Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

lori_mora

Official Writer
678


Bayangkan kalau kamu berkesempatan bisa bertemu Tuhan secara langsung. Respon apasih yang kamu tunjukkan kalau hal itu terjadi?

Inilah pemandangan yang terjadi saat Abraham bertemu tiga orang yang berdiri di hadapannya.

“Kemudian TUHAN menampakkan diri kepada Abraham dekat pohon tarbantin di Mamre, sedang ia duduk di pintu kemahnya waktu hari panas terik. Ketika ia mengangkat mukanya, ia melihat tiga orang berdiri di depannya. Sesudah dilihatnya mereka, ia berlari dari pintu kemahnya menyongsong mereka, lalu sujudlah ia sampai ke tanah, serta berkata: "Tuanku, jika aku telah mendapat kasih tuanku, janganlah kiranya lampaui hambamu ini.” (Kejadian 18: 1-3)

Saat Abraham bertemu dengan Tuhan, kita akan terkejut dengan apa yang dilakukannya. Sebagai manusia biasa, Abraham justru mengundangnya makan malam (baca Kejadian 18: 3-8).

Dari tindakan Abraham, kita bisa memetik 3 pelajaran penting yang dilakukannya saat menyambut Tuhan.

Pertama, Abraham mengundangNya makan.

Bayangkan, sebagai pencipta alam semesta tentu saja Tuhan tidak butuh makan. Tapi Abraham justru mengudangnya untuk makan malam. Dia bahkan menerima undangan itu karena kasihNya kepada Abraham. Tuhan sendiri melihat kebaikan hati Abraham yang mau melayaniNya dan menyambut hal itu dengan senang hati.

Kedua, Abraham memberi pelayanan yang terbaik.

Jamuan makan itu bahkan dipersiapkan Abraham dengan begitu sempurna. Dia mengambil seekor lembu muda untuk disantap. Tentu saja kualitas lembu ini adalah yang terbaik. Setelah itu, dia menyajikan daging lembu itu untuk disantap bersama.

Ketiga, saat bertemu Tuhan Abraham tidak langsung meminta sederet daftar permohonan.

Ini adalah kunci yang sangat penting dimana Tuhan berkenan mendatangi Abraham. Tuhan melihat hati Abraham. Dia adalah pria yang saleh, yang tak banyak menuntut dan yang percaya sepenuhnya kepada Tuhan. Saat bertemu dengan Tuhan saja, dia sama sekali tidak langsung membeberkan sederet permintaannya. Satu-satunya yang dia sampaikan adalah, “Tuanku, jika aku telah mendapat kasih tuanku, janganlah kiranya lampaui hambamu ini.” (Kejadian 18: 3)

Tentu saja kita berharap bisa mendapat kesempatan yang sama seperti Abraham, bisa bertemu Allah secara langsung.Tapi apakah jika kita diberi kesempatan itu, kita bisa meresponi sama seperti respon Abraham? Tuhan tentu saja suka dengan orang-orang yang rendah hati dan saleh seperti Abraham. Dan untuk bisa mengalami hal itu, kita bisa melakukannya dengan cara melakukan seperti apa yang Yesus sampaikan dalam Matius 25: 40.

“Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.”

Kita tak harus melakukan hal-hal istimewa hanya kepada Tuhan saja, tapi kita juga harus melakukan hal serupa kepada semua orang. Karena dengan itulah kasih Tuhan dinyatakan kepada semua orang dan nama Tuhan semakin dipermuliakan melalui hidup kita.

Sumber : Charismamag.com/Jawaban.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !