Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

intadestria

Official Writer
322


Setiap orang pasti punya pahamnya tersendiri dalam berkeluarga. Nggak terkecuali dengan kita. Ada orang yang memilih untuk menjadi ibu rumah tangga dengan alasan agar anak bisa dibesarkan dengan baik, tetapi ada pula yang memilih untuk jadi ibu yang bekerja, dan anaknya tetap bisa tumbuh dengan baik.

Khususnya buat kita, pasangan yang memilih untuk bekerja, baik suami atau pun istri, menyeimbangkan antara keluarga dan karir itu sangatlah perlu, lho. Berikut adalah beberapa cara untuk menyeimbangkan keduanya.

1.  Stop mempersulit keadaan


Waktu itu sangatlah berharga. Apalagi buat pasangan yang keduanya memilih untuk bekerja. Biasakan untuk tidak membawa pekerjaan ke rumah, begitu pula sebaliknya. Misalkan, kita dihadapkan dua pilihan: pulang jam 5 tapi bawa kerjaan ke rumah, atau pulang jam 8 karena harus menyelesaikan pekerjaan tersebut. Ambillah pilihan yang kedua.

Dengan demikian, kita jadi punya waktu sepenuhnya untuk keluarga di rumah tanpa harus kepikiran pekerjaan yang belum selesai. Cara lainnya adalah dengan mengurangi rasa tidak enakan dengan orang lain dengan berani berkata tidak.

2. Beranikan diri untuk meminta bantuan orang


Kalau kita mengerjakan semua pekerjaan rumah dan kantor sendirian, kemungkinan besar keduanya tidak akan berjalan dengan baik. Cobalah buat daftar pekerjaan yang harus kita lakukan, kemudian cari tahun pekerjaan mana yang sekiranya membutuhkan bantuan dengan orang lain.

Tidak perlu memaksakan diri untuk memasak saat kita sudah kelewat kelelahan. Membeli makanan di luar atau menggunakan jasa laundry untuk meringankan tugas rumah akan sangat membantu, kok. Usahakan kita juga tidak pelit terhadap diri sendiri.

Misalkan, biaya masak sendiri 1 juta sebulan. Katering 1,5 juta. Maka pilihan kedua bisa jadi solusinya. Sebab dengan begitu, kita jadi punya banyak waktu dengan keluarga.

Baca juga: Dialami Semua Orang, Suami Pun Sering Kesepian. Istri, Tolonglah Suami Lewat 4 Cara Ini

3. Belajar kerelaan hati


Tentu saja dalam kehidupan ada risiko yang perlu kita tanggung. Begitu pula saat kita memilih untuk bekerja. Kita harus rela kalau anak dititipi pada pengasuh, rela kalau nggak bisa mengantar anak pulang-pergi sekolah, atau jam tidur yang berantakan.

Kerelaan hati ini sangat penting buat kita, sehingga nantinya kita nggak akan merasa bersalah yang berlebihan. Ingatkan diri kalau segala sesuatunya, ada harga yang harus dibayarkan, Kita melakukan hal ini untuk membuat keluarga jadi lebih baik lagi.

Kita harus bisa bijak dalam mengelola waktu yang ada. Kunci suksesnya adalah komunikasi yang baik dengan pasangan. Baik istri mau pun suami, setiap tantangan yang ada dalam kehidupan kita, ingatlah untuk terus mengandalkan Tuhan terlebih dahulu.

Ketika kita berjalan dalam kehendak Tuhan, maka Tuhan yang akan menyediakan segala sesuatunya. Kita nggak akan pernah kekurangan, kok. Sebab Tuhan sudah janji akan mencukupkan segala kebutuhan kita. 

Sumber : berbagai sumber

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

RY 14 January 2019 - 21:25:16

Sex

0 Answer

Aditya Putra 14 January 2019 - 16:43:50

Untuk belajar sekar alit atau macapat pertama kali.. more..

0 Answer

delsinsarlin hotan 13 January 2019 - 19:24:39

LDR

0 Answer


ROTH GERENEMUS K A U 5 January 2019 - 15:20:01
Saya mohon bantuan doa ny, krna sy mengalami pergo... more..

chintya agustin sulistiani 15 December 2018 - 12:51:18
Tolong bantu doa saya. Saya mau ikut Yesus, tapi k... more..

chintya agustin sulistiani 11 December 2018 - 05:02:40
I am a Muslim, butI believe this December I will s... more..

sea_regardz 8 December 2018 - 13:19:50
Ada teman sekerja, perempuan, punya anak hanya 1, ... more..

Banner Mitra Week 2


7225

advertise with us