Pemkot Tidore Putuskan Naikkan Insentif Pendeta dan Imam Masjid, Berikut Besar Kenaikannya

Pemkot Tidore Putuskan Naikkan Insentif Pendeta dan Imam Masjid, Berikut Besar Kenaikannya

Lori Official Writer
1190

Siapa sangka pemerintah bahkan ikut mengatur jumalh insentif pemimpin agama seperti pendeta dan imam Masjid. Hal inilah yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tidore Kepulauan, Maluku Utara.

Seperti diberitakan, Pemkot Tidore tengah merancang peraturan kenaikan insentif pemimpin agama guna memaksimalkan pelayanannya kepada seluruh umat. Sementara untuk rencana alokasi anggaran insentif ini akan diubah dari Rp 2.4 miliar menjadi Rp 6.7 miliar di tahun 2019 mendatang.

Baca Juga :

Diprotes Soal Video Masak Babi Campur Kurma, Dua Komika Ini Minta Maaf & Berhenti Melucu

Soal Candaan ‘Tampang Boyolali’, Prabowo Akhirnya Minta Maaf. Begini Katanya….

Kepala Bagian Bina Kesra Kota Tidore Kepulauan, Sahnawi Ahmad menyampaikan bahwa alokasi anggaran insentif bagi pemimpin agama ini ditujukan kepada 1.083 orang, yang diantaranya terdapat 193 imam masjid , 884 petugas badan sara dan 6 orang pendeta.

Pemkot Tidore akan memastikan jika insentif yang akan diterima oleh pemimpin agama ini akan dinaikkan dari Rp 200 ribu per bulan menjadi Rp 500 ribu per bulan.

“Kami sudah buat usulannya, tinggal disampaikan ke DPRD untuk disetujui, kenaikan insentif ini agar tidak ada ketersinggungan antara kelurahan dan desa, hanya saja harus dikoordinasikan dengan wali kota dan wawali, karena hal ini masih perlu disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang ada,” kata Sahnawi.

Penyaluran insentif ini nantinya akan dilakukan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa. Karena itulah jumlah anggaran di setiap desa akan berbeda-beda. Sesuai dengan permohonan anggaran dari setiap desa.

Sumber : Tribunnews.com/Jawaban.com

Ikuti Kami