 2019 - 16:40:25
Bapa kami yang di Surga, Dikuduskanlah namaMu Data... more..

surya 10 November 2019 - 18:37:53
Hi teman teman JC, nama saya surya, saya mengalami... more..

marisca benedicta 9 November 2019 - 10:23:48
tolong bantu doa, agar saya terlepas dri jeratan h... more..

Banner Mitra November Week 4


7259

Banner Mitra November Week 4