Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

intadestria

Official Writer
299


Bambang Noorsena merupakan pendiri dari Institute for Syriac Christian Studies(ISCS). Pada Sabtu, 6 Oktober 2018 lalu, dirinya menjadi salah seorang pembicara dalam acara Imago: INDONESIA MILLENIAL LEADERS di Jakarta.  

“Generasi milenial ini punya ciri khas pola pikir digital. Sekarang, mereka semua bisa dengan mudah mengakses segala indormasinya,” terangnya. Pria yang lahir di Ponorogo ini juga mengatakan kalau hal ini dapat membuat banyak orang merasa berada dalam sebuah belantara, dimana banyak orang tidak mengetahui apa hal yang harus diperbuat.

“Buat mereka yang kalah adalah mereka yang menjadi korban dari ganasnya pengaruh media sosial,” ungkapnya. Sebagai pemimpin sekaligus pemenang, sudah seharusnya kita bisa memanfaatkan kemudahan digital ini.

Pada kelas tersebut, Bambang beberkan 4 bekal yang diperlukan agar kita bisa menjadi pemimpin yang berkarakter Kristus dan berkelas dunia.

1.  Kritis terhadap informasi yang diperoleh

Mesin pencarian seperti Google atau Wikipedia hasilnya terlalu umum, tetapi memberikan akses informasi yang tak terbatas. Meskipun demikian, Bambang berpesan agar kita tidak bergantung pada informasi yang terkaji dalam digital. “Diperlukan juga akses dari sumber-sumber primer,” ungkapnya.

Dalam pertarungan wacana, seringkali sumber primer pun tak cukup. Misal, dalam konteks politik, dimana orang dengan mudah melakukan generalisasi. Kita memerlukan data yang lengkap melalui literasi-literasi yang terkait.

2.  Berhenti untuk menggurui

Para pemimpin di generasi milenial, kita harus berhenti menggurui, tetapi harus lebih banyak mendengar. Karena anak-anak kita sekarang ini begitu cepat mengakses informasi dengan beragam nilai-nilai," terangnya. Bambang juga mengimbau agar generasi milenial diberikan banyak pilihan dan alternatif sehingga mereka bisa mengikuti perkembangan dari tingkat bacaan maupun minatnya yang berbeda-beda.

3.  Pandai membaca peluang

Sebagai seorang pemimpin, generasi milenial harus bisa membaca peluang dan memanfaatkan tantangan yang ada. Untuk itu, semangat yang berapi-api sangat dibutuhkan untuk menjadi seorang pemimpin dewasa ini. Sebab mereka yang pandai melakukan hal ini, maka adalah mereka yang bisa mendapatkan segala keuntungannya.

4.  Bersifat inklusif

Dengan banyaknya tawaran informasi dan nilai-nilai, kebanyakan informasi justru terabaikan. Identitas kita sebagai seorang percaya harus bisa dikomunikasikan dengan baik ditengah kehidupan masyarakat yang plural. Kita harus mengingat kalau kemuliaan Tuhan juga dapat terlihat dari kehidupan kita sehari-hari. Untuk itu, generasi milenial harus bisa terjun langsung dalam masyarakat.

Jadi, siapkah kita sebagai generasi muda untuk memimpin dan terjun dalam kehidupan masyarakat sekarang ini? 

Sumber : jawaban.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Sisca 23 October 2018 - 02:10:19

Utang usaha

0 Answer

Novi Aulia 22 October 2018 - 20:14:04

Tentang arti dan makna Seluruh kekayaan alam dan s.. more..

0 Answer

Cherish Anastasia 22 October 2018 - 10:22:06

Selamat pagi, perkenalkan nama saya Sia. Ada bebe.. more..

0 Answer


Bella chandra 30 September 2018 - 11:51:26
Tuhan Yesus dengan kerendahan hati aku memohon unt... more..

brenda lenny wijayanti 27 September 2018 - 17:10:47
Semoga Tuhan Yesus membuka jalanku untukku ke Erop... more..

Andry Randa 25 September 2018 - 16:39:37
Tuhan Yesus, saat ini saya dan keluarga sedang men... more..

Christian 31 August 2018 - 05:12:12
Syalom dan terimakasih di kesempatan ini. Saat ini... more..

Banner Mitra Week  3


7277

Konselor