Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

lori_mora

Official Writer
691


“Dan sekarang aku menyerahkan kamu kepada Tuhan dan kepada firman kasih karunia-Nya, yang berkuasa membangun kamu dan menganugerahkan kepada kamu bagian yang ditentukan bagi semua orang yang telah dikuduskan-Nya.” (Kisah Para Rasul 20: 32)


Pertumbuhan rohani adalah proses menggantikan kebohongan dengan kebenaran. Yesus berdoa, “Kuduskanlah mereka dalam kebenaran, firma-Mu adalah kebenaran.” Yohanes 17: 17

Roh Tuhan memakai firman Tuhan untuk menjadikan kita seperti Anak Tuhan. Untuk menjadi serupa dengan Kristus, kita harus memenuhi kehidupan kita dengan firman-Nya. Melalui firman kita dipulihkan dan dibentuk untuk melakukan tugas-tugas yang ditetapkan Tuhan bagi kita.

Firman Tuhan itu tidak seperti kata-kata lain. Firman Tuhan itu hidup. Karena itulah saat Tuhan berbicara, terjadi perubahan. Segala sesuatu di sekitar kita, semua ciptaan ada karena Tuhan berfirman. Ia mengucapkannya dan jadilah.

Firman Tuhan menghasilkan kehidupan, menciptakan iman menghasilkan perubahan, menakutkan iblis, menyebabkan terjadinya mujizat, menyembuhkan luka-luka, membangun karakter, mengubahkan keadaan, memberikan sukacita, mengalahkan perlawanan, mengatasi godaan, memompa harapan, melepaskan kuasa, membersihkan pikiran, menjadikan segala sesuatu dan menjamin masa depan kita untuk selamanya.

Kita tidak dapat hidup tanpa firman Tuhan! Karena firman itu ibarat hal penting seperti halnya makanan. Ayub berkata, “Perintah dari bibir-Nya tidak kulanggar, dalam sanubariku kusimpan ucapan mulut-Nya.” Ayub 23: 12.

Firman Tuhan adalah gizi rohani yang harus kita miliki untuk menggenapi tujuan kita. Alkitab disebut susu, roti, makanan padat, dan madu bagi hidup kita. Keempat jenis makanan ini adalah menu Roh untuk pertumbuhan dan kekuatan rohani.

Tanpa firman Tuhan, kita hanyalah Kristen yang terserang anoreksia rohani. Kita akan mati kelaparan karena kurang gizi rohani. Untuk menjadi murid Yesus yang sehat, kita harus menikmati firman Tuhan sebagai prioritas utama kita.

“Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.” Yohanes 8: 31

Dalam kegiatan sehari-hari, tinggal dalam firman Tuhan mencakup tiga langkah:

Pertama, mau menerima otoritasnya

Alkitab harus menjadi standar otoritas dalam kehidupan kita. Sebagai kompas yang mampu menunjukkan arah, sebagai penasihat yang bisa didengarkan ketika membuat keputusan-keputusan bijaksana, dan patokan untuk dipakai mengevaluasi segala hal.

Firman Tuhan merupakan otoritas tertinggi di atas norma tradisi, kebudayaan, norma, atau emosi. Firman Tuhan adalah standar sempurna yang tidak akan pernah membawa kita ke arah yang salah.

“Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.” 2 Timotius 3: 16

Di awal pelayanan Billy Graham, dia melewati suatu masa ketika ia bergumul dengan keraguan tentang ketepatan dan otoritas Alkitab. Pada suatu malam purnama dia jatuh berlutut sambil menangis dan berkata kepada Tuhan, walaupun banyak hal yang membingungkan dan tidak ia mengerti, dia akan tetap mempercayai Alkitab sepenuhnya sebagai otoritas tunggal untuk kehidupan dan pelayanannya. Sejak hari itu, kehidupan Billy diberkati dengan kuasa dan keefektifan yang luar biasa.

Putuskanlah apapun kebudayaan, tradisi, nalar dan emosionalmu, pilihlah menjadikan Alkitab sebagai otoritas tertinggi dalam hidupmu.

Kedua, terimalah kebenaran firman Tuhan

Tak cukup hanya percaya saja akan firman Tuhan, tapi kita juga harus memenuhi pikiran kita dengan firman Tuhan supaya Roh Kudus bisa mengubah kita dengan kebenaran.

Ada lima cara yang bisa kamu lakukan yaitu dengan melakukan, menerima, membaca, meneliti, mengingat dan merenungkannya.

Banyak orang yang mengatakan percaya kepada Alkitab dari kitab Kejadian sampai Wahyu. Tapi mereka tak pernah membacanya sampai tuntas. Tapi kalau kamu membaca Alkitab lima menit saja setiap hari, kamu akan menyelesaikannya semua bagian Alkitab dalam waktu satu tahun. Kalau kamu mengurangi menonton televise atau berselancar di internet, kamu mungkin bia menyelesaikannya dua kali setahun.

Membaca Alkitab setiap hari akan menjagamu dalam jangkauan suara Tuhan. Karena itulah Tuhan memerintahkan raja-raja Israel untuk selalu menyimpan salinan firman-Nya di dekat mereka. “Itulah yang harus ada di sampingnya dan haruslah ia membacanya seumur hidupnya untuk belajar takut akan TUHAN, Allahnya, dengan berpegang pada segala isi hukum dan ketetapan ini untuk dilakukannya..” Ulangan 17: 19

Tak kalah penting dari membaca Alkitab adalah mengingat dan merenungkannya. Salah satu alasan kenapa Tuhan menyebut Daud ‘seorang yang berkenan di hati-Ku’ adalah karena Daud suka merenungkan firman Tuhan. Daud bahkan menyebutkan, ‘Betapa kucintai Taurat-Mu! Aku merenungkannya sepanjang hari.’

Merenungkan kebenaran Tuhan dengan serius adalah kunci dari doa yang dijawab dan rahasia dari kehidupan yang berhasil.

Ketiga, menerapkan prinsip-prinsip firman Tuhan

Menerima, membaca, meneliti, menghafal, dan merenungkan firman tidak ada artinya kalau kita tidak menerapkannya dalam kehidupan kita. Kita harus menjadi pelaku firman. Ini adalah langkah yang paling sulit karena setan memeranginya dengan sangat intensif. Ia tak peduli kamu pergi mengikuti pelajaran Alkitab selama kamu tidak melakukan apapun dengan apa yang kamu pelajari.

Tanpa pelaksanaan, semua pelajaran Alkitab kita tidak ada artinya. Karena itulah Yesus berkata, “Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu.” Matius 7: 24

Biasanya alasan yang membuat kita tak mempraktikkan firman Tuhan dalam hidup kita adalah karena kita merasa sulit untuk melakukannya atau bahkan menyakitkan. Kebenaran akan membebaskan kita, tapi pertama-tama kebenaran itu mungkin akan mmebuatmu tidak senang! Tapi prcayalah tujuan firman Tuhan adalah memurnikan kita, menyingkapkan motivasi-motivasi kita, menunjukkan kesalahan-kesalahan kita dan mengharapkan kita untuk berubah.

Sebagai manusia, kita pasti menolak perubahan. Apalagi saat kita merasa kita sudah dalam kondisi yang baik dan aman. Karena itulah kita memerlukan orang lain untuk mendukung kita berubah selangkah demi selangkah dengan menerapkan firman Tuhan.

Sebagai kalimat penutup renungkanlah kalimat ini, “Alkitab tidak diberikan untuk menambah pengetahuan kita, melainkan untuk mengubah kehidupan kita.” D. L Moody.

Sumber : Pastor Rick Warren/Jawaban.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Fir Daus 11 December 2018 - 09:14:14

sebutkan ukuran kertas yang bisa digunakan dalam m.. more..

0 Answer

Nita 10 December 2018 - 01:44:48

Kenapa susah tidur

1 Answer

Marcelina Mega 6 December 2018 - 22:53:44

Pacaran dengan sepupu

0 Answer


chintya agustin sulistiani 11 December 2018 - 05:02:40
I am a Muslim, butI believe this December I will s... more..

sea_regardz 8 December 2018 - 13:19:50
Ada teman sekerja, perempuan, punya anak hanya 1, ... more..

Lina 2 December 2018 - 15:32:08
Bantu saya Dan doakan saya selalu kuat di dalam Tu... more..

Febe Widyawati 29 November 2018 - 22:08:03
Saya mohon bantuan doanya supaya pergumulan saya t... more..

Banner Mitra Week 2


7226

advertise with us