Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

intadestria

Official Writer
283


Belum lama ini ada dua catatan Albert Einstein mengenai teori kehidupan yabg bahagia laku dilelang dengan harga lebih dari Rp. 24 Milyar. Kedua catatan tersebut ditulis oleh Einstein saat sedang mengajar di sebuah kelas di Tokyo, Jepang. Catatan yang berupa tulisan tangan Einstein ini merupakan sebuah tip yang dkberikan pada seorang kurir di tahun 1922 lalu.

Mulanya, kurir ini menghampiri kamar Einstein untuk mengantarkan makanan. Namun, karena saat itu ia tidak punya uang untuk memberi tip, maka ia memberikan dua catatan yang ditulis menggunakan alat tulis dari Hotel Imperial Tokyo, tempat dimana Einstein bermalam.

Saat memberikan catatan tersebut, Einstein berpesan bahwa kalau ia beruntung, maka ini akan berguna di kemudian hari. Catatan yang dituliskan dalam bahasa Jerman ini tercatat rapi dalam dua carik kertas yang masing-masing berisikan sebuah kalimat.

Tulisan pada kertas pertama berbunyi, "Hidup yang tenang dan sederhana lebih banyak kegembiraan daripada mengjar kebahagiaan yang terikat dengan kegelisahan terus-menerus." Sementara kertas lainnya bertuliskan, "Dimana ada kemauan, di situ ada jalan."

Benar saja, tulisan ini bagaikan harta karun yang harganya bernilai fantastis. Setelah dilelang di Rumah Lelang Winner, Yerusalem, catatan pertama terjual lebih dari Rp. 21 milyar, sementara yang kedua dihargak Rp. 3,2 milyar. Pembelinya merulakan orang Eropa yang identitasnya dirahasiakan.

"Kami sangat senang karena ada orang-orang di luar sana yang masih tertarik pada sains, sejarah, dan penyampaian yang tak lekang oleh waktu di dunia yang bergerak cepat sekarang ini," ungkap penjualnya yang merupakan warga Jerman.

"Apa yang kami lakukan di sini adalag melukis potret Einstein, sebagai pria, ilmuwan, yang punya pengaruh bagi dunia, melalui tulisannya," jelas salah satu orang yang bertanggung jawab terhadap koleksi Einstein, Roni Grosz.

Apa sih yang membuat catatan ini begitu berharga? Selain isinya, tentu saja pribadi Einstein itu sendiri. Einstein dianggap sebagai orang yang paling berpengaruh di dunia, sehingga apa pun yang jadi ucapannya, tulisan atau kata-katanya akan dianggap sebagai sesuatu yang berharga. Kalau saja Einstein hanyalah orang biasa, walaupun isi tulisannya sangat baik, pasti tidak akan diberi harga se-fantastis seperti sekarang ini. 

Demikian pula Firman Tuhan. Alkitab menjadi berharga bukan hanya karena isinya, melainkan juga karena Tuhan sendiri yang menulisnya, melalui setiap hamba-hambaNya.

2 Timotius 3:16-17, "Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik."

Ayat di atas kiranya mengajak kita untuk semakin rajin dalam membaca dan melakukan firman Tuhan, sehingga kita dibangun dan dibentuk jadi pribadi sesuai dengan kehendakNya.

Sumber : berbagai sumber

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

P. Tampubolon 22 October 2018 - 03:30:16

Mi yak urapan

0 Answer

Meilie 19 October 2018 - 15:39:12

Hutang

0 Answer

Barrydonald 19 October 2018 - 09:07:23

Tritunggal

0 Answer


Bella chandra 30 September 2018 - 11:51:26
Tuhan Yesus dengan kerendahan hati aku memohon unt... more..

brenda lenny wijayanti 27 September 2018 - 17:10:47
Semoga Tuhan Yesus membuka jalanku untukku ke Erop... more..

Andry Randa 25 September 2018 - 16:39:37
Tuhan Yesus, saat ini saya dan keluarga sedang men... more..

Christian 31 August 2018 - 05:12:12
Syalom dan terimakasih di kesempatan ini. Saat ini... more..

Banner Mitra Week  3


7274

advertise with us